Alat Musik dari Genteng dan Keramik

Jatiwangi merupakan suatu tempat di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang merupakan tempat penghasil genteng terbaik di Indonesia. Genteng yang dihasilkan dari Jatiwangi terkenal kuat dan tahan lama, sebab diolah melalui pemilihan tanah liat terbaik. Namun, Jatiwangi kini tidak hanya sebagai tempat penghasil genteng, melainkan juga pusat kreativitas di Kabupaten Majalengka. Sebab, dari tempat ini lahir alat musik genteng dan beragam jenis alat musik dari tanah liat lainnya.

Persaudaraan dan solidaritas yang erat sesama warga Jatiwangi pun seakan membuat perkembangan musik genteng dari Jatiwangi ini semakin terdengar gaungnya. Dari anak-anak hingga dewasa pun kompak untuk mengembangkan musik genteng Jatiwangi. “Masyarakat di sini (Jatisura, Jatiwangi) sangat antusias. Kami sering berkumpul dan latihan minimal seminggu sekali,” kata Gingie Syarif Hasyim, selaku pendiri JAF (Jatiwangi Art Factory) sebuah komunitas kreatif pemuda Jatiwangi.

Sebanyak 5000 genteng dan kramik yang ada disulap menjadi berbagai macam alat musik yang sangat menarik dan mungkin hanya ada di Jatiwangi Majalengka. Seperti halnya gitar yang terbuat dari genteng, seruling tanah yang tebuat dari tanah liat yang dipanaskan, dan alat musik pukul dari genteng. Dalam kesempatan tersebut JAF tengah mempersiapkan tema gerakan musik 5000 genteng dan kramik Jatiwangi yang dilakukan hanya selama 3 tahun sekali yang di pelopori oleh komunitas Jatiwangi Art Factory.

Dengan kreatifitas masyarakat majalengka yang telah memanfaatkan potensi genteng di Jatiwangi yang merupakan sentra industri genteng di Jawabarat. Dan mereka membuat genteng mampu menghasilkan bunyi-bunyi yang merdu, “kita memanfaatkan potensi yang ada di jatiwangi yang merupakan sentra genteng untuk membangun kreatifitas masyarakat sekitar terutama kalangan remaja sehingga bisa diharapkan lebih kreatif dalam memanfaatkan lingkungan sekitar namun tidak mengeksploitasi alam di sekitar kita” ungkap Gingie.

Dan dalam waktu dekat JAF akan menyelenggarakan Festival yang rencananya akan dicatatkan dalam museum record Indonesia (MURI), dan kedepannya mendatang akan diadakan juga berbagai kegiatan dalam rangkaian acara Ceramic Music Festival. Mulai dari pameran keramik di Galery Jaf Jatiwangi, seminar musik dan lokalitas.

Dari sentra kerajinan alat musik yang terbuat dari genteng dan keramik ini kerap dikunjungi oleh seniman musik dan keramik asal Amerika, Singapura dan Indonesia. “Mereka tinggal bersama dengan warga dan berkolaborasi membuat karya seni musik keramik, alat dan lagu. Dan tidak menutup kemungkinan kerajinan masyarakat Jatiwangi akan di tiru oleh negara luar.

Sumber: Kabar-rantau

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Mengenal Nasi Tumpeng

Sat Aug 20 , 2016
Nasi tumpeng, atau banyak dikenal dengan istilah “tumpeng” saja, adalah sajian khas yang banyak dijumpai dalam berbagai acara perayaan atau “selamatan” baik di desa-desa maupun di kota-kota besar di pulau Jawa dan pulau-pulau lain sampai sekarang. Tumpeng menjadi ikon penting dalam acara syukuran atau selamatan dalam tradisi dan budaya Jawa. […]