1

Batik motif Parang Centung Motif Parang Centong atau juga disebut Centung merupakan ragam hias Parang yang memiliki bentuk seperti centong (alat mengambil nasi). Ada juga yang berpendapat bahwa parang centong (centung) artinya “wis ceta macak” (sudah pandai merias diri). Jika ditilik dari arti kata sudah pandai merias diri, maka motif […]

1

Batik motif Parang Klitik Motif batik Parang Klitik merupakan pola parang yang memiliki bentuk stilasi yang lebih halus dari parang rusak, bentuk lebih sederhana dan mempunyai ukuran yang lebih kecil. Motif parang klitik ini menggambarkan citra feminim, lembut, menggambarkan perilaku halus dan bijaksana. Motif parang klitik ini pada jaman dulu […]

1

Kanthil merupakan nama bunga yang berwarna putih kekuning-kuningan dengan bau wangi yang sangat khas. Adapun kata Jawa kanthil berarti terlekat dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itulah, sejak dahulu kala bunga kanthil pada masyarakat Jawa dikenal sebagai lambang keterlekatan sesuatu pada sesuatu yang lain. Salah buktinya masih dapat kita saksikan sampai […]

1

Banyak di antara kita mencari asal kata bondhet dari kata bundhet yang mengandung arti terjalinnya dua unsur menjadi satu demikian eratnya sehingga sulit dilepaskan kembali. Dari segi motif, dalam pola ini terdapat sejenis makhluk khayalan di antara motif-motif utamanya, yaitu seekor burung yang berkepala naga. Menurut saya, motif tersebut melambangkan […]

1

Motif Alas-alasan Alas-alasan berati hutan-hutanan atau seperti hutan. Pada pola ini terdapat banyak motif binatang, mulai dari yang sangat besar yaitu gajah sampai dengan serangga, binatang yang sangat kecil. Pola ini benar-benar kuno, sangat indah dan berisi pelajaran yang penting sekali bagi kita semua. Sayang bahwa pola ini tidak begitu […]

1

Motif ini melambangkan harapan agar manusia selalu ingat akan asal-usulnya, juga melambangkan empat penjuru (pemimpin harus dapat berperan sebagai pengendali kearah perbuatan baik). Juga melambangkan bahwa hati nurani sebagai pusat pengendali nafsu-nafsu yang ada pada diri manusia sehingga ada keseimbangan dalam perilaku kehidupan manusia. Sumber: batikbumi

2

Beragam motif Parang Batik larangan Keraton Yogyakarta, atau kadang disebut Awisan Dalem, adalah motif-motif batik yang penggunaannya terikat dengan aturan-aturan tertentu di Keraton Yogyakarta dan tidak semua orang boleh memakainya. Keyakinan akan adanya kekuatan spiritual maupun makna filsafat yang terkandung dalam motif kain batik menjadi salah satu hal yang melatarbelakangi […]

1

Nama pola berarti yang turun dari “Atas”. Yang dimaksud dengan “Atas” tentunya Tuhan Pencipta Alam Semesta. Tahukah kita sekarang mengapa Wahyu Tumurun begitu banyak peminatnya. Sejarah Pada tahun 1930, RA Setya dari kalangan istana Mangkunegaran ingin menciptakan sebuah pola batik yang melambangkan sesuatu yang umum atau dasar sehingga dapat digunakan […]