... (several lines of code) ... https://optimize.google.com/optimize/home/#/accounts/175585813/

Sanggul Lenggeng Sikka NTT

Nenek-nenek dengan pakaian adat Sikka (https://kompasiana.com)

Sanggul Lenggeng berasal dari Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pada abad XVI pedagang Portugis pernah berkuasa di Flores. Kekuasaan ini telah mempengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk kebudayaan pada umumnya dan bahasa pada khususnya.

Pemakaian atau penggunaan Sanggul Lenggeng oleh remaja di Sikka, melambangkan bahwa ia telah meninggalkan masa kanak-kanak dan memasuki masa dewasa. Ada kepercayaan bahwa gadis remaja yang telah mendapat haid dan telah bersanggul, berarti dari ketergantungan pada orang tuanya dan telah dapat dianggap berdiri sendiri.

Orang tua remaja yang akan memasuki jenjang hidup baru sebagai orang dewasa, akan memperingati peristiwa itu dengan pesta yang disebut “dong pelang nora lenggeng alang”. Dengan demikian penggunaan sanggul Lenggeng untuk pertama kalinya, adalah melalui upacara adat.

Pemakaian Sanggul Lenggeng tersebut juga menjadi simbol yang menandakan bahwa sidara siap untuk berumah tangga dan menjadi seorang ibu.

Bentuk hiasan yang digunakan

  1. Heging, adalah hiasan berbentuk antik (tongkat kecil) yang meruncing pada kedua ujungnya, terbuat dari gading atau tanduk.
  2. Soking, adalah heging yang terbuat dari logam (emas, perak atau imitasi) yang diberi hiasan pada salah satu ujungnya, biasanya dipakai untuk ke pesta.

Cara membuat sanggul

  1. Rambut bagian depan dan belakang, disisir arah ke kanan.
  2. Rambut itu disatukan pada bagian atas kepala, agak ke kanan, bila memakai cemara, maka cemara disematkan pada ikatan rambut.
  3. Rambut dilingkarkan dari kanan ke depan lalu ke kiri. Dari bagian depan kira-kira 3 jari dari batas pertumbuhan rambut. Bentuklah lingkaran sanggul meliputi ‘top dan crown’.
  4. Ujung rambut diselipkan dari depan ke belakang melewati lingkaran sanggul bagian bawah

Share and Enjoy !

0Shares
0

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Busana Tradisional Wanita Pariaman Sumatera Barat

Sun Jan 10 , 2021
Sumber: https://disbud.sumbarprov.go.id/flip/kota-pariaman/