Kain Sulam Tekat Riau

Kain sulaman tekat pada pelaminan Pernikahan Adat Melayu Riau (http://kerajinanmelayu.blogspot.com)

Kerajinan kain sulam Tekat berupa sulaman tangan yang melekatkan benang emas pada bidang kertas kain yang telah di pola atau di motif dengan cara di jahitkan  melalui media pemidangan. Tekat memakai benang prada mas dan perak, payet, manik manik dan disulam diatas kain bludru.

Sejarah

Beragam kain sulaman tekat

Kerajinan Tekat merupakan seni yang dituangkan pada sebidang kain, perkembangan Tekat didaerah Riau seiring dengan adanya unsur-unsur seni di daerah Riau yaitu sekitar abad VII, kemudian semakin berkembang pada abad XV bersamaan dengan tersebarnya Islam di Indonesia. Teknologi pembuatan Tekat ini diperkirakan berasal dari Luar Indonesia yang persebarannya melalui musafir dan pedagang yang datang ke daerah Riau.

Jenis Tekat

Beberapa jenis tekat di Riau, antara lain: Tekat Perada, Tekat gubah, Tekat Manik-manik, Tekat benang emas atau perak dan lain-lain.

Motif

Beragam motif kain sulaman tekat (https://dokumen.tips)

Motif-motif yang ada di kain sulam tekad banyak macamnya,  antara lain:

  • Corak Bunga. Dalam corak bunga, biasanya yang digunakan adalah bentuk bunga seperti bunga bakung, melati, kundur, bunga hutan, bunga dari cengkeh, setaman, bunga serangkai, berseluk, dan beberapa bunga yang lain.
  • Corak Kuntum. Kuntum juga sering digunakan sebagai motif dalam Tetak. Beberapa corak kuntum yang biasa digunakan antara lain; kuntum kembar, kuntum serangkai, kuntum merekah, kuntum jeruju dan lain-lain.
  • Corak daun, buah dan akar-akaran.. Daun buah dan akar-akaran biasa digunakan untuk menghiasi motiv Tetak ini. Dengan berbagai macam bentuk daun, buah dan akar-akaran. Pada buah misalnya, bisa digunakan corak buah delima, anggur dan pisang-pisangan.
  • Corak Hewan. Selain tumbuhan, corak hewan juga sering digunakan dalam membuat motif pada Tetak.
  • Corak alam. Corak alam yang digunakan pada Tetak meliputi gambar awan, gasing-gasing, dan wajit-wajit.

Peralatan

Pemidang kayu

Pemidang kayu dengan kaki

Pemidang kayu dua jenis pemidang kayu, yaitu yang berkaki dan tidak berkaki, digunakan untuk tujuan meregang kain dan memudahkan tekatan dengan menggunakan peregang, akan memudahkan bahagian tepi kain digunting.

Cuban tekat dan benang emas

Cuban tekat dianggap sebagai jarum besar untuk melilit benang emas, dibuat daripada buluh yang diraut, kayu bercabang, perak atau tanduk berukir. Cuban diperbuat daripada dua keratin buluh yang diikat dalam bentuk palang.

Irasan atau kain dasar

Merupakan kain yang dijadikan dasar tekatan atau sulaman kain baldu untuk tekatan dan kain kapas untuk sulaman.

Benang putih atau benang kapas

Digunakan untuk mengetatkan kedudukan tekat benang emas pada mempulur. Benang ini tidak kelihatan di permukaan kain kerana benang ini seolah menyambut benang emas dan mengetatkan atau mengemaskan tekatan. Jarum digunakan bagi mengait dan mendapatkan jarak tekatan yang rapat.

Mempelur

Merupakan isi tekat yang bermotif. Biasanya dibuat daripada kertas tebal dan dipotong sehingga meninggalkan bentuk. Bentuk motif ini dilekatkan atas kain dasar tekat sebelum proses menyulam benang emas dimulakan.

Pembuatan

Sedang menekat atau membuat kain sulam tekat

Untuk mendapatkan hasil sulaman tekat yang baik, para perajin ini memerlukan beberapa tahapan proses yakni proses desain gambar dengan cara manual dan digital yang dituangkan ke atas kertas karton dan kertas HVS.

Setelah menjadi gambar atau pola yang menarik, gambar kemudian dipindahkan ke kertas Prada dan digunting sesuai desain.

Proses selanjutnya kain Prada kemudian ditempel ke atas kain bludru sesuai warna yang diinginkan, agar pengerjaannya rapi para perajin biasanya menyatukan dengan menggunakan lem.

Tidak menunggu lama lem kering para perajin kemudian menyulam pada pinggir pola menggunakan benang berwarna keemasan atau juga berwarna perak.

Pengrajin

Salah satu penggiatnya sulam tekat di Pekanbaru yakni, UMKM Tiga Dara yang beralamat di Jl. Dahlia, Gg. Jati, Komplek Kejaksaan, No. 5, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Sumber: tribunnews | kiliknote

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Kain Sulam Angkinan OKU Timur Sumatera Selatan

Tue Dec 8 , 2020
Selendang kain Angkinan (https://gramho.com) Kain Sulam Angkinan merupakan sulam khas Palembang yang ada sejak Kerajaan Sriwijaya. Dulunya, teknik sulam dengan teknik “bakait”, yang artinya adalah saling berkait antara yang satu dengan yang lain. Hadirnya lantaran perempuan zaman kerajaan dipingit kala terjadi peperangan antar kerajaan. Berbahan kain beludru, benang emas, benang […]