Jejak Manusia Purba di Loyang Mandale dan Loyang Ujung Karang Aceh Tengah Aceh

Loyang Mendale dari atas (https://www.youtube.com)

Loyang (gua) Mendale dan Loyang Ujung Karang, terletak di Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Wilayah berbukit di sisi danau laut tawar, Aceh Tengah, menyimpan cerita panjang perjalanan leluhur manusia Nusantara ribuan tahun lampau. Dataran setinggi lebih dari 1.600 meter di atas permukaan laut menjadi sorotan peneliti kehidupan purbakala sejak 5 tahun silam.

Loyang Mandale Timur (https://balarsumut.kemdikbud.go.id)

Bentang alam dan ekosistem di Dataran Tinggi Gayo, sangat mendukung kehidupan manusia purba. Sumber air melimpah, makanan dan ketersediaan tempat berteduh. Itulah 3 kebutuhan pokok untuk masyarakat prasejarah di jantung Aceh.

Penemuan

Kerangka manusia pra sejarah di Loyang Ujung Karang Kecamatan Kebayakan Aceh Tengah (https://lintasgayo.co)

11 Kerangka Homo sapiens awal atau manusia prasejarah ditemukan di Ujung Karang dan Mendale, Aceh. 2 Ceruk atau relung di perbukitan yang berjarak 4 kilometer dari pusat Kota Takengon.

Kedua loyang tersebut, merupakan situs bersejarah setelah ditemukannya kerangka manusia pra sejarah yang berusia ribuan tahun oleh sejumlah peneliti dari Balai Arkeologi (BALAR), Medan, Sumatera Utara.

Peneliti meyakini, situs arkeologi Takengon sudah dihuni sejak 7.000 tahun silam. Pandangan yang mengubah sudut pandang tentang migrasi manusia pertama di Nusantara.

Tim peneliti balai arkeologi Medan terlebih dulu mengekskavasi situs Ujung Karang, 5 tahun lalu. Selain kerangka manusia purba, ditemukan juga beragam perlengkapan hidup sederhana berbahan batu, kulit kerang, tulang hewan dan tanah liat.

Setahun kemudian pada tahun 2010 giliran situs Mendale ditelisik. Peninggalan prasejarah di gua ini lebih beraneka ragam. Di Mendale juga ditemukan fosil tulang gajah purba dan lapisan arang jejak memasak manusia purba.

Selain fosil manusia purba, temuan berupa artefak arkeologis selalu mengundang minat para peneliti. Terlebih artefak yang berasal dari zaman batu, periode manusia memanfaatkan batu sebagai sumber peralatan penunjang kehidupan.

Penetapan Loyang Mendale dan Loyang Ujung Karang menjadi situs nasional setelah melalui verifikasi oleh pihak Balai Situs Nasional beberapa waktu lalu.

“Awalnya, memang kita yang mengusulkan untuk dijadikan situs nasional. Usulan tersebut, direspon oleh pihak balai dengan langsung melakukan verifikasi,” kata Plt Kadisdikbud Aceh Tengah, Uswatuddin, Senin (25/3/2019).

Menurutnya, dengan dijadikannya Loyang Mendale dan Loyang Ujung Karang menjadi situs nasional, sehingga untuk pelestarian situs tersebut, akan dibantu langsung dari pusat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Gua Togi Ndrawa Pernah Dihuni Manusia Purba Kota Gunungsitoli Sumatera Utara

Fri Jan 1 , 2021
Gua Togi Ndrawa (https://balarsumut.kemdikbud.go.id) Gua Togi Ndrawa adalah deretan ceruk dan gua yang berada di wilayah Desa Lelewönu Niko’otanö, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Provinsi Sumatera Utara. Kita dapat mencapai gua ini dengan kendaraan bermotor dan ada bagian yang ditempuh dengan berjalan kaki beberapa ratus meter melewati jalan setapak yang telah […]