Aweuek Aceh

Bentuknya hampir menyerupai sebuah sendok dengan tangkainya lebih panjang. Besarnya aweuek sangat tergantung kepada besar kecilnya tempurung kelapa yang dipergunakan sebagai bahan bakunya. Pada umumnya tempurung kelapa yang akan dipergunakan dipilih yang berdiameter sekitar 10 cm. Tangkainya lebih panjang dari ukuran sendok biasa dan yang sering kita jumpai atau yang umum dipakai berkisar antara 25 – 30 cm. Untuk tangkai, bahannya dapat dipergunakan bambu, kayu atau batang pinang yang telah dibentuk dengan sistim merautnya. Bagian ujungnya yang kecil dimasukkan ke tempurung yang telah diberikan lubang.

Aweuek dipakai untuk mengaduk sayur dan gulai yang sedang dimasak dan sekaligus berfungsi untuk mengambilnya sesudah masak. Selain itu juga dipakai untuk mengambil nasi dari dalam periuk, menggoreng ikan dan lain-lain. Untuk memperoleh sebuah aweuek, karena bahan bakunya sangat mudah serta teknik pembuatannya pun sederhana, sering mereka membuat sendiri, atau kadangkadang ada pula yang meminta tolong untuk dibuatkan oleh tetangga.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Reungkan (Lapik) Aceh

Thu Mar 4 , 2021
Sebagai bahan bakar kebutuhan rumah tangga tradisional adalah kayu. Memasak dengan kayu memberikan akibat sampingan berupa pengotoran dapur dan peralatannya. Dapat dipastikan periuk dan belanga cepat sekali hitam. Kalau diletakkan di sembarang tempat, maka menyebabkan tempat itu kotor pula. Untuk mengatasi hal ini maka sebagai lapik atau alas bagi periuk […]