Kain Sulam Terawang Agam Sumatera Barat

Baju sulam terawang (https://shopee.co.id)

Awalnya kerajinan sulaman terawang di Nagari Panampuang hanya sebatas pengisi waktu luang dan sebagai usaha kecil yang dikerjakan oleh kaum perempuan. Namun saat ini kerajinan sulaman terawang di Nagari Panampuang telah berkembang menjadi UKM yang didirikannya galeri Pinjaik Patah dibawah naungan Wali Nagari.

Motif

Pada hakekatnya sulaman terawang memiliki bentuk motif yang bervariatif. Motif yang digunakan pada usaha Pinjaik Patah Nagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam yaitu bentuk motif flora dan fauna, motif flora seperti bentuk bunga, kaluak paku, daun-daun, motif kelapa, motif fauna seperti binatang-binatang yaitu motif itik, dan burung merak. Motif burung merak di usaha Pinjaik Patah sebagai motif unggulan. Motif geometris seperti bentuk motif segi empat, segitiga, lingkaran dan prisma.

Macam

Dikenal dengan nama sulaman terawang villet, terawang kasiak, terawang banduang, terawang pusek, dan terawang bungo lado.

Teknik

Motif sulam terawang (https://www.toriolo.com)

Menurut Razni (2011) mengemukakan teknik menyulam pada dasarnya dilakukan dengan cara mencabut benang pada kain yang akan disulam lalu ditutup kembali dengan proses sulam tangan, cara mengikatnya sisa-sisa benang dengan aneka motif yang diinginkan. Benang sulam yang akan digunakan bisa berwarna sama dengan kain dasarnya atau dengan kombinasi warna hingga dapat menimbulkan hasil yang indah. Jadi sulaman terawang merupakan sulaman yang dibuat dengan cara mencabut benang dan mengikatnya sehingga membentuk lobang-lobang berben.

Alat dan Bahan

Alat yang digunakan dalam sulaman terawang yaitu pamedangan alat yang digunakan untuk meletakkan bahan yang akan disulam agar tegang dan tidak kusut sehingga mempermudah proses penyulaman, gunting alat yang digunakan sebagai pemotong benang pada proses penyulaman, jarum patah (pinjaik patah) alat yang digunakan untuk menempelkan benang pada bahan sehingga membentuk sesuai dengan motif yang diinginkan, jarum panjang alat yang digunakan untuk melekatkan bahan yang akan disulam ke lasu. Sedangkan bahan yang digunakan bahan kain sesuai kebutuhan, seperti dalam pembuatan jilbab, mukena, baju koko, baju wanita. Benang mesin yang digunakan untuk proses menjalin. Benang rose digunakan untuk mengisi motif.

Proses Menyulam

Pertama siapkan alat dan bahan terlebih dahulu, setelah itu membuat motif yang akan digunakan untuk disulam, kemudian penempatan motif pada bahan kain, lalu pindahkan motif ke kain yang akan disulam, kemudian pencabutan benang sesuai terawang yang akan di sulam, kemudian mengikat benang sesuai motif, selanjutnya mengisi motif sesuai yang diinginkan.

Sumber: Sulaman Terawang di kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam Oleh Silvia Roza dan Weni Nelmira, Fakultas Pariwisata Perhotelan, Ilmu Kesejahteraan Keluarga, Universitas Negeri Padang, Jurnal Pendidikan Tambusai, Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Kain Sulam Benang Emas Singkarak Solok Sumatera Barat

Sun Aug 8 , 2021
Beragam Kain sulam benang emas di Solok Kerajinan sulaman benang emas di Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok mempunyai nilai ekonomis dan nilai keindahan tersendiri dan kerajinan ini sudah turun temurun dikerjakan oleh wanita dengan menggunakan alat manual. Sulaman benang emas adalah teknik menghias kain dengan cara menempelkan […]