Masjid Jamik Bengkulu Kota Bengkulu Bengkulu

1

Masjid Jamik Bengkulu (https://hipohan.blogspot.co.id)

Masjid Jamik Bengkulu terletak di Jalan Soeprapto, Kota Bengkulu. Awalnya masjid ini dibangun di kelurahan Kampung Bajak, Bengkulu dekat dengan lokasi pemakaman Sentot Ali Basya, teman seperjuangan Pangeran Diponegoro yang dibuang Belanda ke Bengkulu, dibangun diperkirakan pada sekitar abad ke 18M dengan bentuk yang sangat sederhana.

Pada abad ke-20 masyarakat ingin melakukan perbaikan masjid. Keinginan tersebut bersamaan dengan dibuangnya Bung Karno beserta keluarganya ke Bengkulu pada tahun 1930. Pada saat itulah Bung Karno membantu masyarakat dalam merancang perbaikan masjid, sebagai arsitektur.

Sejarah

Sejarah mencatat presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno atau Bung Karno  pernah diasingkan di Bengkulu dalam kurun waktu 1938-1942. Pada masa itu, Bung Karno masih berstatus sebagai pejuang kemerdekaan Indonesia. Sebelum Bengkulu, sempat pula sang proklamator berkelana menghabiskan masa pengasingan di Bandung (1928), Sukamiskin (1930-1932), dan Flores (1934). Selama masa pengasingan di Bengkulu tersebut Bung Karno merancang ulang Masjid Jami Bengkulu dan hasilnya masjid kebanggaan warga Bengkulu ini masih dapat dinikmati hingga kini.

Diskripsi Bangunan

Masjid Jamik Bengkulu dengan halaman luas, sebelah kanan tempat wudlu (https://www.wacana.co)

Ketika pertama kali dibangun, Masjid Jami ini hanya menggunakan konstruksi kayu beratap rumbia. Konstruksi bahan masjid dari material yang cepat lapuk tersebut menyebabkan masjid juga cepat mengalami pelapukan, sehingga sering bocor dan becek pada musim hujan.

Bangunan masjid yang ada sekarang merupakan hasil rancangan Soekarno, dengan mengubah beberapa bagian bangunan masjid. Bagian yang dipertahankan adalah dinding dan lantai. Tapi dinding tersebut ditinggikan lagi 2 meter dan lantainya 30 cm, sehingga lebih tinggi dari sebelumnya. Sedangkan bagian yang dirancang ulang oleh Soekarno adalah atap dan tiang masjid. Atap masjid rancangan baru ini berbentuk tiga lapis yang melambangkan Iman, Islam dan Ihsan. Masjid ini juga dihiasi dengan ukiran ayat al-Quran dan pahatan berbentuk sulur dengan cat warna kuning emas gading.

Bangunan

Serambi Masjid (https://silviagalikano.com)

Bangunan masjid terdiri dari tiga bagian: ruang utama untuk shalat, serambi masjid dan tempat berwudu. Bangunan utama berukuran 14,65×14,65 meter, dilengkapi dengan tiga buah pintu masuk.

Bedug di Masjid Jamik Bengkulu (https://jelajahloka.blogspot.co.id)

Terdapat serambi yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran 11,46×7,58 meter. Di luar serambi, terdapat sebuah bedug yang berdiameter 80 cm.Bangunan lainnya yang melengkapi masjid adalah tempat berwudu yang berbentuk persegi panjang, berukuran 8,80×5,55 meter, dengan konstruksi dari batu biasa dan batu karang. Terakhir, sebagaimana masjid-masjid lainnya di Indonesia, Masjid Jami ini juga dilengkapi dengan halaman yang cukup luas. Saat ini, halaman tersebut telah dilengkapi pagar besi dengan pilar dari batu. Pada halaman tersebut, juga terdapat banyak pohon dan tanaman yang rindang dan indah, sehingga udara di sekitar masjid terasa sejuk dan segar.

Ruang Utama

Mihrab, Mimbar dan Interior Masjid (https://bujangmasjid.blogspot.co.id)

Di dalam bangunan utama tersebut, terdapat mihrab berukuran lebar 1,60 meter dan panjang 2,50 meter. Pada sebelah kanan mihrab, juga terdapat mimbar dengan corak Istambul. Pada bagian atapnya terdapat dua buah kubah dari seng aluminium. Untuk naik ke atas mimbar, terdapat empat buah anak tangga.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Masjid Agung Palembang Kota Palembang Sumatera Selatan

Tue Dec 27 , 2016
Masjid Agung Palembang (http://www.travellampungpalembang.com) Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I  atau biasa disebut Masjid Agung Palembang berada di pusat Kota Palembang, yakni di persimpangan Jalan Merdeka dan Jalan Sudirman. Secara administratif terletak di Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Masjid ini dibangun pada tahun 1738 […]