Batik Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat

Batik Sukapura (https://youtube.com)

Kabupaten Tasikmalaya yang semula bernama Kabupaten Sukapura ini telah memproduksi batik dengan motif-motif lingkungan alam. Pada tahun 1900-an, pertumbuhan ekonomi di Sukapura mulai tampak, masa penjajahan Belanda tersebut Sukapura telah memiliki beberpa industri kreatif yang laku di pasaran Hindia Belanda, seperti payung, batik, dan anyaman. Corak Batik Tasik Parahyangan memberikan gambaran tentang maupun lingkunagan alam sekitarnya.

Sejarah

Beragam motif batik Sukapura

Sejarah batik Sukapura di Kabupaten Tasikmalaya dimulai sekitar abad ke XVII. Pada saat itu pengusaha-pengusaha batik dari Jawa Tengah pindah ke Jawa Barat karena terjadi peperangan sehingga tidak heran jika batik Sukapura masih dipengaruhi batik Pekalongan, Tegal, Banyumas dan Kudus. Kendatipun terjadi perpaduan dengan batik Jawa, namun batik Sukapura memiliki ciri khas sendiri. Orang-orang pengungsian dari Jawa Tengah inilah menurut cerita yang mulai mengembangkan kain batik, mulai pembuatan kain hitam yang direndam dalam busukkan daun Tarum (Indigofera) sehingga sampai sekarang didaerah Tasikmalaya ada daerah yang disebut “Tarum “.

Desa Sukapura merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. Tempat ini pernah menjadi saksi sejarah, yaitu tatkala Wiradadaha I menjabat sebagai Tumenggung, ia memindahkan ibu kota pemerintahannya dari Sukakerta ke Sukapura tepatnya di Leuwiloa (daerah kecamatan Sukaraja Sekarang). Di Desa Sukapura inilah Batik Sukapura di produksi. Awal mula mengapa di Kabupaten Sukapura terdapat batik.

Motif

Beragam motif batik Sukapura

Motif batik Kabupaten tasikmalaya adanya perpaduan antara unsur alam, flora dan fauna. Adaptasi yang terjadi khususnya pada batik Kabupaten Tasikmalaya adalah perkembangan motif batik sebagai ekspansi wilayah pengrajin batik, yaitu kelompok batik Sukapura yang menyerupai batik Madura, batik Sawoan yang menyerupai batik Solo, serta batik Kota Tasikmalaya yang memiliki motif alam, flora dan fauna.

Untuk motif batik yang masih tetap dilestarikan dengan cara dicetak tulis ada 7 motif. Seperti motif Rereng Manis Kombinasi, Rereng Spiral, Rereng Kumeli, Motif Daun Taleus, Rereng Pisang Bali Kombinasi, Rereng Suliga Merah Hitam, Rereng Suliga Merah Putih.

Batik Sukapura (https://youtube.com)

Juga telah mulai melakukan inovasi-inovasi baru dengan menampilkan corak atau motif baru, seperti motif kupu-kupu, Kujang, Lereng Kujang, ikan. Bahkan ada terobosan baru, yaitu akan memproduksi batik sutra Sukapura.

Warna

Untuk ciri khas warna batik iSukapura ni adalah dari warnanya, ada tiga warna merah bata, biru dongker, dan hitam.

Sentra Pengrajin

Pengrajin Batik Kabupaten berada di Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya dan di Kampung Ciseupan, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Batik Kabupaten Temanggung Jawa Tengah

Sun Aug 1 , 2021
Berabad-abad lampau, jauh sebelum di Jogjakarta dan Surakarta berdiri kerajaan, di tlatah Kedu telah ada kerajaan Mataram Kuno di mana kini peninggalannya berupa candi, prasasti ditemukan tercecer di mana-mana. Pun demikian, dengan peninggalan berupa seni budaya secara turun-temurun masih ada.Salah satu karya seni peninggalan zaman Mataram Kuno yakni wayang Kedu, […]

You May Like