Banyak Manfaat Diperoleh Saat Berpelesir

Seorang pemandu wisata membawa turis berkeliling Ubud, Gianyar, Bali. (kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F)

KOMPAS.com – Pelesir tak melulu menyangkut perihal bersenang-senang. Bahkan sebagian orang menyebutkan, pengalaman saat sedang pelesir menjadi pelajaran hidup tersendiri.

Memang banyak hal-hal yang dapat dipelajari selama melakukan pelesir. Misalnya saja dalam mengelola keuangan, bagaimana agar anggaran yang telah disusun mencukupi kebutuhan selama perjalanan.

Tak jarang pula, pelesir menuntut Anda untuk lebih kreatif dan mengajak tubuh lebih banyak bergerak. Terutama saat memilih pelesir dengan melakukan aktifitas di luar ruangan.

Berikut beberapa manfaat sampingan dari melakukan pelesir yang mungkin tanpa sadar telah terjadi juga pada diri Anda.

Pelesir Membuat Lebih Bahagia

Pelesir membantu beristirahat memulihkan diri dari padatnya rutunitas harian. Tak jarang pelesir juga memberikan pengalaman yang membuka pengetahuan akan hal-hal baru.

Sedangkan dalam aspek emosi diri, pelesir membantu mengembangkan pribadi diri dan sosial. Karena saat pelesir sering kali menuntut untuk banyak berinteraksi dengan masyarakat daerah setempat.

Merasa Bebas

Saat memilih berlibur dengan melakukan aktifitas di luar ruangan dan membaur dengan alam seperti bermain di pantai atau naik gunung, bisa jadi Anda akan menemukan kesenangan pribadi dari dalam diri Anda.

Rasakan embusan angin, panas sinar matahari, suara laut, bahkan binatang-binatang menggemaskan yang mungkin ditemukan selama perjalanan. Tanpa sadar diri Anda seperti menemukan kebebasan dari alam.

Lebih intim dengan keluarga

Keluarga merupakan hal terpenting dalam hidup. Bagi keluarga dengan orangtua bekerja, seringkali sulit memiliki waktu berkualitas dengan anak. Saat-saat liburanlah yang bisa mengumpulkan kembali seluruh anggota keluarga.

Tahu prioritas

Pasti seringkali Anda sangat ingin pergi ke banyak tempat sekaligus kemudian melakukan liburan berlama-lama. Namun ternyata menemui kendala karena waktu dan biaya tak memadai.

Serambi Indonesia/Budi Fatria Wisatawan asal Rusia mengabadikan Monumen Tsunami PLDT Apung saat berkunjung di Gampong Punge Blang Cut, Banda Aceh, Selasa (25/12/2012).

Saat itu, akhirnya Anda harus memutuskan apa yang akan jadi prioritas Anda dalam liburan. Tujuan mana yang cocok untuk didatangi sesuai dengan kondisi keuangan maupun kebutuhan emosi diri saat itu. Saat itu pula, Anda akan banyak belajar untuk mengelola keuangan dengan mengurangi biaya-biaya kurang penting yang dikeluarkan saat liburan.

Berani mencoba

Jika mendatangi daerah baru, salah satu efek kejut adalah perbedaan bahasa. Bahasa yang berbeda saat ditemui seringkali membuat canggung.

Beranilah untuk membuka mulut dengan berlatih dan mengucapkan bahasa daerah setempat. Jika berada di luar negeri, keluarkan kemampuan bahasa asing Anda. Jangan takut salah ucap. Sangat wajar jika ada satu atau dua kalimat salah terucap dari mulut Anda. Berawal dari kesalahan tersebut, Anda akan banyak belajar melancarkan kemampuan bahasa Anda.

Sumber: Travelkompas

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Serunya Berbagi Pengalaman Liburan di Blog

Thu Dec 5 , 2013
Pagoda Shwedagon, salah satu tujuan utama wisatawan di Yangoon, Myanmar. | KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN KOMPAS.com – Penulis blog biasa disebut blogger atau bisa juga blog writer. Untuk blog yang fokus mengupas tentang perjalanan liburan dan tempat–tempat wisata untuk liburan, biasa disebut travel blogger. Selain berbagi informasi, menulis di blog juga sebagai […]