Museum Bahari Penjaringan Jakarta Utara

Museum Bahari Jakarta (http://jakarta.thepackerlodge.com)

Museum Bahari terletak di Jl. Pasar Ikan No.1, RT.11, Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara 14440. Merupakan museum yang menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke yang berlokasi di seberang Pelabuhan Sunda Kelapa.

Dulunya kawasan Sunda Kelapa merupakan kawasan perniagaan yang paling sibuk, ramai dan dijaga ketat oleh tentara Belanda. Kapal-kapal besar hilir mudik mengangkut beragam jenis rempah-rempah untuk di bawa ke kawasan Eropa dan beberapa negara lain di dunia.

Museum Bahari Jakarta (https://www.arsitag.com)

Pada area Museum Bahari, terdapat pula bangunan Menara Syahbandar yang pada zaman dahulu digunakan sebagai Menara pengawas dan pengatur lalu lintas kapal yang ada di Pelabuhan Batavia.

Sejarah

Sebelum difungsikan sebagai museum, kawasan ini merupakan kompleks gudang milik VOC yang dibangun dibagi menjadi dua sisi, yakni gudang sisi barat (Westzijdsche Pakhuizen) dan gudang sisi timur (Oostzijdsche Pakhuizen).

Gudang sisi barat terdiri dari empat bangunan dan tiga di antaranya kini digunakan sebagai museum. Sisi barat adalah area yang pertama kali dibangun bertahap sejak tahun 1652 hingga 1771.

Gudang sisi barat kerap digunakan untuk penyimpanan sejumlah komoditi berharga yang dijual di Nusantara. Seperti rempah, kopi, teh, tembaga, timah hingga tekstil milik VOC.

Bangunan yang berdiri tepat di samping muara Sungai Ciliwung ini punya sejarah panjang sebelum diresmikan sebagai Museum Bahari pada 7 Juli 1977.

Dulunya kompleks ini sempat dipakai sarana penyimpanan logistik tentara Jepang saat masa penjajahan mereka pada 1939. Namun setelah Indonesia merdeka, kawasan ini difungsikan sebagai gudang Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Post Telkom Telegram (PTT).

Denah

Denah lantai 1 Museum Bahari Jakarta (https://www.mitramuseumjakarta.org)

Denah lantai 2 Museum Bahari Jakarta (https://www.mitramuseumjakarta.org)

Koleksi

Beberapa koleksi museum bahari (https://www.mitramuseumjakarta.org)

Koleksi museum bahari sebanyak 850 item yang merupakan saksi bisu kejayaan nenek moyang di laut. Ada koleksi perahu yang berupa miniatur (107 buah) dan 19 perahu asli. Selain itu ada alat-alat navigasi, foto-foto, biota laut, dan lain-lainnya.

Koleksi-koleksi yang disimpan terdiri atas berbagai jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya dan ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Selain itu ada pula berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Juga peralatan yang digunakan oleh pelaut pada masa lalu seperti alat navigasi, jangkar, teropong, model mercusuar dan meriam.

Museum Bahari juga menampilkan koleksi biota laut, data-data jenis dan sebaran ikan di perairan Indonesia dan aneka perlengkapan serta cerita dan lagu tradisional masyarakat nelayan Nusantara. Museum ini juga menampilkan matra TNI AL, koleksi kartografi, maket Pulau Onrust, tokoh-tokoh maritim Nusantara serta perjalanan kapal KPM Batavia – Amsterdam.

Museum Bahari memiliki tiga bangunan yang berbeda dengan dua lantai, yakni Gedung A, Gedung B, dan Gedung C.

Pada lantai satu Gedung A terdapat dua ruangan, yakni ruang awal perkembangan pelayaran nusantara dan ruang temporer yang memiliki tema berbeda setiap bulannya, serta pada lantai dua berisi perpustakaan, ruang diorama bangsa yang ada di Sunda Kelapa, dan ruang diorama penjelajah asing yang singgah di Batavia.

Diaroma di Museum Bahari Jakarta (https://ferdicullen.com)

Gedung B dengan berjalan melewati sebuah ruang lapang terbuka, terdapat ruang auditorium, souvenir shop berbagai miniatur kapal, cafe, dan ruang rapat.

Gedung C terdapat satu ruangan besar berisi perahu-perahu asli yang dibawa langsung dari berbagai nusantara dan di lantai dua terdapat aneka biota laut yang sudah diawetkan dengan diletakkan pada sebuah etalase kaca.

Perahu tradisional Indonesia (https://whatsnewindonesia.com)

Perpustakaan

Di lantai dua museum akan menemukan perpustakaan kecil berisi koleksi buku seputar sejarah maritim Nasional.

Menara Syahbandar

Menara Syah bandar (https://bersapedahan.wordpress.com)

Keluar dari gedung museum, bisa langsung menyeberang Jalan Pasar Ikan untuk mengunjungi Menara Syah bandar. Struktur menjulang tiga lantai ini dibangun pada 1839.

Tempat ini dulunya berfungsi sebagai menara pengawas dan pengatur lalu lintas kapal di Pelabuhan Batavia. Memasuki masa pendudukan Jepang, menara dimanfaatkan sebagai gudang penyimpanan logistik.

Menaiki tangga menuju lantai atas Menara Syah bandar (https://ferdicullen.com)

Bagian dalam menara kini dimanfaatkan sebagai ruang pamer. Di sini bisa melihat sejumlah koleksi peralatan navigasi kuno, seperti teropong, binokular, kompas, dan masih banyak lagi. Naik hingga puncak menara, kalian bakal disambut panorama indah Pelabuhan Sunda Kelapa dari ketinggian.

Museum Bahari
Jl. Pasar Ikan No.1, RT.11, Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara 14440
Telp.: (6221) 6692476 atau (6221) 6693406
Fax: 021-6690518

Jam Operasional
Selasa s/d Minggu: 09.00 – 15.00

Harga Tiket
– Dewasa : Rp 5.000,-
– Mahasiswa : Rp 3.000,-
– Anak-anak : Rp 2.000,-

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Museum Maritim Indonesia Tanjung Priok Jakarta Utara

Sun Aug 2 , 2020
Museum Maritim Indonesia Museum Maritim Indonesia terletak di Gedung IPC (Indonesia of Port Corporation) atau PT. Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II), Jl. Raya Pelabuhan No. 9, Tanjung Priok, Jakarta Utara 14310. Museum ini menyajikan informasi yang cukup lengkap mengenai sejarah maritim Indonesia, dikelola oleh PT Pelabuhan Indonesia II. Museum maritim […]