Kain Tenun Sarung Pagatan Tanah Bumbu Kalimantan Selatan

Kain tenun sarung pagatan (https://docplayer.info)

Kain tenun sarung pagatan menjadi ciri khas masyarakat pagatan khususnya dan kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan pada umumnya. Sarung Tenun Pagatan ini hanya digeluti oleh masyarakat suku bugis pagatan secara turun temurun dengan ciri khas dan motif yang unik karena dibuat dengan cara yang sangat tradisional menggunakan alat penenun dari kayu dan hanya bisa diolah menggunakan benang sutera.

Sejarah

Kain Tenun Pagatan muncul bersamaan dengan kedatangan para perantau Bugis pada pertengahan abad ke-18.

Kain tenun sarung pagatan

Teknik menenun

Berdasarkan cara tenun dan cara membuat desain motif pada kain tenun, ada beberapa jenis atau motif sarung tenun pagatan, yaitu :

Tenun ikat (bebbe’)

Jenis tenun ikat ini dibagi lagi menjadi dua jenis motif yaitu motif ikat lusi dan motif ikat pakan. Proses menenun benang dilakukan setelah benang tersebut dicelupkan ke dalam zat pewarna. Proses menenun dilakukan dengan cara mengatur benang tenun sesuai dengan hasil motif yang telah dibuat dalam proses mengikat (Bahasa Bugis: mabebbe)

Beragam kain tenun sarung pagatan

Tenun Songket

Jenis tenun ini caranya adalah dengan menyisipkan benang tenun untuk membuat motif ketika menenunnya. Tenun pagatan yang berjenis songket terdapat 2 macam, yaitu:

Tenun Sobbe Are

Motif ini dibuat tembus ke sebelah dalam dengan cara menyisipkan benang tenun untuk membuat motif ketika menenunnya.

Tenun Sobbe Sumelang

Motif benang hanya disisipkan dibagian muka, motif tidak tembus ke sebelah dalam

Tenun Panji (Motif Anyaman Langsung)

Jenis ini dibuat dengan motif anyaman langsung melalui benang tenun yang disebut dengan istilah (bahasa Bugis) passulu yang dianyamkan dengan benang dasarnya. Hasil dari jenis tenun panji ini adalah ragam khusus sesuai dengan yang dibentuk dan diatur oleh penenun sendiri

Tenun motif biasa

Jenis ini sebagian besar motifnya berbentuk kotak-kotak. Motif ini juga dapat dipadukan dengan jenis tenun lainnya seperti jenis ikat dan jenis songket.

Bahan Tenun Pagatan

Bahan baku untuk membuat tenun adalah benang yang telah siap digunakan antara lain : Benang tenun, ada 3 macam benang tenun berdasarkan tingkat kualitasnya :

  • Benang sutra
  • Benang Samarinda
  • Benang Singapura

Peralatan Tenun Pagatan

Hampir semua peralatan yang digunakan untuk membuat sarung tenun pagatan sama dengan daerah asalnya, yaitu Sulawesi Selatan, tetapi sebagian peralatan yang digunakan oleh para pengrajin tenun Pagatan terbuat dari kayu.

Berikut beberapa jenis peralatan tenun pagatan:

  • Roweng atau mesin uluran
  • Ola
  • Ununseng
  • Pamedangan
  • Saureng
  • Patekko
  • Belebas
  • Paccucukare (Awereng) atau Penggulung
  • Are
  • Jakka (Sisir/pengatur benang)
  • Pamalu
  • Pessa
  • Simong
  • Tandrajeng
  • Boko-Boko
  • Bulang
  • Walida
  • Sakka

Sumber: umkm

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Masjid Asyuro Pangatikan Garut Jawa Barat

Sun Dec 13 , 2020
Masjid Asyuro (https://kebudayaan.kemdikbud.go.id) Masjid Asyuro atau Masjid Cipari terletak di lingkungan Pondok Pesantren Cipari di Kampung Cipari, Desa Sukarasa, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Pendiri Pondok Pesantren Cipari adalah Kyai Haji Abdul Kudus dan Kyai Haji Yusuf Tauziri. Masjid Asyuro dan Pondok Pesantren Cipari memang mempunyai hubungan yang […]