Mengenal Bahasa Batak

(Foto: https://dangstars.blogspot.com)

1. Horas

Pelajaran di sini hanya akan menggunakan bahasa Batak yang umum dipakai pada bahasa sehari-hari. Meski demikian tidak akan ada masalah jika diucapkan kepada orang yang lebih tua. Selama tidak diucapkan pada acara adat tentunya, untuk pergaulan sehari-hari maka jika mengetahui pelajaran-pelajaran di sini dijamin sangat membantu, dan dijamin cukup.

Pertama-tama kita akan memelajari tutur sapa pada saat pertama kali bertemu.Yup, persis seperti pembukaan kolom ini, kita mengucapkan horas setiap pertama kali bertemu. Sambil bersalaman kita mengucapkan Horas.

Hubungan kekerabatan Batak juga perlu diketahui, tetapi jika Anda pemula setiap pria lebih tua dapat Anda panggil Tulang saja, dan untuk perempuan lebih tua sebut saja Namboru, jika sebaya maka sesama pria sebut saja lae dan sesama perempuan sebut eda, untuk berbeda jenis dan sebaya sebut ito, untuk anak kecil sebut saja ito kepada lawan jenis Anda, atau bisa sebut lae atau eda sesuai gendernya. Dan untuk yang dituakan pria sebut amang dan yang wanitanya dipanggil inang.

Contoh, ketika Anda bertemu dengan seorang kakek di warung maka pertama kali bertemu sebutkan: “Horas amang” atau “Horas tulang

Ketika bertemu dengan tokoh agama atau tokoh adat sebutkan: “Horas amang” atau “Horas inang” (meski orangnya lebih muda dari kita, jika lawan bicara adalah tokoh agama, misalnya pendeta, biasanya dipanggil amang atau inang).

Dan jika terjadi percakapan yang panjang biasanya orang yang kita ajak bicara akan menjelaskan lebih lanjut bagaimana kita memanggil dia sebenarnya. Contohnya pertama kali kita memanggil lawan bicara kita ‘tulang”, ternyata setelah diselidiki bisa jadi beliau itu adalah “amang boru” kita, jadi seterusnya panggil saja beliau amang boru.

Tetapi jangan terlalu panik, santai saja.. dengan kata Horas juga sudah cukup.

Nah untuk mengakhiri pembicaraan, secara formil memang tidak ada, biasanya hanya berjabatan tangan kembali sambil melambaikan tangan. Dan tentu kembali mengucapkan kata Horas dengan penekanan, sehingga menjadi Horasma, dua-duanya artinya sama.

Jika Anda yang akan pergi maka ucapkan: Horasma lao majo au ateh (horas ya saya mau pergi dulu).

Jika Anda yang ditinggal pergi ucapkan: Horas ma tutu.. toema toema (horas juga, baiklah baiklah) atau Olo tulang, horasma (ya tulang, jika yang pergi itu tulang Anda, horas juga) atau toema ate, mulak ma jo au, horasma (baiklah, aku pulang dulu, horas).

Jika itu terlalu susah buat Anda, maka cukup ucapkan Horasma, sambil menjabat tangannya.

2. Mauliate (Terimakasih)

Ingat setiap kali bertemu ucapkan horas. Di pelajaran satu kolom kita tutup dengan kata: Horasma, terimakasih. Terimakasih bahasa bataknya adalah mauliate, terimakasih banyak = mauliate godang.

Dalam bahasa batak tidak ada ucapan selamat pagi, selamat siang, selamat malam, dan sebagainya,… cukup dengan kata horas, singkat dan padat bukan?.

Ketika Anda berbincang-bincang dengan seseorang yang menolong atau seseorang yang membutuhkan kata terimakasih maka ucapkan mauliate tulang atau mauliate namboru.

Ingat ucapan kekerabatannya agak perlu, supaya lebih akrab. Orang Batak itu terikat dengan ‘darah’-nya, sehingga ketika Anda memanggil dia tulang, berarti Anda menganggap dia sedarah, saudara.

