Permainan Tradisional Cas Jadi Patung

1

Permainan Cas Jadi Patung

Permainan ini hanya dimainkan oleh dua orang. Para pemain saling berhadapan dengan mengadu telapak tangan yang sering disebut “cas”. Telapak tangan kanan akan bertemu dengan telapak tangan kiri lawan. Sebaliknya, telapak tangan kiri beradu dengan telapak tangan kanan lawan. Berikutnya, cas dilakukan bersilang. Telapak tangan kanan bertemu dengan telapak tangan kanan lawan dan telapak tangan kiri beradu dengan telapak tangan kiri lawan.

Para pemain biasanya melakukannya sambil bernyanyi: “Potong-potong roti, roti dari mentega. Belanda sudah mati, Indonesia pun merdeka. Paman dari mana? Paman dari Betawi, membawa oleh-oleh sebuah lemari. Lemari minta kunci, kunci sama tukang. Tukang minta uang, uang sama raja. Raja minta istri, istri minta anak. Anak minta susu, susu dari sapi. Sapi minta rumput, rumput minta hujan. Hujan rintik-rintik, lama-lama jadi patung”. Nyanyian ini terus diucapkan sambil cas tangan.

Setelah selesai bernyanyi, kedua pemain harus jadi patung. Tidak boleh bergerak atau pun berkedip. Siapa yang tahan paling lama, dialah pemenangnya.

Sumber: E-Book Permainan Tradsional anak Nusantara oleh Rizki Yulita, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Permainan Tradisional Lop-lop Kandang Ayam

Sun Nov 11 , 2018
Ilustrasi kandang ayam (https://faisalmess3.blogspot.com/) Lop-Lop Kandang Ayam merupakan permainan yang sudah sangat lama. Permainan ini hampir tidak pernah terdengar lagi. Maksud lop-lop kandang ayam adalah ‘masuk ke dalam kandang ayam’. Pola permainannya hampir sama dengan permainan ular naga panjangnya bukan kepalang. Bedanya adalah pada nyanyian dan akhir permainan. Pemain bisa […]