Wisata Sejarah di Kabupaten Kediri Jawa Timur

Suburnya tanah dataran rendah telah menarik minat pemerintahan Hindia Belanda untuk menjadikan kawasan Kediri dan sekitarnya lumbung industri pertanian dan perkebunan sejak abad ke-19.

Pemberlakuan sistem tanam paksa (culturstelseel) sejak 1830 di Jawa Timur mendorong naiknya jumlah perkebunan tebu di Kediri. Pada era itu, tebu adalah salah satu tanaman wajib tanam selain kopi dan nila.

Monas Jawa

Cerobong asap atau Monas Jawa (https://kedirikab.go.id)

Monas Jawa adalah sebutan warga wilayah Kabupaten Kediri bagian Selatan, untuk bangunan Cerobong Asap Pabrik Gula peninggalan Kolonial Belanda. Bangunan ini dibangun pada masa penjajahan Belanda sekitar tahun 1800-an, terletak di Desa Butuh, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri menceritakan bahwa bangunan Monas Jawa ini merupakan cerobong asap pabrik gula peninggalan Belanda yang tertinggi di Pulau Jawa.

Cerobong asap atau Monas Jawa (https://kedirikab.go.id)

Monas Jawa memiliki luas dasar 10 X 10 m² dengan ketinggian kurang lebih 100 m . Bangunan ini diarsisteki oleh orang Belanda dan dikerjakan oleh penduduk Indonesia, yang banyak menelan korban jiwa karena jatuh dari bangunan yang dibuat dari campuran tetes, pasir, kapur dan bata merah.

Pabrik Gula ini hancur pada masa pertempuran antara Belanda dengan warga pribumi. Selain cerobong asap pabrik ini juga meninggalkan sumber air yang bernama Tengki, airnya terus menerus mengalir di pipa tanpa menggunakan suatu alat apapun. Saat ini sumber air dimanfaatkan warga sekitar untuk irigasi sawah dan mencuci.

Rumah Sakit HVA Toeloengredjo

RS HVA Toeloengredjo (https://parekampunginggris.co)

Rumah sakit ini terletak di Jalan Achmad Yani No. 25, Kelurahan Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Lokasi rumah sakit ini berada di pinggir jalan raya menuju ke Jombang.

RS HVA Toeloengredjo (https://situsbudaya.id)

Menurut catatan historis yang ada, RS HVA Toeloengredjo didirikan pada tahun 1908 oleh perusahaan pedagangan di bidang perkebunan swasta milik orang Belanda yang bernama NV. Handels Vereeniging Amsterdam (HVA). Sesuai yang membuatnya, maka nama rumah sakit tersebut dinamai RS HVA Toeloengredjo. Artinya, rumah sakit yang dibangun oleh NV. Handels Vereeniging Amsterdam yang berlokasi di Tulungrejo.

Loji Besaran

Loji atau Rumah besaran (https://sempu.desa.kedirikab.go.id)

Bangunan kuno khas Belanda di kawasan perkebunan Sumber Sari Petung. Pada masa penjajahan, perkebunan ini dikelola oleh perusahaan Belanda.

Ciri khas bangunan kuno Belanda. Sejumlah jendela berukuran besar berjajar di dua sisi dinding ruang tamu. Ruang tamu dan kamar tidur yang lapang.

Uniknya, di ruang tengah, terdapat perapian yang biasa digunakan untuk menghangatkan ruangan. Khas bangunan Eropa. Meski perapian ini sudah tidak dipergunakan lagi, namun tetap dirawat dan dipertahankan keasliannya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Wisata Sejarah di Kota Batu Jawa Timur

Thu Dec 27 , 2018
Kota Batu pada waktu jaman Pemerintahan Belanda merupakan daerah yang terkenal dengan sebutan klein Switserland (Swiss kecil) karena panorama indahnya yang menyerupai negeri Swiss. Lokasi permukiman ini hampir menyerupai bukit-bukit kecil yang di atasnya di bangun rumah-rumah Belanda dengan bentuk dan ciri yang tidak berbeda dengan rumah Belanda pada umumnya. […]