Desa Wisata Agrobahari Imorenggo Kulon Progo Yogyakarta

100a0-pantai-1

Desa Wisata Agrobahari Imorenggo berada di Desa Karangsewu, Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak Desa Wisata Agrobahari Imorenggo dari pusat Kota Yogyakarta berjarak 30 Km dan dari pusat kota Kabupaten Kulon Progo (Kota Wates) 10 Km, dengan jalan akses yang cukup bagus. Perjalanan ke Imorenggo dapat ditempuh dengan jalan darat dengan menggunakan kendaraan atau mobil pribadi, karena belum ada angkutan umum yang langsung menuju ke Pedukuhan Imorenggo. Jarak tempuh ke Imorenggo kalau kita dari pusat Kota Yogyakarta memerlukan waktu tempuh + 45 menit dan kalau kita dari Kota Wates hanya memerlukan waktu tempuh + 20 menit.

Cikal bakal Desa Wisata Agrobahari Imorenggo adalah merupakan kawasan transmigrasi (resettlement) atau masyarakat di Kulon Progo biasa menyebut sebagai transmigrasi lokal (translok). Sebelum menjadi pedukuhan definitive Imorenggo, Pedukuhan Imorenggo bernama Ring 1 Karangsewu.Nama Ring 1 Karangsewu adalah penamaan untuk nama wilayah Program Resettlement dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi DIY. Nama Ring 1 Karangsewu mempunyai nama yang identik dengan nama-nama kawasan baru transmigrasi di luar Jawa, yaitu SP (Satuan Pemukiman) untuk penamaan kawasan transmigrasi baru. Maka nama-nama lokasi transmigrasi baru banyak digunakan istilah SP-1, SP-2 dan lain-lain.

Ring 1 Karangsewu telah dibangun sebagai kawasan transmigrasi local sejak tahun 2004, tetapi penempatan masyarakat baru dilakukan pada tahun 2005. Ring 1 Karangswu resmi definitive menjadi Pedukuhan Imorenggo baru pada Juli tahun 2010, dengan surat pengukuhan dari Kepala Desa Karangsewu Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo.

Luas Pedukuhan Imorenggo adalah 40 Ha, dengan dihuni oleh 100 Kepala Keluarga (KK). Mayoritas penduduk Imorenggo adalah berprofesi sebagai petani lahan pasir. Apabila anda mengunjungi Desa Wisata Agrobahari Imorenggo, anda akan menjumpai hamparan pasir pantai yang menghijau, karena diatasnya ditumbuhi tanaman pertanian holtikultura seperti semangka, melon, cabai, pepaya dan buah naga, yang merupakan komoditas unggulan dari Imorenggo. Pertanian lahan pasir adalah matapencaharian pokok dari masyarakat Imorenggo.

Potensi Agro Bahari

Potensi Agro (pertanian) di padukan dengan indahnya bahari (laut) merupakan salah satu mukjizat tersendiri bagi masyarakat desa Imorenggo. Agro dan Bahari memiliki letak wilayah yang berdampingan.

75b63-tanaman-naga-kaktus Buah Naga

Hamparan pasir dan hanya pasir ternyata tidak menjadi halangan bagi tangan-tangan terampil masyarakat Imorenggo. Bukan sulap bukansihir, dari pasir keluar melon, semangka, Lombok, Buah Naga, Papaya Kalina (Pepaya California).

89ca7-dscn1539 Papaya California

Pepaya California adalah komoditi yang bernilai ekonomis tinggi dan menjadi primadona di antara jenis pepaya lain di pasaran, khususnya supermarket/ hypermarket. Pepaya california memiliki kekhasan tersendiri yaitu Pohon lebih pendek dibanding jenis pepaya lain, paling tinggi lebih kurang 2 meter. Daunnya berjari banyak dan memiliki kuncung di permukaan pangkalnya. Buahnya lonjong berkulit tebal dengan permukaannya rata, dagingnya kenyal, tebal, dan manis rasanya. Bobotnya berkisar antara 600 gram sampai dengan 2 Kg.

Demikianlah hamparan padang pasir dapat menghijau oleh tangan-tangan petani setempat. Bagi para pengunjung dapat bertemu langsung dengan petani dan memetik hasil bumi di sana. Ehmm tentu sudah tak terbayang bagaimana segarnya buah maupun sayur langsung petik dari lahan.

Potensi Peternakan

eebdc-alpu Peternakan ayam kampung

Keistimewaan ayam kampung ini adalah pertumbuhannya super cepat, yaitu hanya dalam 6 minggu sudah dapat dipanen dengan bobot komersial mencapai 0,8 kg per ekor. Bandingkan dengan ayam kampung biasa pada umur yang sama hanya mencapai berat sekitar 0,6 kg/ekor.

Seni Budaya

  • Pandan Segegek Pandan Segegek merupakan sebuah tempat petilasan yang mempunyai legenda sejarah di Desa Imorenggo. Pandan Segegek adalah sebuah tempat yang banyak ditumbuhi oleh pohon pandan. Konon menurut warga sekitar, Pandan Segegek merupakan tempat meditasi yang sudah dikenal sejak zaman mataram. Meskipun tidak di temukan sumber sejarah yang valid mengenai siapa yang membuat pertapaan sejak awal, namun hingga saat ini Pandan Segegek tetap di jaga sebagai sebuah peninggalan sejarah
  • Karawitan (Gamelan)
  • Merti Dusun, sebuah tradisi yang biasa digelar warga pesisir desa imorenggo dengan mengusung gunungan dan melarung ubarampe ke laut selatan sebagai wujud syukur kepada Tuhan

Informasi lebih lanjut

Desa Wisata Agrobahari Imorenggo
Desa Karangsewu, Kecamatan Galur Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
Website:https://www.imorenggo.com 

Atau

Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo
Jl. Sugiman No.12 Wates 55611
Telp.: +62 274 773 095
Email : budparpora@kulonprogokab.go.id

Berbagai sumber

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Masjid Mantingan Jepara Jawa Tengah

Tue May 13 , 2014
Masjid Mantingan (https://bujangmasjid.blogspot.co.id). Koordinat GPS : 6° 37′ 9.97″ S dan 110° 40′ 7.24″ E Masjid Mantingan terletak di jalan Mantingan Ngabul, Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. 5 km kearah selatan dari pusat kota Jepara. Masjid Mantingan didirikan pada tahun 1481 Saka atau tahun 1559 M, sesuai […]