Desa Wisata Karangtengah Bantul Yogyakarta

Oleh Tri Agus Yogawasista

bcbfd-batikkarangtengah Batik tulis pewarna alami produk dari Desa Wisata Karangtengah Bantul (otdanews.com)

Desa wisata Karangtengah berada di dusun Mojolegi Rt 03 Karangtengah, Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, berjarak 2 km dari makam raja raja di Imogiri dan berjarak 15 kilometer tenggara pusat kota Yogyakarta.

d4327-20130228mangunan

Desa Wisata Karangtengah berada diketinggian 250 meter diatas permukaan laut, dari tempat ini pengunjung dapat menikmati pemandangan perbukitan yang indah. Sebagaimana dengan desa wisata yang lain, salah satu yang ditonjolkan adalah kealamian suasana desa yang tenang.

Potensi Kerajinan

Bantul layak disebut sebagai kota pengrajin karena tujuh puluh persen warganya merupakan pengrajin, baik buruh maupun majikan. Empat puluh persen ekspor kerajinan DIY disumbang oleh warga Bantul. Sehingga, kerajinan merupakan napas kehidupan bagi warga Bantul, termasuk penduduk Desa Karangtengah.

Kerajinan batik dari Kecamatan Imogiri termasuk Desa Wisata Karangtengah sudah ada sejak tahun 1800-an. Para perajin batik dulu tersebar di Desa Wukirsari dan Girirejo.

b9c1f-kerajinandarikayu Kerajinan asesories (yogyatouristresorts.blogspot.com)

Masyarakat setempat yang tergabung dalam “Catur Makaryo” melakukan beberapa kegiatan antara lain ada kelompok budidaya sutra alam, kerajinan sutra alam, kerajinan batik pewarna alam, kerajinan asesori berbahan kayu, jamu tradisional, kerajinan rangka keris maupun kelompok konveksi.

Produk kain batik dengan warna alami dari Desa Karangtengah dijual seharga Rp. 200.000,- per meter, sedangkan batik dengan pewarna sintetis harganya lebih murah yakni hanya Rp. 60.000,- per meter.

4b841-karangtengahassesories Kerajinan asesories (yogyatouristresorts.blogspot.com)

Potensi Agrowisata

75a95-ulat-sutera Kepompong Ulat Sutera liar (https://yogyakarta.panduanwisata.com)

Agrowisata ini merupakan salah satu potensi Desa Wisata Karangtengah yang mulai dirintis pada tahun 2000 dengan luas kurang lebih 55 hektar. Wisatawan dapat melihat langsung ulat sutra yang masih berada di berbagai jenis tanaman seperti pohon jambu mete, alpokat, sirsak dan pohon mahoni. Koleksi tanaman yang ada di agrowisata ini sangat lengkap seperti indigovera, kesumba, mahoni & secang yang merupakan bahan pewarna alami. Disamping tanaman tersebut di sekitar agrowisata sutra alam juga terdapat tanaman dari jenis empon-empon, tanaman kehutanan, tanaman polowijo, dan tanaman langka seperti ringin putih, gayam, sawo kecik, nogosari, kepuh dan tanaman cendana.

Jambu Mete

24ef1-jambumete

Potensi Kesenian Tradisional

  • Gamelan (Karawitan)
  • Gejog lesung
  • Jathilan
  • Seni bergodo keprajuritan
  • Laras Madyo
  • Sanggar Seni Laskito Mas

Potensi Kuliner

  • Kripik peyek
  • Kacang Mete
  • Bakpia
  • Jamu Tradisional

Paket Wisata Edukasi

  • Membatik dengan bahan pewarna alami
  • Membuat Sarung Keris
  • Membuat kerajinan asesories berbahan kayu

Fasilitas Lainnya

Fasilitas yang ada di lingkungan agrowisata sutra alam antara lain 6 buah gazebo/gardu pandang, laboratorium sutra, bangunan rumah sutra, showroom, tempat parkir, dan lain sebagainya. Wisatawan yang berkunjung ke agrowisata ini akan mendapatkan pengalaman yang baru yang sangat bermanfaat.

Penginapan (Homestay)

Di Desa Wisata Karangtengah tersedia rumah sekitar 20 unit dengan 40 kamar. Semuanya bisa menampung kurang lebih 80 wisatawan.

Informasi lebih lanjut hubungi

Desa Wisata Karangtengah
Karangtengah, Imogiri, Bantul, Yogyakarta
Telp.: +62813 2800 3052 (Pargiyanto)

Sumber: Berbagai artikel di internet

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Candi Barong Sleman Yogyakarta

Wed Sep 11 , 2013
Candi Barong, Sleman, Yogyakarta Candi Barong merupakan candi peninggalan agama Hindu yang terletak di Dusun Candisari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Disebut Candi Barong karena terdapat hiasan kala di relung tubuh candi yang tampak seperti Barong. Keberadaan Candi Barong yang juga bernama Candi Sari Suragedug disebutkan dalam Prasasti Ratu Baka (856 […]