Museum Tekstil Petamburan Jakarta Barat

Museum Tekstil Jakarta (https://myeatandtravelstory.wordpress.com)

Museum Tekstil Jakarta terletak di Jl. Aipda Ks Tubun No.2-4, Tanah Abang, Petamburan, Jakarta Barat 10260, merupakan tempat tersimpannya koleksi dan pelestarian tekstil tradisional di Indonesia, diantaranya yaitu mengadakan pameran tekstil, seminan, workshop, penelitian dan publikasi.

Sejarah

Gedung yang digunakan sebagai museum konon awalnya merupakan gedung rumah pribadi milik seorang warga Negara Prancis yang menurut di bangun pada abad ke-19.

Kemudian setelah melalui masa yang panjang dibelilah gedung tersebut oleh konsul Turki di Jakarta yang bernama Abdul Azis Almussawi Al Katiri yang menetap di Indonesia.

Pada tahun 1942 gedung tersebut dijual kepada Dr. Karel Christian Cruq.

Pada awal tahun 1945 pernah digunakan sebagai markas dari “Perintis Front Pemuda” dan Angkatan Pertahanan Sipil dalam perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru diproklamasikan Indonesia.

Kemudian pada tahun 1947 gedung ini dimiliki dan didiami oleh Lie Sion Pin. Kemudian disewakan kepada Departemen Sosial yang diubah menjadi sebuah lembaga untuk orang tua.

Pada tahun 1952 dibeli oleh Departemen Sosial

Pada tahun 1962 properti diakuisisi oleh Departemen Sosial. Awalnya digunakan sebagai kantor, kemudian berubah menjadi sebuah asrama karyawan pada tahun 1966.

Gagasan untuk mendirikan Museum Tekstil muncul tahun 1975 yang dilatarbelakangi sinyalemen membanjirnya tekstil modern yang dikhawatirkan menggeser tekstil tradisional nusantara. Pemrakarsa gagasan tersebut adalah Kelompok Pecinta Kain Tradisional Indonesia Himpunan Wastraprema (HW), Bapak Ir. Safioen (saat itu selaku Dirjen Tekstil Departemen Perindustrian). tokoh-tokoh yang kemudian dikenal sebagai pendiri HW, diantaranya Lasmidjah Hardi, Gusti Putri Mangkunegoro VII, dan Herawati Diah.

Gubernur DKI Jakarta pada waktu itu dijabat oleh Bapak Ali Sadikin mendukung upaya ini dan menyediakan tempat bagi museum yang akan didirikan yaitu gedung yang berada di Jl. KS Tubun No. 4 Petamburan, Jakarta Barat. Pada tanggal 28 Juni 1976 gedung ini diresmikan sebagai Museum tekstil oleh Ibu Tien Soeharto (Ibu Negara pada saat itu) dengan disaksikan oleh Bapak Ali Sadikin selaku Gubernur DKI Jakarta.

Kata Wastraprema sendiri diambil dari bahasa Sansekerta. Wastra berarti kain, dan prema berarti cinta dan kekaguman. Jadi, wastraprema artinya kecintaan dan kekaguman akan kain.

Koleksi

Koleksi awal yang dihimpun di Museum Tekstil diperoleh dari sumbangan Wastraprema (sekitar 500 koleksi), selanjutnya makin bertambah melalui pembelian oleh Dinas Museum dan Sejarah atau Dinas Museum dan Pemugaran atau Dinas Kebudayaan dan Permuseuman, serta sumbangan dari masyarakat baik secara individu maupun kelompok. Hingga saat ini koleksi Museum Tekstil tercatat sejumlah 1914 buah.

Ruang dan Toko Oleh-Oleh

Denah Museum Tekstil Jakarta

Banyak yang bisa anda lihat pada museum ini, tentunya yang masih berkaitan dengan per tekstilan Indonesia diantaranya yaitu:

Galeri Batik

Galeri batik

Galeri batik ini dirancang untuk menampilkan sejumlah batik kuno dan batik perkembangan (kontemporer) dari masa ke masa. Galeri batik sendiri merupakan cikal bakal Museum Batik Nasional yang dikelola oleh Yayasan Batik Indonesia dan Museum Tekstil Jakarta.

Galeri batik (https://www.hargatiket.net)

Workshop Batik

Pendopo Batik

Di area belakang museum terdapat sebuah bangunan bergaya arsitektur Betawi kuno yang disebut Pendopo Batik. Tempat ini berfungsi sebagai tempat workshop yang telah dilengkapi dengan segala peralatan yang dibutuhkan untuk membuat batik. Pengunjung dapat mencoba mendesain batiknya sendiri, memberikan lapisan lilin, serta melakukan proses pewarnaan dengan didampingi oleh petugas museum.

Sedang belajar membatik

Kebun Pewarna Alam

Taman Pewarna Alam

Di kebun perwarna alam ini ada bisa menambah pengetahuan tentang  tumbuh-tumbuhan atau tanaman penghasil warna yang bisa digunakan sebagai pewarna kain tradisional. Kebun pewarna alam ini menempati lahan terbuka seluasa 2.000 m2.

Perpustakaan

Perpustakaan (https://www.mporatne.com)

Di museum ini terdapat perpustakaan menyediakan buku-buku tekstil sehingga bisa menjadi bahan tambahan untuk ilmu pengetahuan tentang pertekstilan Anda.

Laboratorium

Laboratorium (https://www.hargatiket.net)

Selain berfungsi sebagai laboratorium, di sini juga anda bisa memperbaiki kain tradisional anda karena di laboratorium museum tekstil jakarta, menawarkan jasa perbaikan kain tradisional.

Ruang Pengenalan Wastra

Ruang pengenalan Wastra

Ruang pengenalan Wastra ini posisinya terletak di sebelah perpustakan. Di ruang ini menyajikan koleksi alat tenun dari berbagai daerah dan juga memberikan informasi mengenai bahan baku serta proses pembuatan kain tradisional Indonesia. Selain itu yang cukup menarik yaitu di ruang ini  memberikan kesempatan bagi Anda sebagai pengunjung untuk mencoba mengoperasikan alat tenun.

Toko oleh-oleh

Toko oleh-oleh

Sudah barang tentu toko oleh-oleh adalah salah satu target lokasi yang wajib di masuki, anda bisa membeli berbagaimacam souvenir dan oleh-oleh di toko ini sebagai bukti kalau Anda sudah berkunjung ke Museum Tekstil Jakarta.

Museum Tekstil
Jl. Aipda Ks Tubun No.2-4, Tanah Abang, Petamburan, Jakarta Barat 10260
Telp.: (6221) 560 6613

Jam Operasional Museum Tekstil
Selasa s/d Minggu 09.00 – 15.00

Harga Tiket Museum Tekstil
– Dewasa : Rp 5.000,-
– Mahasiswa : Rp 3.000,-
– Anak-anak : Rp 2.000,-

Follow me!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.