Masjid Darussyajidin Sukagumiwang Indramayu Jawa Barat

1

Masjid Darussyajidin atau Masjid Kuno Bondan (https://www.facebook.com)

Masjid Darussyajidin disebut juga Masjid Kuno Bondan terletak di Jl. Sapuangin, Desa Bondan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu 45274, Jawa Barat. Letak masjid kuno yang berada dipinggiran Sungai Cimanuk sangat potensial terancam abrasi akibat luapan air Sungai Cimanuk.

Sejarah

Masjid Darussyajidin atau Masjid Kuno Bondan (https://www.facebook.com)

Keberadaan masjid ini tidak terlepas dari perjuangan tokoh penyebar Agama Islam, Syekh Datul Kahfi atau masyarakat pada saat itu memanggilnya dengan sebutan Syekh Ali Mudin pada tahun 1414 M, yang harus berjuang melawan Ki Geden Bondan dan adik perempuannya Nyimas Ratu Kencana Wungu yang merupakan pengembara dari Kerajaan Majapahit, bertugas menyiarkan agama Budha.

Arsitektur

Masjid Darussyajidin (https://www.bloggermangga.com)

Bangunan ini berbentuk rumah panggung yang memiliki 3 tingkatan yang memiliki konsep Triloka yang berarti 3 dunia yaitu dunia bawah dihuni oleh para jin, dunia tengah dihuni oleh para manusia dan dunia atas yang dihuni oleh para dewa dewi dalam konsep Hindu-Budha.

Bangunan

Memulo Masjid Darussyajidin (https://medium.com)

Bagian paling atas yaitu atapnya, dari segi bentuk atapnya memiliki bentuk bujur sangkar berukurunan 12 × 12 m yang berpusat pada 1 titik ditengah, bentuk seperti ini khas sekali seperti bangunan Jawa pada umumnya yang memiliki makna filosofis papat keblat lima pancer (4 arah mata angin yang berpusat pada 1 titik) dalam Islam sendiri dikenal dengan 4 Mazhab dari 4 imam besar (Imam Syafi’i, Imam Maliki, Imam Hambali dan Imam Bukhari) tapi tetap terpusat pada ajaran yang utama yaitu ajaran Rasulullah Muhammad SAW.

Masjid ini berbentuk panggung dengan dua ruang, ruang utama, ruang kedua berupa serambi berbentuk panggung, tempat wudhlu, bale dan dua buah kentongan. Ruang ketiga merupakan bagian perluasan masjid. Dimana bahan yang digunakan seratus persen kayu jati sebagai bahan dinding dan lantainya, atapnya menggunakan kayu sirap sidaburi dan kentongannya menggunakan kayu nangka, sedangkan bedugnya tidak ada.

Pintu masuk Masjid Darussyajidin (https://medium.com)

Pintu masuk masjid sengaja dibuat berukuran kecil dan tidak proporsional untuk dilalui, ini bermakna agar setiap orang yang masuk harus menundukkan dirinya pada saat ingin bertemu dengan Sang maha kuasa, tak peduli seberapa tinggi pun jabatanmu di dunia dihadapan Sang maha kuasa semuanya terlihat sama, hanya iman dan takwa yang membedakanmu, konsep ini juga digunakan di masjid Sang Cipta Rasa Kasepuhan Cirebon dan masjid masjid kuno lainnya.

Ruang utama

Mihrab dan Mimbar (https://www.facebook.com)

Terdapat 16 tiang di dalamnya, 4 di antaranya sebagai saka guru yang berdiri di atas tumpukan batu dengan ketinggian yang tidak sama, beratap tumpang satu, dan memiliki  mamolo pada puncak atap. Pada dinding di sebelah selatan dan utara terdapat 6 jendela tanpa daun jendela. Juga terdapat Mihrab dan mimbar untuk khutbah.

Pemugaran

Masjid Darrussajidin telah mengalami tiga kali renovasi yakni pada tahun 1954, 1985 dan 1992. Pada tahun 1992 pemugaran masjid itu berdasarkan musyawarah dengan masyarakat sekitar. Dalam pemugaran masjid ini yang dibangun ulang hanya ruangan kedua atau bangunan depannya saja dengan ditambahkan dua meter. Sedangkan ruang utama hanya mengganti satu tiang (saka, jawa) sebelah kiri. Dalam proses pemugaran ini biaya yang digunakan itu bersumber dari penjualan kayu jadi yang berada di lingkungan pemakaman buyut Atas Angin dan dibantu dengan swadaya masyarakat sekitar. Untuk pemugaran masjid ini pun melalui perdebatan panjang dimana mayoritas masyarakat menghendaki bentuk masjid yang permanen, sementara pihak keluarga yang secara turun temurun mengelola masjid ini menghendaki bentuk masjid dibiarkan seperti asalnya karena menganggap masjid ini adalah peninggalan leluhur.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Masjid Baiturrahmah Sindang Indramayu Jawa Barat

Sat Aug 8 , 2020
Masjid  Baiturrahmah (https://kerisnews.com) Masjid  Baiturrahmah terletak di Desa Dermayu Kecamatan Sindang Kabupaten  Indramay, Jawa Barat. Masjid  ini  merupakan  masjid  tertua kedua yang  ada  di  Indramayu  karena pendiriannya sama  dengan  berdirinya  Kabupaten Indramayu,  yaitu  pada tahun  938  Hijriah  atau  tahun  1449  Saka  bertepatan  dengan 1527  Masehi. Pemugaran masjid secara besar-besaran yang […]