Keluyuran ke Pasar Terapung Ikonik Lok Baintan dan Muara Kuin di Banjarmasin

Lok Baitan pasar terapung di Sungai Martapura (https://id.wikipedia.org)

Bicara soal Banjarmasin, biasanya tak lepas dari wisata pasar terapung. Kalau mau main ke pasar terapung di sana, simak dulu tipsnya.

Pasar terapung sejak dulu telah ada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan sejak dahulu. Keunikannya membuat traveler tertarik untuk berkunjung. Baik untuk merasakan pengalaman unik belanja dengan jual beli di atas perahu di sungai, maupun sekadar menikmati suasana yang berbeda dengan pasar kebanyakan.

Muara Kuin pasar terapung di Sungai Barito (https://id.wikipedia.org)

Salah satu pasar terapung yang legendaris adalah Lok Baitan, yang terapung di Sungai Martapura. Selain itu, ada pasar terapung lainnya yang juga bisa dikunjungi turis.

Sebelum berkunjung ke sana, simak dulu tips-tipsnya. Disusun detikTravel, berikut ini 5 tips wisata ke pasar terapung di Banjarmasin:

1. Bangun pagi

Pasar terapung Lok Baintan

Pasar terapung Lok Baintan dan Muara Kuin beroperasi setiap hari sejak sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 WITA. Jadi kalau tidak ingin ketinggalan momen belanja di pasar terapung Banjarmasin, harus siap bangun subuh.

Kamu sekaligus bisa menikmati sunrise dan pemandangan pagi yang tenang di perjalanan menuju pasar terapung. Damai banget!

Pasar terapung Muara Kauin (https://www.pegipegi.com)

Namun kalau kamu ternyata kesiangan, masih ada pilihan lain. Sekitar pukul 08.00 WITA pasar terapung Lok Baintan dan Muara Kuin memang mulai tutup, tapi ada juga satu pasar terapung yang dapat dikunjungi saat siang.

Itu merupakan pasar terapung buatan pemerintah setempat di depan Menara Pandang di pusat kota Banjarmasin. Tapi beroperasinya hanya hari Sabtu dan Minggu saja, tidak setiap hari.

2. Naik kapal menuju pasar terapung

Menuju pasar terapung Lok Baintan dan Kuin biasanya naik kapal klotok. Kalau mau ke Lok Baintan misalnya, kamu bisa naik klotok dari Soto Banjar Bang Amat.

Perjalanan menuju pasar terapung Lol Baintan memakan waktu 40 menit. Sementara kapalnya rata-rata bisa muat hingga 20-an penumpang.

3. Bawa uang kecil

Banyak yang dijual di pasar terapung. Mulai dari sayur, buah, kue, mainan hingga topi tradisional, purun. Harga jualnya juga terjangkau. Buat yang mau berbelanja, agar transaksi lebih mudah mungkin bisa disiapkan uang pecahan seperti Rp 5.000 dan Rp 10.000.

4. Menjajal naik perahu pedagang

Kalau penasaran ingin naik perahu dan ikut berkeliling sekitar pasar bersama pedagang, bisa juga lho. Sejumlah perahu memang hanya diduduki sendiri oleh pedagang jadi masih ada sisa satu spot di ujung kapal untuk pengunjung yang mau ikut.

Pedagang yang perahunya akan kamu naiki akan mendekat ke kapal, kemudian mengajari cara naik agar perahu tidak terbalik. Usai berkeliling pasar kamu akan diantarkan kembali ke kapal untuk pulang.

5. Foto-foto

Berbagai sudut pasar terapung tampak fotogenik buat difoto. Jangan lupa isi penuh baterai ponsel dan kamera. Namun tetap harus hati-hati saat berfoto agar tidak jatuh ke sungai.

Sumber: detik

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Wisata Backpacking Menggunakan Kereta Api Murah-Meriah

Sat Jul 17 , 2021
Berlibur selalu menjadi kegiatan menyenangkan, terutama bagi Anda yang setengah penat menjalani rutinitas kerja sehari-hari. Ketika jiwa berwisata menggelora, tidak ada salahnya untuk mengambil cuti selama beberapa hari untuk menikmati liburan singkat. Liburan ala backpacker bisa menjadi pilihan Anda yang ingin merasakan serunya berlibur dengan bujet hemat. Salah satu alat […]