Alasan Tamu Hotel Harus Selalu Memakai Sandal di dalam Kamar

Sandal hotel

Ada banyak alasan kita menginap di hotel, seperti rasa nyaman dan bisa menggunakan berbagai fasilitas.  Untuk sebagian orang, bermalam di hotel merupakan pengalaman yang berkesan dan membawa kenangan.

Tak jarang, banyak tamu membawa beberapa barang yang tersedia di kamar hotel untuk dijadikan kenang-kenangan. Beberapa barang termasuk fasilitas hotel yang biasanya boleh dibawa pulang para tamu adalah sabun, sampo, shower gel dan sandal.

Namun, tak jarang juga justru banyak yang kurang memanfaatkan sandal untuk dipakai di dalam kamar dan hanya mengenakannya saat pergi ke luar kamar hotel. Padahal, sandal merupakan salah satu benda penting yang harus dipakai para tamu saat berada di dalam kamar.

Karpet

Ilustrasi karpet (https://www.blanja.com)

Meskipun terlihat bersih, nyatanya kamar hotel juga menjadi salah satu ruangan yang kotor. Bahkan karpet bisa menjadi bagian paling kotor di dalam ruangan.

Terutama di saat pandemi seperti sekarang ini, kita sebaiknya selalu memakai sandal saat berjalan di dalam kamar hotel. Sandal hotel di tiap kamar biasanya selalu diganti dengan yang baru tiap kali ada tamu yang menginap.

Hal ini dikatakan oleh pakar perhotelan Jacob Tomsky. Seperti dilansir dari The Sun,  Jacob mengungkapkan bahwa karpet adalah benda paling kotor di kamar hotel. Karena itu, pihak hotel memberikan fasilitas sandal gratis, yang dapat digunakan para tamu.

“Karpet adalah bagian kotor dari kamar hotel. Mereka memang dibersihkan setiap hari, tapi hampir tidak pernah dibersihkan menggunakan sampo atau sabun, hanya vacuum cleaner dan selalu ada orang yang menginap di sana,” ucap Tomsky.

Banyak Meninggalkan Kotoran

Penulis buku Heads In Beds: A Reckless Memoir of Hotels, Hustles and So-Called Hospitality, dan pernah bekerja di industri hotel selama 10 tahun ini juga juga menyarankan untuk menghindari bantal-bantal dekoratif yang sering diatur di tempat tidur, karena bantal tersebut juga sama kotornya dengan karpet di dalam kamar.

“Bantal hampir tidak pernah dibersihkan dan sebagian besar ditaruh begitu saja di lantai oleh tamu. Ini yang membuatnya jadi semakin kotor,” ungkap Tomsky.

Ia menambahkan, banyak tamu berperilaku seperti ‘anak-anak’ ketika mereka menginap di hotel. Banyak dari mereka meninggalkan berbagai jenis kotoran, seperti darah, obat-obatan, dan bahkan pembalut wanita. “Banyak orang punya kebiasaan yang menjijikan dan membersihkan semuanya merupakan bagian dari pekerjaan hotel,” sambungnya.

Jadi, biasakan pakai sandal saat di dalam kamar hotel. Jangan pakai sandal selain di dalam kamar, seperti ke restoran, lobi atau ruangan lainnya, apalagi sampai ke luar hotel.

Sumber: liputan6

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Solusi Pengganti Tas Plastik

Sun Sep 20 , 2020
Food Container Aturan kewajiban memakai kantong belanja ramah lingkungan yang artinya pelarangan kantong belanja sekali pakai itu berlaku di toko swalayan, pusat perbelanjaan, dan pasar rakyat mulai 1 Juni 2020. Dalam Pergub itu juga disebut, tiga komponen pelaku Pergub DKI tersebut juga diminta untuk memberikan harga wajar kantong belanja ramah […]