Batik Subang

1

ba637-20130707-103027_nv310506nvbatik_ganasan_2-185x220

Kabupaten Subang terletak di jalur pantura dan termasuk salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Subang tergolong sebagai daerah penghasil batik yang baru. Sejak dikukuhkan menjadi warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009 lalu, batik Indonesia mengalami perkembangan cukup signifikan. Setiap daerah di Indonesia berlomba-lomba mempromosikan motif batik khas daerahnya, demikian pula daerah yang tidak memiliki budaya membatik, kini mulai merintis mengembangkan batik dengan motif yang menggambarkan ciri khas daerahnya masing-masing, termasuk daerah Subang.

Batik Ganasan

272e8-batikganasan Sumber: https://balareabatikjabar.org

Batik Subang kini masih dalam proses pengembangan mulai dari pengembangan motif dan pengembangan teknik pewarnaan. Salah satu motif khas dari Batik Subang adalah batik bermotif nanas atau yang disebut dengan Batik Ganasan. Salah satu pelopor pengembangan batik di Subang adalah Arves Batik yang berlokasi di daerah Cinangsi, Kecamatan Cibogo. Industri batik rumahan tersebut mulai dirintis sejak sekitar tahun 2009 silam. Disini, batik benar-benar diproduksi dari tahap awal menggambar hingga tahap akhir pemberian warna sampai pelorodan. Pengrajin batik yang lainnya di Subang, hanya membuat gambar motif kemudian memproduksi batiknya di luar Subang.

Batik Ganasan

019d6-batikganasan2 Sumber: https://balareabatikjabar.org

Motif batik yang diproduksi menggambarkan ciri khas wilayah Subang, diantaranya motif batik ganasan yang terinspirasi corak buah nanas yang merupakan buah khas Subang. Motif Ganasan bisa berupa corak kulit nanas, bentuk buah nanas ataupun bentuk daun nanas. Adapula motif sisingaan, daun teh, kupu dan lain-lain yang menggambarkan flora, fauna dan kekayaaan budaya yang menjadi ciri khas wilayah Subang.

Batik Ganasan

bb17f-batiksubang1 Sumber: https://www.kotasubang.com

Batik Ganasan

6da91-batiksubangganasan Sumber: https://balareabatikjabar.org

Keseriusan warga masyarakat dalam menjaga dan melestarikan Batik Subang terlihat pada penyelenggaraan Lomba Disain Batik Khas Subang tahun 2012. Kegiatan lomba ini diselenggarakan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabpaten Subang dengan mengambil tema “Menggali Inspirasi Motif Batik Khas Subang” yang bekerja sama dengan instansi atau lembaga setempat. Dekranasda Jawa Barat sangat mengapresiasi upaya PHRI Subang yang berupaya memelihara batik bersama generasi muda. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi pemicu dan menggali kreativitas dan inovasi tradisi batik yang sudah berakar dan memiliki sejarah panjang di daerah Jawa Barat. Kabupaten subang yang masih merintis aktivitas membatik perlu mendapatkan pendampingan. Sehingga tidak bisa disamakan dengan daerah lain yang telah memiliki ciri khas seperti Garut dan Cirebon. Pendampingan yang dilakukan melalui berbagai program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat diantaranya melalui program dari dinas pendidikan untuk melakukan regenerasi aktifitas membatik dari kalangan pelajar. Hal ini merupakan cara-cara efektif untuk melakukan regenerasi. Mengingat selama ini asosiasi aktivitas membatik hanya dilakukan oleh para sepuh (orang yang sudah tua).

Proses Membatik Batik Subang

5e7c1-prosespembuatanbatiksubang Sumber: https://www.reportersubang.com

Batik Ganasan

7d48c-batiksubang2

Semoga bermanfaat.

Sumber: Fitinline

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Raja-raja dari Seluruh Dunia akan Kumpul di Jakarta

Wed Dec 4 , 2013
Raja Yogyakarta Sri Sultan HB X (kedua kanan) dan istrinya GKR Hemas (kanan) menjelaskan mengenai wayang kepada Putra Mahkota Kerajaan Norwegia Haakon Magnus (kedua kiri) dan Putri Mette Marift (kiri) yang berkunjung ke Keraton Yogyakarta pada Rabu (28/11). (ANTARA/Regina Safri) Jakarta (ANTARA News) – Raja-raja dari seluruh dunia akan berkumpul […]

You May Like