Kain Tenun Songket Unggan Sijunjung Sumatera Barat

Beragam Kain Songket Unggan

Di Nagari Unggan berkembang industri kerajinan songket yang dipelajari dari pengrajin songket pandai sikek dan pengarajin songket singlungkang. Dalam perkembangannya Songket Unggan mampu mengkombinasikan kehalusan Songket Pandai Sikek dengan Songket Silungkang yang dinamis dan terciptalah songket corak unggan.

Sejarah

Beragam Kain Songket Unggan (https://www.viva.co.id)

Songket Unggan pertama kali dirintis oleh Indra Yeni sejak tahun 2008. Awalnya ia belajar ke daerah Halaban di Payakumbuh. Selanjutnya dengan bermodal Rp 950.000 ia berniat mengembangkan keterampilannya di kampong halamannya, Nagari Unggan Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung. Pada awalnya Tenunan Unggan hanya memproduksi kain songket biasa dengan perpaduan motif Songket Silungkang dan Songket Pandai Sikek.

Beragam Kain Songket Unggan (https://amanahnews.com)

Ragam Hias

Adapun jenis-jenis ragam hias ini adalah :

  1. Bentuk naturalis yaitu bentuk yang dibuat berdasarkan bentuk-bentuk yang ada di alam sekitar, seperti tumbuh-tumbuhan, binatang, dan lain-lainnya.
  2. Bentuk geometris yaitu bentuk-bentuk yang mempunyai bentuk teratur dan dapat diukur menggunakan alat ukur. Contohnya bentuk segi empat, segi tiga, lingkaran, dan lain-lainnya.
  3. Bentuk dekoratif merupakan bentuk yang berasal dari bentuk naturalis dan bentuk geometris yang sudah distilasi sehingga muncul bentuk baru tetapi ciri khas bentuk tersebut masih terlihat.
  4. Bentuk abstrak merupakan bentuk-bentuk yang tidak beraturan atau tidak sama dengan bentuk-bentuk objek yang ada di alam.

Pola Hias

Pola hias yang dipakai pada Sentra Tenun Songket Unggan sudah menerapkan semua jenis pola hias, mulai dari pola tabur atau serak, pola pinggiran berdiri, pola pinggiran bergantung, pola pinggiran simetris, pola pinggiran berjalan, pola pinggiran memanjat dan pola mengisi bidang, akan tetapi pola hias yang paling banyak di temui pada tenun songket Unggan ini berupa pola pinggiran memanjat, pola pinggiran simetris dan pola tabur atau serak, sehingga penempatan motif pada tenun songket Unggan terletak pada tengah muka baju.

Motif

Di Sentra Tenun Songket Unggan menggunakan motif yang terdiri motif khas yang merupakan ciri khas Nagari Unggan seperti Unggan Seribu Bukit, Lansek Manih, Pitunah Unggan, Enggan Barajo serta Unggan Merantau. Motif yang merupakan hasil kerjasama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang yang sudah memiliki hak paten serta motif Minangkabau.

Produk

Produk yang dihasilkan berupa bahan baju, songket, hiasan dinding, sandal dan sepatu, tas, pin jilbab, salendang yang dikombinasikan dengan sulaman dan bordiran, dompet, bahan baju tenunan, bahan baju instansi pemerintah, peci, bahkan ada baju yang sudah dijahit yaitu baju kemeja untuk laki-laki dan baju stelan terdiri dari blus dan rok untuk perempuan

Pengrajin

Sentra Tenun Songket Unggan di Nagari, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.

Sumber: Tenun Songket Unggan di Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumatera Barat (Studi Kasus di Sentra Tenun Songket Unggan), Oleh Amela Desy Suryani, NIM : 1306540/2013, Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pariwisata dan Perhotelan, Universitas Padang, 2018

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Kain Tenun Songket Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan

Thu Dec 10 , 2020
Produk Galeri Kampoeng Tenun Indralaya (http://shulunkilham.blogspot.com) Kota Indralaya juga dikenal sebagai daerah penghasil seni kerajinan tenun dan disebut juga sebagai Kampoeng Tenun, dipusatkan di Desa Muara Penimbung, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Perkembangan songket, tidak hanya terjadi di lingkungan Kerajaan dan wilayah Kota Palembang, tetapi juga telah […]