8 Jenis Minuman Tradisional Indonesia Punya Khasiat untuk Jaga Kesehatan Saat di Rumah Aja

Wedang ronde

Kepedulian Sobat Pesona dengan tetap di rumah aja dan selalu menjaga jarak sudah sangat membantu menjadi salah satu cara pencegahan penyebaran virus Covid-19. Tapi Sahabat GWI harus tetap semangat menjaga kesehatan agar selalu fit dan bugar walaupun di rumah aja. Beruntungnya jadi orang Indonesia yang punya banyak minuman khas tradisional yang bisa membantu untuk menjaga stamina tubuh.

Apa saja sih, jenis minuman tradisional yang bisa membantu Sahabat GWI untuk menjaga kesehatan?
Nih, simak 8 jenis minuman tradisional khas Indonesia yang punya banyak manfaat untuk menjaga kebugaran tubuh dan bisa banget dibuat di rumah.

1. Teh Talua

Ini adalah minuman kesehatan yang berasal dari Sumatera Barat. Berbahan dasar minuman teh yang dicampur dengan kuning telur dan rempah-rempah khas daerah Sumatera Barat. Cara bikinnya gampang kok.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

2 buah kuning telur ukuran sedang
2 bungkus besar teh celup
2 sendok makan gula
30 ml susu kental
1 buah jeruk nipis
1 sendok makan kayu manis bubuk
500 ml air

Cara membuatnya:

1. Rebus air dengan teh hingga mendidih.
2. Kocok kuning telur dan gula dengan cepat hingga mengental.
3. Masukkan adonan kuning telur ke dalam wadah, tuangkan susu kental.
4. Tuangkan air teh yang sudah mendidih ke dalam wadah yang berisi adonan kuning telur dan susu kental, tambahkan jeruk nipis dan bubuk kayu manis.

2. Wedang Uwuh

Wedang Uwuh, Wedang dalam Bahasa Jawa berarti minuman ini punya khasiat yang banyak jika dikonsumsi lho. Sebab kandungan rempah-rempah yang kaya dalam minuman ini punya antioksidan tinggi dan dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Minuman khas dari Bantul, Yogyakarta ini paling enak dinikmati saat hangat. Cobain yuk!

Bahan-bahan yang diperlukan:

Jahe
Cengkeh
Daun Cengkeh
Daun Kayu Manis kering
Daun Pala kering
Kayu Secang
Gula Batu

Cara membuatnya:

1. Panggang jahe di bara api, lalu geprek.
2. Didihkan air dan masukkan jahe, tunggu beberapa saat. Kemudian tambahkan cengkeh, daun cengkeh, daun kayu manis, daun pala dan kayu secang.
3. Biarkan air hingga berubah menjadi berwarna merah.
4. Tuang dalam gelas, sajikan selagi hangat.

3. Bajigur

Minuman yang satu ini berasal dari daerah Jawa Barat. Karena rasanya yang manis, legit dan hangat, Bajigur cocok banget dikonsumsi Sahabat GWI saat malam hari. Biasanya sih, minum Bajigur jadi lebih sedap dengan ditemani cemilan seperti pisang atau singkong goreng yang renyah. Konon, minuman ini tercipta dari kebiasaan para petani Sunda yang sering membuat minuman dari gula aren sebelum berangkat ke sawah. Resep minuman ini sudah berkembang seiring waktu dengan menambah bahan-bahan yang kaya manfaat.

Bahan-bahan yang dipersiapkan:

1 liter santan kelapa
150 gram gula aren
100 gram jahe, memarkan
2 ruas batang sereh, memarkan
5 daun pandan
5 cm kayu manis
1 sendok makan kopi bubuk instan

Cara membuatnya:

1. Siapkan panci untuk merebus semua bahan.
2. Masukkan santan dan aduk perlahan dengan api sedang.
3. Masukkan gula aren, jahe, sereh, daun pandan dan juga kayu manis.
4. Aduk semua bahan hingga tercampur rata.
5. Setelah mendidih dan berwarna kecoklatan, masukkan kopi bubuk ke dalam panci. Matikan apinya.
6. Aduk rata dan diamkan sebentar agar uap panasnya habis.
7. Saring dahulu minuman Bajigur sebelum dihidangkan.

4. Sarabba

Masyarakat di Bugis, Sulawesi Selatan punya minuman tradisional yang menyegarkan, Sarabba. Minuman ini dibuat dari perpaduan gula aren, jahe, santan dan kuning telur. Pokoknya unik dan membuat badan jadi terasa hangat.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

800 ml air
350 gram jahe yang dikupas
350 gram gula merah yang disisir
1/2 sendok teh bubuk kayu manis
1/2 sendok teh bubuk pala
1/2 sendok teh merica bubuk
200 ml santan kental
45 gram kuning telur

Cara membuatnya:

1. Rebus gula merah pada air mendidih hingga lumer.
2. Tambahkan jahe, merica, pala dan kayu manis. Masak hingga aroma harum jahenya keluar.
3. Kecilkan api, perlahan campurkan santan kental kedalamanya. Aduk perlahan.
4. Masukan ke dalam cangkir dan tambahkan kuning telur ke dalamnya. Aduk hingga semuanya tercampur.

5. Bir Pletok

Bir Pletok ini tidak mengandung alkohol sama sekali ya Sahabat GWI. Karena saat jaman kolonial dulu, warga Betawi sangat penasaran dengan minuman anggur yang sering dikonsumsi oleh Kolonial Belanda saat itu. Tapi karena minuman anggur tidak diperbolehkan oleh agama setempat, maka dengan kreatifnya orang-orang Betawi membuat minuman yang kaya dengan bumbu-bumbu dan rempah sebagai alternatifnya. Bir Pletok juga melambangkan kemewahan, kesuksesan dan kemakmuran layaknya minuman anggur.