Jika seseorang mengatakan mauliate kepada Anda, maka balaslah demikian, ah toema toema dasarnya adalah toe (ok, ya) dan ma hanya penekanan saja. sehingga ah toema bisa diartikan secara bersamaan sebagai sudahlah, oklah…

Itulah sebabnya orang batak kalau berbahasa Indonesia sering terdengar kata lah,… contoh: ya matilah kau, penekanan lah itu adalah penekanan dari kata ma atau ah unang pola dok songon i (ah tidak usah ucapkan begitu), unang = tidak, dok = katakan, songon = seperti, pola dan i hanya penekanan bahasa.

Atau Ok.. ok (ok, ok yah itu sudah sering dan umum digunakan oleh orang Batak, tapi ucapkan dua kali…ok..ok…

Alright, atau Ok di dalam bahasa batak bisa bermacam-macam, nauli, arti dasarnya adalah yang (na) cantik (uli) nadenggan, arti dasarnya adalah yang (na) baik (denggan) atau digabungkan nauli jala na denggan, dan = jala.

3. Didia (Dimana) dan Santabi (Maaf)

Setelah kita bertemu dengan seseorang kita mengucapkan Horas.. Dan jika pembicaraan sudah selesai, kita dapat mengucapkan horas sekali lagi, sambil melambaikan tangan.

Nah ketika kita pertama bertemu, biasanya kita akan bertanya tentang: Dimana?

Contohnya, Dimana rumah sakit terdekat (naunjonok)? Bahasa batak dimana adalah didia, sehingga contoh di atas menjadi: Didia rumah sakit terdekat?

sementara naunjonok kita hiraukan dulu.

Dimana rumahmu? bahasa bataknya: Didia jabumu? (rumahmu = jabumu)

Dimana kamu kerja sekarang?–> Didia ho karejo saonari

Dimana?…Didia?

Jika Anda ditanya suatu tempat dan Anda tidak mengetahuinya, maka Anda akan menyebut “Maaf”..
Maaf saya tidak tahu….atau Maaf tanya saja orang yang disana…
Nah sama dengan orang batak, juga akan berkata maaf jika tidak tahu…
Untuk kata maaf ucapkan: santabisantabi, dang huboto bah, itu untuk: “maaf, saya tidak tahu” dan santabi bah sungkun ma halakan, terjemahannya, “maaf ya, tanya saja orang itu”.

Catatan:
– Huboto berasal dari hata ahu boto, ahu = aku, boto = tahu…jadi huboto literalnya adalah aku tahu…

– Sungkun = tanya – halakan berasal dari kata halak dan innian, halak = orang, innian = itu, jadi halakan literalnya adalah orang itu

– Bah digunakan untuk penekanan saja. Anda pasti sudah paham betapa seringnya orang batak menggunakan kata BAH…

Sekarang Anda sudah bisa berbincang waktu Anda menanyakan jalan di daerah Tapanuli, atau waktu bertemu orang batak…

Perhatikan contoh percakapan berikut:
A : Horas ito (Horas ito)
B : Bah horas ito (Horas juga ito)
A: Santabi jo ito, didia do jabu ni si Zekong? (maaf ya ito, dimana ya rumahnya si Zekong?)

B: Santabi bah, ndang huboto (maaf ya, saya tidak tahu)

Perhatikan ndang huboto, secara kata-perkata sebenarnya diterjebahkan sebagai “tidak aku tahu”, tetapi itu kedengaran janggal bagi telinga bahasa Indonesia.

Ito di sini adalah panggilan kekerabatan.
Ito adalah panggilan kita kepada saudara kandung kita yang berlainan jenis.

Jadi kalau orang batak memanggil Anda ito, itu artinya Anda sudah sangat dekat kepada dia.

Selanjutnya silahkan klik, Belajar Ngomong Batak atau disini.

Untuk itu anda dapat menggunakan Kamus Bahasa Batak, disini.

Sumber: Parhobass

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Mengenal Bahasa Minang

Fri Dec 13 , 2013
(https://ngakak-abis.blogspot.com/) Bahasa minang sangat mudah dipahami. Walaupun bahasa yang satu ini agak berbeda dengan bahasa melayu lainnya di pulau sumatera serta memiliki banyak kosakata yang terdengar susah dipahami, namun jika anda mengerti dan paham rumus-rumusnya maka anda tidak akan kesulitan dalam memahaminya. Dibawah ini ada beberapa rumus yang mudah dipahami: […]