Wayang dari Batang Daun Singkong

ee3c1-bentukjadinya

Prabu Jayabaya dari kerajaan Majapahit, yang gemar sekali akan wayang, membuat gambar-gambar dan cerita-cerita wayang pada daun tal pada tahun 939 Masehi (861 Caka dengan sengkalan: gambaring wayang wolu). Wayang tersebut dinamakan wayang Rontal (rontal yaitu daun tal dari pohon Lontar: Bali, Jakarta; Siwalan: Jawa). Ini merupakan Wayang pertama dibuat di Indonesia, dinamakan kelompok Wayang Purwa (Wayang Kuno).

Bentuk dan karakter seorang kesatria (raja) hidungnya mancung, sedangkan untuk butho (raksasa) bentuk hidungnya bundar besar.

Cara pembuatan

1. Bersihkan batang daun singkong dari daunnya, lalu jemur di bawah terik matahari sampai layu. Maksudnya sih, supaya batang mudah dibentuk dan tidak patah

27525-bahanbatangdaunsingkong Batang daun singkong sudah kering (https://www.deyfikri.com)

2. Setelah layu, ambil satu batang, lalu bentuk hidung

5f349-membentukhidung Membuat bentuk hidung (https://www.deyfikri.com)

3. Ambil lima batang lagi untuk membentuk kepala dan rambut, lilitkan batang seperti pola pada gambar

64cb7-lilitankedua Lilitan ke dua (https://www.deyfikri.com)

85e47-lilitanketiga Lilitan ke tiga (https://www.deyfikri.com)

 83c0d-lilitankeempat Lilitan ke empat (https://www.deyfikri.com)

49833-lilitankelima Lilitan ke lima (https://www.deyfikri.com)

4. Dari lima batang diatas dibuat lilitan untuk membentuk leher

ee3c1-bentukjadinya Dibuat lilitan dari lima batang sebelumnya untuk membuat leher (https://www.deyfikri.com)

5. Ambil 3 batang, untuk membentuk “Praba” di bahu, dengan membentuk berbagai lilitan

6. Ambil 3 batang lagi untuk membentuk pinggang, dengan pola lilitan seperti pada gambar

7. Ikat dulu dengan tali apa saja, biar tidak terurai

8. Ambil 2 batang untuk membuat dua tangan

9. Udah jadi, siap action….

Semoga bermanfaat

Sumber: Deyfikri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Senjata Tradisional Aceh

Thu Jun 26 , 2014
Aceh dikenal dengan sebutan negeri Serambi Mekkah, juga dengan sebutan tanah rencong. Ini semua karena ada senjata khas Aceh yang menjadi simbol dan lambang Aceh. Nama Rencong sebenarnya berasal dari “Runcing”, kemudian berubah menjadi Rincung, yang kemudian berubah lagi menjadi “Rencong” (Bahasa Aceh: Rintjong). Adapun bentuk salinan dari ujungnya yang […]

You May Like