Bahan-bahan yang dibutuhkan: (untuk 6 porsi)

250 gram Jahe
3 gram Cengkeh
3 gram Pala
3 gram Merica
3 gram Sereh
3 gram Kapulaga
30 gram Kayu Manis
30 gram Kayu Secang
7 Daun Pandan
6 Daun Jeruk
1 kilogram Gula

Cara membuatnya:

1. Geprek jahe, pala, merica, kapulaga dan sereh bersamaan.
2. Masukkan ke dalam panci dan panaskan dengan api sedang.
3. Tambahkan bumbu lainnya seperti daun pandan, kayu secang dan kayu manis. Masukkan gula dan aduk-aduk.
4. Biarkan mendidih dengan api kecil sekitar 20-25 menit.
5. Sajikan selagi hangat.

6. STMJ (Susu Telor Madu Jahe)

Udah pada tau belum kalau STMJ itu kepanjangan dari susu, telor, madu, jahe? Nah, minuman yang berasal dari daerah Malang, Jawa Timur ini banyak ditemukan di kawasan Pulau Jawa. Sobat Pesona bisa banget bikin minuman yang baik untuk kesehatan ini di rumah lho.

Bahan-bahan yang diperlukan:

300 ml susu cair
5 cm jahe yang digeprek
3 sendok makan madu
1 kuning telur sedang
1/2 sendok teh bubuk merica

Cara membuatnya:

1. Rebus air bersama jahe yang sudah digeprek.
2. Tuangkan air jahe ke dalam gelas.
3. Campurkan dengan kuning telur dan aduk dengan cepat agar tidak menggumpal.
4. Tambahkan merica dan juga madu. Aduk hingga merata.
5. Sajikan saat masih hangat.

7. Wedang Ronde

Walaupun Wedang Ronde ini berasal dari Cina yang terkenal dengan nama tang yuan atau dongzhi, namun setelah diperkenalkan oleh para pedagang Cina, minuman tradisional ini banyak ditemui di daerah Jawa Tengah. Sobat Pesona yang mau minuman hangat kala di rumah aja, bisa membuatnya sendiri lho.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

1. Untuk Topping Ronde

150 gram tepung beras
1 sendok teh garam
125 ml air
1 sendok teh air perasan jeruk nipis
Pewarna makanan hijau dan merah

2. Untuk Isian Topping

100 gram kacang tanah sangrai
75 gram gula pasir
25 gram biji wijen
1/4 sendok teh garam
2 sendok makan air hangat

3. Untuk Kuah Gula, didihkan dan saring

500 ml air
200 gram gula

4. Untuk Kuah Jahe, didihkan dan saring

1 liter air
1 ruas jahe yang dibakar
1 batang Serai, geprek
2 daun pandan

Cara membuatnya:

1. Ronde: Aduk semua bahan sampai tercampur rata. Bagi adonan menjadi dua bagian, tambahkan pewarna, aduk rata.
2. Isian ronde: Campur semua bahan hingga merata dan kalis. Bentuk menjadi bola-bola kecil. Kemudian sisihkan.
3. Ambil 1 sendok makan adonan, ratakan, taruh satu bola isian kecil di tengah, dan bentuk menjadi bola. Lakukan hal yang sama hingga adonan habis.
4. Rebus bola-bola ronde sampai mengapung. Lalu ditiriskan.
5. Rendam ronde dalam cairan gula.
6. Penyajiannya: Tata Ronde dan gula cair ke dalam mangkuk.
7. Tuangkan kuah air jahe ke dalam mangkuk.
Dapat disajikan untuk 16 porsi.

8. Bandrek

Buat Sahabat GWI yang di rumah aja, minuman hangat ini sangat cocok dinikmati saat hujan dan cuaca dingin. Minuman khas Jawa Barat ini terbuat dari campuran gula aren, jahe dan serai. Bahan yang dibutuhkan dan cara membuatnya terbilang mudah kok. Yuk, bikin Bandrek!

Bahan-bahan yang dipersiapkan:

1 liter air mineral
350 gram gula merah
3 tangkai serai, memarkan
80 gram jahe bakar yang dimemarkan
½ sendok teh garam
1 helai daun pandan, cuci bersih
Susu kental manis

Cara Membuatnya:

1. Didihkan air dalam panci.
2. Ikat daun pandan menjadi pita, masukkan ke dalam panci. Tambahkan jahe bakar dan tangkai serai yang dihancurkan. Aduk rata.
3. Tambahkan garam. Aduk rata kembali.
4. Apabila campuran dari bahan-bahan telah terasa enak, matikan apinya.
5. Tambahkan susu kental manis ke dalam Bandrek yang siap dinikmati.

Nah, ternyata nggak sulit untuk membuat minuman tradisional ini, kan? Sahabat GWI bisa mencoba untuk membuatnya saat berada di rumah aja. Selain untuk mengusir kebosanan, membuat minuman tradisional ini juga punya manfaat menjaga kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih sehat dan juga bugar. Yuk, coba bikin minuman hangat kesukaan Sahabat GWI.

Sumber: IndonesiaTravel

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Jangan Asal Sentuh Barang Apapun Saat Liburan Di tengah Pandemi

Fri Jun 11 , 2021
Liburan Dr. R. A. Adaninggar, Sp.PD, akrab disapa Ning, mengatakan bahwa salah satu yang wajib dihindari untuk dilakukan oleh wisatawan saat liburan di tengah pandemi Covid-19 adalah asal menyentuh barang. “Hindari sentuh benda umum. Wisatawan rentan sakit setelah liburan karena berinteraksi dengan permukaan benda umum yang kemungkinan terkontaminasi,” katanya. Pernyatan […]