Pakaian Adat Jawa Barat

Jawa Barat merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang mayoritas dihuni oleh masyarakat suku sunda. Propinsi yang beribu kota di Bandung ini dikenal dengan kebudayaannya berupa tari jaipong dan tari merak yang mempesona, serta kesenian wayang goleknya yang unik dan mengagumkan. Seperti kebanyakan daerah lain di Indonesia, masyarakat suku sunda juga memiliki pakaian adat yang sangat kental dengan unsur budaya tradisional. Berdasarkan penggunaannya pakaian adat Jawa Barat dapat dikelompokkan sebagai pakaian adat kaum bangsawan, pakaian adat golongan menengah, pakaian adat rakyat biasa, pakaian mojang dan jajaka, serta pakaian adat pernikahan.

Pakaian Adat Jawa Barat

Sumber : https://alatmusiktradisional.com

Pakaian Bangsawan (Menak)

Pakaian yang dikenakan oleh kaum bangsawan pria terdiri dari jas berbahan beludru dan celana panjang bahan beludru warna hitam yang dihiasi sulaman benang emas, kain dodot motif rereng parang rusak, sabuk, bendo dengan motif yang sama dengan dodot sebagai tutup kepala, serta alas kaki berupa sepatu atau selop hitam. Bisa juga mengenakan jas tutup warna hitam, kain kebat batik motif rereng, tutup kepala motif rereng, sabuk, jam rantai sebagai hiasan baju.

Pakaian Adat Jawa Barat

 Sumber : https://id.wikipedia.org

Sementara pakaian yang dikenakan oleh kaum bangsawan wanita yakni berupa kebaya beludru warna hitam yang dihiasi dengan sulaman benang emas, kain kebat motif rereng, serta alas kaki berupa sepatu atau selop beludru yang dihiasi dengan manik-manik atau sulaman emas. Sebagai pelengkap ditambahkan pula penggunaan perhiasan dari emas yang bertahtakan berlian yaitu berupa giwang, gelang keroncong, cincin, kalung, peniti rantai, bros dan tusuk konde.

Pakaian Adat Jawa Barat

Sumber : https://kapinis.blogspot.com

Pakaian Kaum Menengah

Pakaian yang diperuntukkan bagi kaum pria dari golongan menengah terdiri dari baju bedahan putih, kain kebat batik, sabuk dan ikat kepala, alas kaki sandal tarumpah, serta arloji berantai emas yang digantung disaku baju. Sementara untuk kaum wanita menggunakan kain kebat batik sebatas mata kaki, beubeur, kebaya beraneka warna, selendang berwarna, serta alas kaki berupa selop atau kelom geulis. Sebagai pelengkap ditambahkan pula pemakaian giwang, kalung, gelang dan cincin yang terbuat dari emas atau perak.

Pakaian Adat Jawa Barat

Sumber : https://bisnis-jabar.com

Pakaian Rakyat Biasa

Kaum pria dari golongan rakyat biasa umumnya mengenakan celana komprang/pangsi yang dilengkapi dengan sabuk, baju kurung, ikat kepala dan memakai kain sarung poleng yang diselempangkan dari bahu kanan kearah pinggang sebelah kiri atau sebaliknya serta alas kaki berupa sandal tarumpah sebagai pelengkapnya. Sementara untuk kaum wanita menggunakan kain batik panjang, ikat pinggang, kutang (kamisol), baju kebaya dan selendang batik serta perhiasan berupa gelang akar bahar, suweng pelenis, cincin polos dari perak yang disepuh emas dan alas kaki berupa sendal jepit/sendal keteplek.

Pakaian Adat Jawa Barat

Sumber : https://www.blibli.com

Pakaian Mojang dan Jajaka

Pakaian yang digunakan ole pria atau jajaka Jawa Barat biasanya berupa jas tutup atau jas takwa dengan warna bebas, celana panjang, kain dodot motif bebas, bendo sebagai penutup kepala, alas kaki berupa sepatu atau selop dan rantai kuku macan serta jam rantai sebagai hiasan pada jas tutup. Sementara pakaian yang digunakan untuk wanita atau mojang Jawa Barat yaitu berupa kebaya polos dihiasi sulaman atau manik-manik, kain kebat dilepe, kutang (kamisol), beubeur (ikat pinggang) untuk mengencangkan kain, alas kaki memakai selop yang sewarna dengan kebaya, karembong (selendang) sebagai pemanis. Sebagai pelengkap rambut disanggul rapi memakai hiasan bunga dan tusuk konde, perhiasan gelang kalung, cincin, dan bros.

Pakaian Adat Jawa Barat

Sumber : https://mojangjajakadutapromosi12.blogspot.com

Pakaian Pengantin Sukapura

Pengantin pria Sukapura menggunakan kain rereng, baju jas tutup warna putih dengan ikat pingga warna putih, tutup kepala bendo motif rereng, dan selop warna putih. Ditambah pula perhiasan berupa kalung bunga berukuran panjang dan memakai keris. Untuk pengantin wanita mengenakan kebaya brukat putih dengan memakai ikat pinggang atau benten warna emas, kain rereng eneng, dan selop warna putih. Sebagai pelengkap ditambahkan pula perhiasan berupa gelang, kalung panjang, bros, giwang, cincin, serta kilat bahu dibagian lengan. Tatanan rambutnya disanggul memakai siger subadra, tujuh buah kembang goyang, dan untaian bunga sedap malam.

Pakaian Adat Jawa Barat

Sumber : http://ayoberbagi.com

Pakaian Pengantin Cirebon

Pakaian pengantin pria cirebon yakni berupa baju oblong warna krem yang dilengkapi terataian, celana panjang beludru warna hijau, kain dodot batik cirebonan, ikat pinggang, keris, kilat bahu.dan gelang kono. Dibagian kepala dihiasi menggunakan mahkota Prabu Kresna, sementara alas kakinya memakai selop warna hijau dengan perhiasan gelang kono dan gelang kaki. Untuk mempelai wanita menggunakan kemben beludru warna hijau, terataian, kain batik cirebonan, pending dan selop warna hijau. Memakai siger mahkota suri, untaian melati bawang sebungkus, kalung tiga susun, kilat bahu dan gelang kono.

Pakaian Adat Jawa Barat

Sumber : https://www.salwedding.com

Simak terus pembahasan mengenai pakaian adat tradisional Indonesia lainnya dari kami. Semoga bermanfaat.

Sumber: Fitinline

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Pakaian Adat Jawa Timur

Sun May 4 , 2014
Jawa Timur merupakan salah satu propinsi di Indonesia yang terletak di sebelah timur pulau Jawa. Selain dikenal dengan kebudayaan ludruk, propinsi yang beribukota di Surabaya ini juga memiliki pakaian adat yang di sebut dengan mantenan. Pakaian ini umumnya di kenakan untuk upacara pernikahan. Karena mendapat banyak pengaruh kebudayaan dari Jawa […]