Batik Kabupaten Temanggung Jawa Tengah

Berabad-abad lampau, jauh sebelum di Jogjakarta dan Surakarta berdiri kerajaan, di tlatah Kedu telah ada kerajaan Mataram Kuno di mana kini peninggalannya berupa candi, prasasti ditemukan tercecer di mana-mana. Pun demikian, dengan peninggalan berupa seni budaya secara turun-temurun masih ada.Salah satu karya seni peninggalan zaman Mataram Kuno yakni wayang Kedu, yang kini juga menjadi babon bagi wayang purwa.

Adapun untuk batik, di tlatah Kedu dahulu juga diyakini sudah ada batik klasik. Hal itulah yang kemudian digali oleh budayawan sepuh, maestro batik dan pakar sekaligus kreator busana pengantin Temanggungan, Sri Rahayu Widati Adi (73) dengan motif khasnya, yakni mliwis.

Budayawan yang juga maestro batik klasik Temanggung, Sri Rahayu Widati Adi (72), menunjukkan batik motif Mliwis karyanya (https://magelangekspres.com)

Tanaman Tembakau, biasa diucapkan Bakau (lidah Jawa menjadi Mbako), merupakan tanaman khas yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sosial masyarakat Temanggung, Jawa Tengah.

Batik Mbako yang baru resmi berdiri pada Januari 2010 ini ditekuni oleh mayoritas anak remaja yang telah mengikuti kursus membatik di Solo. Terdapat terdapat sekitar lima rumah tangga yang menjadi pembatik di lingkungan Tegaltemu Kelurahan Manding Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung.

Motif Batik

Beragam motif batik Temanggung (http://temanggung.dosen.unimus.ac.id)

Beragam motif batik Temanggung (http://temanggung.dosen.unimus.ac.id)

Upaya nguri-nguri itu pun telah dilakukannya sejak tahun 1966 dengan menggali potensi Temanggung dan kini Sri Rahayu Widati Adi telah menuangkannya ke dalam batik klasik sebanyak 20 karya. Motif utama yang menjadi ikon adalah manuk (burung) mliwis. Antara lain, Bladah Angling Darmo, Kepang Turangga Bekso, Kopi Pecah Mliwis, Ceplok Ki Panjang Mas, Puspo Wilis, Truntum Kartika Kenanga, Ukel Moeh Roem, Tirto Tejo Jumpait, Cikalan Joyo Negoro, Rejeng Srintil, Gelaran Paes Argo dan lain-lain.

Beragam motif batik Temanggung (http://temanggung.dosen.unimus.ac.id)

Beragam motif batik Temanggung (http://temanggung.dosen.unimus.ac.id)

Motif Batik Mliwis

Motif Batik Mbako (Tembakau)

Motif batik mbako (https://www.rahayupawitriblog.com)

Motif Batik Kopi

Motif batik kopi (https://www.rahayupawitriblog.com)

Untuk sementara ada empat motif yang dipatenkan oleh PT Amalia Angkasa 7 yang memproduksi batik mbako Lily Setiawati  yakni:

1. Ron Mbako, merupakan corak tentang daun tembakau
2. Sekar Mentari, merupakan bunga tembakau yang terkena sinar matahari
3. Rigen, merupakan anyaman bambu sebagai tempat penjemuran tembakau
4. Kontemporer, merupakan pengembangan dari motif tembakau.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Batik Kota Salatiga Jawa Tengah

Mon Aug 2 , 2021
Motif batik Parang Plumpungan Batik Plumpungan merupakan salah satu produk batik yang berasal dari Kota Salatiga. Motif dasar batik tersebut terinspirasi dari susunan batu besar dan batu kecil Prasasti Plumpungan, yaitu prasasti yang dianggap sebagai cikal bakal berdirinya Kota Salatiga. Adapun pencipta dari motif batik ini adalah Bambang Pamulardi yang […]

You May Like