Desa Wisata Budaya Jono Bojonegoro Jawa Timur

1

72334-tayub-1

Desa Wisata Budaya Jono terletak di desa Jono, kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, desa ini merupakan desa terluas dari kecamatan Temayang. Desa Jono terletak di tepian hutan jati di jalur Bojonegoro – Nganjuk, yang berjarak sekitar 25 km dari pusat kota Bojonegoro.

Sejarah perkembangan seni budaya di Desa Jono tidak lepas dari pemuda kampung bernama Dasuki. Sejak usia 13 tahun, Dasuki sudah menjadi anggota grup kesenian jaranan, semacam tarian dengan asesoris kuda-kudaan. Dasuki remaja sudah ngamen keliling kampung bersama teman-temannya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pada awal tahun 1970-an, Dasuki mendirikan grup kesenian jaranan Sarutomo dan grup kesenian ketoprak Setyo Budoyo. Dasuki sukses menggaet pemuda kampung untuk bergabung ke dalam grup keseniannya. Namun pada tahun 1979, grup kesenian yang dirintisnya terpaksa gulung tikar.

a8141-dasukijonobojonegoro Pertunjukan Kesenian di Desa Wisata Budaya Jono Bojonegoro (https://giewahyudi.com)

Tahun 1980-an kegiatan seni budaya di Desa Jono begitu sepi. Sementara Dasuki beralih profesi menjadi pedagang kayu dan memendam bakat seninya. Setelah hampir sepuluh tahun menjadi pedagang kayu, Dasuki akhirnya kembali menggerakkan kegiatan seni budaya di kampungnya. Hasil kesuksesannya sebagai pedagang kayu digunakan untuk mendirikan grup kesenian ketoprak Ngesti Budoyo pada tahun 1989.

Usaha merintis grup kesenian ketoprak Ngesti Budoyo didukung dengan suksesnya usaha kayu yang digeluti Dasuki. Setelah membeli perlengkapan pementasan ketoprak, Dasuki kemudian membeli beberapa truk sehingga tidak perlu menyewa kendaraan pengangkut. Selain melengkapi perlengkapan, Dasuki juga melakukan regenerasi dengan melatih anak-anak usia sekolah. Anak-anak itu kemudian diajak untuk pentas tayub, ketoprak, dan kesenian lainnya. Secara perlahan minat para anak-anak desa mulai meningkat untuk melestarikan seni dan budaya.

d3483-belajarkarawitan Belajar karawitan (https://blokbojonegoro.com)

Pada tahun 2007, banyak warga mencalonkan Dasuki menjadi kepala desa karena apa yang telah dilakukan Dasuki selama ini. Meskipun hanya lulus dari program kejar paket C, Dasuki akhirnya terpilih karena banyak warga yang terkesan. Setelah menjadi lurah, Dasuki mendorong Desa Jono menjadi desa wisata budaya dengan melakukan beberapa kegiatan kesenian, mulai dari karawitan anak-anak sampai tari gambyong. Dasuki juga mengembangkan kerajinan batik “Jonegoroan” dengan mendatangkan beberapa ahli batik untuk mengajari warga desa. Sampai saat ini sudah ada sekitar 400 warga yang menjadi perajin batik “Jonegoroan”.

Potensi Sumber Daya Alam

  • Lahan pertanian (sawah) seluas 220.770 Ha yang masih dapat ditingkatkan produktifitasnya karena saat ini belum dikerjakan secara optimal
  • Lahan perkebunan dan pekarangan yang subur seluas 163.175 Ha, belum dikelola secara maksimal
  • Adanya penambangan batu fosfat yang dapat dipergunakan sebagai bahan pupuk atau material bangunan
  • Adanya kawasan hutan Negara yang masih gundul, yang bias dikelola bersama masyarakat dan Perhutani

Potensi Pertanian

Desa Wisata Jono mempunyai lahan pertanian yang sangat luas, ditanami padi dan bawang merah, untuk hasil panen bawang merah masih dikonsumsi hanya di Kabupaten Bojonegoro saja hingga masih memerlukan pengembangan lagi.

Potensi Seni Tradisional

72334-tayub-1 Tari Tayub (https://www.eddyhasby.com)

Desa Jono, atau n-Jono dalam lafal orang Jonegoro, tumbuh seni tradisional, seperti jaranan, kethoprak, dan yang paling terkenal adalah tayub yang oleh warga sekitar disebut sindir. Disebut sindir atau sindiran karena lantunan syairnya bermuatan pesan atau sindiran.

Potensi Industri Rumah

02942-anaktkmembatik Siswa TK  Pelita Bunda sedang mewarnai Batik sebagai Juara 1 (https://kimlisanpuro.blogspot.com)

Batik Bojonegoro, disebut juga Batik Jonegoroan, sentra pengrajin Batik ada di Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kecamatan Dander dan Purwosari.

82b07-batikbojonegoromotifmliwismukti1 Batik Jonegoroan motif Mliwis Mukti (https://www.bloggerbojonegoro.com)

Di Desa Wisata Budaya Jono sudah ada sekitar 400 warga yang menjadi perajin batik Jonegoroan, salah satu Batik Jonegoroan bisa anda didapatkan yaitu Ibu Siti terletak di Desa Jono RT.16 RW.04 Kecamatan Temayang Bojonegoro.

Inap Desa (Homestay)

Di Desa Wisata Budaya inap desa tersedia di rumah penduduk, mereka sangat senang ditempati oleh wisatawan, tersedia kurang lebih ada 24 rumah.

Informasi lebih lanjut hubungi

Desa Wisata Budaya Jono 
Jl. Raya Temayang RT 07 RW 02, Kecamatan Temayang, Bojonegoro
Telp. : +62 852 3491 6067 (Bp. Yani)
Website: https://kimlisanpuro.blogspot.com
Email : kimlisanpuro@gmail.com
Twitter : @KIMLisanpuro

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Desa Wisata Budaya Prajekan Kidul Bondowoso Jawa Timur

Fri Jun 20 , 2014
Desa Wisata Budaya Prajekan Kidul terletak di Prajekan Kidul RT. 4 RW. 10, Kecamatan Prajekan, Bondowoso, Jawa Timur. Melalui jalan Situbondo, berhentilah di PT Telkom Prajekan sebelah utara Kantor ini terdapat gang kecil 1 meter tepatnya di Prajekan Kidul RT.4 RW.10, Kecamatan Prajekan terdapat bangunan anyaman bambu dengan 2 pintu […]