Desa Wisata Torosiaje Pohuwato Gorontalo

Desa Wisata Torosiaje (https://www.tripzilla.id)

Desa Wisata Torosiaje juga dikenal dengan Kampung Bajo terletak di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.

Etnik Bajo, mereka dikenal dengan julukan gipsi laut, hebat dalam menaklukkan ombak dan berpengalaman dalam mengarungi lautan. mereka pun tidak menetap disatu tempat untuk tinggal, mereka lebih memilih untuk berpindah-pindah. Selain di Pohuwato, suku Bajo bisa ditemui  di Kabupaten Boalemo.

Desa Wisata Torosiaje (https://www.suara.com)

Desa Wisata Torosiaje berada di atas air laut di Teluk Tomini dan berjarak sekitar 600 meter dari daratan. Desa tersebut dihuni oleh 389 keluarga. Sebagian besar berprofesi sebagai nelayan dan sekaligus pembudidaya ikan. Semua rumah di kampung ini terbuat dari kayu dan masing-masing rumah terhubung dengan koridor yang juga terbuat dari kayu. Panjang koridor yang berbentuk huruf “U” itu sekitar 2,2 kilometer.

Juga desa ini memiliki lapangan bulu tangkis. Terdapat juga gedung taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan masjid-masjid. Desa wisata itu juga memiliki dua fasilitas penginapan dengan biaya sewa per kamar sekitar Rp 150 ribu – Rp. 400 ribu per malam (*). Salah satu penginapan yang ada di ujung kampung milik pemerintah dan satu lagi milik warga setempat. Saat penginapan penuh, pengunjung bisa menginap di rumah warga.

Aktivitas

Bisa menyaksikan kehidupan sehari-hari Suku Bajo yang semua kegiatannya dilakukan di atas permukaan air. Kehidupan masyarakat Desa Torosiaje kebanyakan diisi dengan mengurus pembudidayaan dan mengangkat ikan.

Anda juga bisa menikmati matahari pantai sambil melakukan aktivitas selam, melihat terumbu karang atau ikan-ikan dengan mengunjungi beberapa pulau yang tak jauh letaknya dari desa.

Kita bisa menyewa satu perahu dengan harga Rp 350.000 (*) yang siap mengantar pulang pergi. Jika ingin berkeliling selama seharian dengan perahu, kita bisa membayar  Rp 750.000 (*). Apabila beruntung, kita bisa berjumpa dengan orang Bajo yang sedang menangkap ikan menaiki perahu sekaligus menjadi rumahnya.

Sunset di Desa Wisata Torosiaje (https://id.wikipedia.org)

Aksesibiltas

Butuh waktu sekitar tujuh jam dari Kota Gorontalo untuk menuju perkampungan di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato itu. Bila memilih transportasi umum, Anda bisa naik angkutan kota dari Terminal 42, Kota Gorontalo, dan naik angkutan menuju Popayato, yang akan mengantar anda sampai dermaga yang menghubungkan daratan Sulawesi dengan desa terapung Torosiaje.

Pengunjung diwajibkan membayar bea masuk sebesar Rp. 2000 (*) kemudian jika ingin menyeberang dengan menyewa perahu maka ditambah sejumlah Rp. 3000 (*) per orang, sehingga total untuk bisa menyeberang ke desa terapung Torosiaje minimal menyiapkan uang Rp.5000 rupiah.

(*) Harga sewaktu-waktu berubah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Desa Wisata Mbuang-Mbuang Banggai Laut Sulawesi Tengah

Fri Oct 16 , 2020
Desa Wisata Mbuang-Mbuang Desa Wisata Mbuang-Mbuang terletak di Pulau Salue kecil, Desa Mbuang-Mbuang, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah merupakan sebuah wilayah yang termasuk dalam kategori kawasan 3T, yaitu Terpencil, Tertinggal, dan Terluar. Di sana belum ada sinyal ponsel. Jadi kalau mau dapet sinyal harus naik kapal […]