Perhiasan Tradisional Betawi

Khazanah budaya masyarakat Betawi (warga asli Jakarta) ternyata tidak kalah dengan budaya etnis-etnis lainnya. Mulai dari tarian adat, pakaian adat, makanan khas, kesenian hingga perhiasaan-perhiasan bermotif asli Betawi.

Sahabat GPS Wisata Indonesia, disusun kembali aneka ragam perhiasan tradisional atau khas Betawi tersebut, antara lain:

A. Perhiasan Tradisional Pria Betawi

Alphie

Merupakan tutup kepala pengantin pria Betawi. Terbuat dari bahan satin putih diberi hiasan manik-manik pada bagian depan alpie, sedangkan bagian atas ditempelkan kain beludru merah dan diberi hiasan rangkaian bunga terbuat dari benang yang berjuntai kebawah.

Rante kuku macan dan Jam rante

Rante kuku macan disematkan pada lubang kancing di lubang nomer dua Jas (https://sewabusanabetawi.com)

Aksesoris pria Betawi ini biasa dikenakan pada saat memakai baju kebesaran Abang Jakarta atau Demang, disematkan pada lubang kancing di lubang nomer dua Jas. Makna Rante Kuku macan sendiri adalah simbol kegagahan seorang Abang (pria Betawi), sementara pada Jas Demang atau Ujung Serong mengenakan Rante Duit Gobang atau Benggol atau Jam Rante sebagai simbol kemakmuran, karena konon hal tersebut menandakan status sosial dimasyarakat Betawi yaitu sebagai Tuan Tanah, yang terkenal kaya raya.

Rante kuku macan (https://sewabusanabetawi.com)

Rante Duit Gobang atau Benggol (https://sewabusanabetawi.com)

Cincin

Cincin batu-batuan, dan cincin mata berlian.

Perhiasan ikat pinggang

Pending kepala polos dan pending kepala intan atau berlian.

B. Perhiasan Tradisional Wanita Betawi

Gelang

Gelang listring

Gelang listring (https://www.jakarta.go.id)

Salah satu jenis perhiasan khas Betawi yang biasanya berjumlah sepasang dengan hiasan yang menarik. Perhiasan ini biasa dipakai sebagai pelengkap pakaian untuk kegiatan resmi atau kegiatan adat. Namun demikian biasa dipakai oleh pengantin perempuan dan merupakan kelengkapan pakaian Rias Bakal.

Gelang ular kepala satu, gelang ular kepala dua, gelang keroncong, gelang tambang

Giwang

Giwang mata satu, giwang mata burung, giwang ronyok, giwang markis, anting seketel, dan kerabu.

Perhiasan dada

Kalung tebar (https://www.jakarta.go.id)

Kalung tebar, kalung kote-kote, kalung liontin labu, kalung liontin, kalung liontin wajik, kalung liontin tali aer, kalung rante biji cabe, kalung rante biji ketimun, serta rante tambang.

Perhiasan peniti

Peniti rante tiga susun (https://sewabusanabetawi.blogspot.com)

Peniti cangkrang, peniti rante dua susun, dan peniti rante tiga susun.

Perhiasan cincin

Cincin belah rotan, cincin listring, cincin model wajik, cincin model elizabeth, dan cincin model biji kane.

C. Perhiasan pengantin Betawi

Rias besar pengantin wanita Betawi (https://siswibodohberprestasi.blogspot.com)

Aneka ragam hiasan pengantin wanita Betawi (https://yukohandayani.blogspot.com)

Siangko bercadar, syangko mahkota, sisir galuh (syangko kecil), tusuk kembang rumput, tusuk bunga, tusuk kembang kelape, kembang goyang, tusuk lam, tusuk paku atau tusuk burung hong, sunting, kerabu (anting-anting), kalung penganten, gelang listring, dan cincin elizaberth atau wajik.

Aneka ragam hiasan pengantin wanita Betawi (https://yukohandayani.blogspot.com)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Filigri, Kerajinan Perhiasan Indonesia

Tue Sep 16 , 2014
Orang biasanya menyebutnya “kerajinan perak”. Ada pula yang hanya mengucapkan, “perak” (saja). Ratna “Mah, oleh-olehin bros perak yach, kalau mamah ke Yogya”. Tapi taukah Anda benda-benda yang terbuat dari perak, tembaga atau emas itu mempunyai nama, yakni Filigri. Filigri atau dalam bahasa latin “filum” dan “granum” berarti “benang” dan “biji” […]