Masjid Al-Muhajirin Aceh Besar Aceh

1

Masjid Al-Muhajirin berada di lingkungan Rindam Iskandar Muda, Mata Ie. Tepatnya di Desa Lheu-U Kemukiman Daroe Jeumpet Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Masjid ini didirikan pada tahun 1835 oleh Pemerintah Belanda.

Masjid ini berdiri di atas tanah seluas kurang lebih 8500 m2 dengan luas bangunan 30 x 40 m.

Masjid yang letaknya persis di pinggir Bukit Mata Ie ini membuat jamaah sangat betah. Di sini tidak perlu pendingin ruangan, karena masjid ini letaknya dikelilingi pepohonan besar yang rimbun dan di sampingnya juga terdapat sumber mata air yang jernih di sampingnya yang mengalir ke Mata Ie, Krueng Daroy hingga Kreung Aceh di kota Banda Aceh.

Berlatar belakang alam pegunungan, Masjid Al-Muhajirin memancarkan suasana khusuk dan sejuk, menentramkan hati siapa saja yang memandangnya.

Suasana segar juga dirasakan ketika di dalam masjid, dimana tingkat polusi udara di sekitar masjid yang sangat minim karena sinar matahari sudah ditutup oleh dedaunan pohon di atasnya. Untuk diketahui masjid ini juga letaknya di area wisata kolam pemandian dan latihan Rindam dimana para bapak-bapak tentara juga menggunakan kolam tersebut.

Interior masjid dihiasi kaligrafi, mengingatkan jama’ah akan kalam Ilahi yang selalu harus dihayati.

Mihrab dan Mimbar

Mihrab dan Mimbar

Setiap orang yang memenuhi kualifikasi sebagai imam, boleh memimpin di sini.

Tempat Wudhu

Tempat wudhu dari sumber mata air yang jernih di sampingnya yang mengalir ke Mata Ie, Krueng Daroy hingga Kreung Aceh di kota Banda Aceh.

Pemugaran

  • Pada tahun 1905, direnovasi oleh masyarakat Mata Ie dan sekitarnya dengan dana yang bersumber dari swadaya masyarakat.
  • Tahun 1958, direnovasi oleh pimpinan TNI Depot XIII, Letkol TNI Holil Juanta.
  • Tahun 1984, direnovasi oleh Dankodiklat I/IM, Kolonel TNI Dolok, atap belum lengkap
  • Tahun 1992, dilanjutkan pembangunannya oleh Dan Secata Kodam I/BB, Letkol Inf. TNI Rawi
  • Tahun 2003, Masjid dipasang keramik lantai di ruang utama oleh Dan Secara Kodam IM. Letkol Inf. TNI Jalaluddin S.
  • Tahun 2005, dilakukan penimbunan dan pemasangan keramik di halaman masjid oleh Danrindam IM, Kolonel Inf. TNI Ridwan
  • Tahun 2007, masjid direnovasi sekaligus pengecatan seluruh dinding masjid, pembuatan taman serta tempat wudhu oleh Danrindam IM, Kolonel Inf. TNI Toto S. Moerasad
  • Pada tanggal 17 September 2007, renovasi masjid ini diresmikan oleh Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Supiadin AS.

Kenampakan dari samping

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Masjid Baiturrahim Aceh Timur Aceh

Sun Mar 12 , 2017
Masjid Baiturrahim terletak di Gampong Tualang, Kemukiman Peureulak, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Propinsi Aceh. Bagian belakang Masjid, terdapat pemakaman Pembangunan pertama masjid ini menggunakan bahan kayu tualang yang banyak terdapat pada bekas lahan yang dipakai untuk mendirikan Kuta Tualang. Masjid ini didirikan pada tahun 1164 H atau 1751 M […]