Bentuknya bundar dengan mulut besar atau dengan kata lain antara bagian bawah dan atas sama besarnya. Ukurannya berbeda-beda dari ukuran yang paling kecil sampai ukuran yang besar. Dari yang berukuran isi 1 kaleng susu air sampai 10 bambu air. Blangong dipakai untuk tempat memasak sayur atau menggulai ikan dan daging. […]

Bentuknya bundar dan pada mulutnya lebih kecil serta terdapat bibir sebagai tempat penahan tutupnya. Ukuran kanet tidak sama besarnya. Dari ukuran yang paling kecil sampai yang besar, didasarkan kepada muatan isinya. Untuk membedakan ukuran maka terdapatlah sebutan kanet asoe sikaj (berisi lebih kurang.satu kaleng susu beras), asoe sicupak, (3 kaleng […]

Kompor minyak tanah yang relatif masih mulus, kini tinggal jadi barang kenangan Kompor minyak tanah termasuk peralatan dapur tradisional masyarakat Jawa yang juga pernah dipakai pada beberapa dekade lalu setidaknya sebelum tahun 2000. Biarpun keberadaannya sekarang telah jauh berkurang jika dibandingkan 10-an tahun lalu, namun pada masanya, kompor minyak menduduki […]

Sebuah luweng yang masih dipakai oleh warga rumah tangga di dusun Tembi, Bantul Alat memasak yang satu ini bentuknya mirip dhingkel, hanya saja lebih panjang. Artinya, lubangnya lebih dari satu, bisa dua atau tiga memanjang ke belakang. Jadi sekali memasak, bisa dipakai untuk dua atau tiga masakan sekaligus. Sementara bara […]

1

Keren baru yang dijual oleh pedagangJenis tungku tradisional lain yang juga sering dipakai oleh masyarakat Jawa dulu hingga sekarang adalah Keren. Wujud tungku jenis ini sepintas mirip dengan anglo, tetapi kalau diperhatikan dengan seksama ternyata ada perbedaan. Bahannya sama terbuat dari tanah liat. Bentuk dan ukuran juga hampir sama. Yang […]

Anglo untuk memasak berukuran sedang atau besar Anglo adalah jenis alat memasak lain selain dhingkel. Anglo juga disebut tungku yang terbuat dari tanah liat. Alat memasak ini masih sering digunakan oleh masyarakat Jawa hingga saat ini, walaupun jumlah penggunanya terus berkurang. Namun, para pedagang makanan mulai dari warung angkringan, bakmi, […]

Dhingkel adalah alat dapur yang digunakan untuk membakar kayu untuk mamasak. Dhingkel ini biasanya terbuat dari batu bata merah yang disusun berbentuk U dan memiliki satu lubang atas. Selain batu bata, bisa juga dhingkel terbuat dari susunan batu atau benda lain yang dianggap keras, kuat, dan tahan lama sebagai dasar […]

Sothil atau susruk tradisional, koleksi Museum Tembi Rumah Budaya Sothil sendiri dalam proses menggoreng berfungsi untuk membolak-balik lauk yang digoreng agak matangnya merata dan tentu saja agar tidak gosong. Selain itu, alat ini juga sekaligus berfungsi untuk mengangkat lauk yang sudah matang dari wajan. Sothil adalah alat dapur yang dipakai […]