Gedung BNI 1946 Gondomanan Yogyakarta

Gedung BNI 1946 (http://dwinurhasanah704.blogspot.com)

Gedung BNI 1946 terletak di Jl. Trikora No. 1, Kelurahan Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan, Yogyakarta 55122, dengan luas gedung  ini  1.141,8 m² di atas lahan seluas 1.343,8 m² ini terlihat megah dan kokoh.

Gedung ini memiliki nilai arkeologis sebagai bangunan bergaya arsitektur Indis. Ciri khusus bangunan ini pada bagian dinding dihiasi dengan ornamen pilar semu dan roster yang berfungsi sebagai sirkulasi udara dan pencahayaan sekaligus untuk mempercantik tampilan arsitektural.

Sejarah

Gedung BNI 1946 (https://id.wikipedia.org)

Gedung BNI 1946 dirancang oleh seorang Belanda kelahiran Tulungagung bernama Ir. Frans Johan Louwrens Ghijsels. Pembangunan gedung cantik bersejarah itu dimulai  pada tahun 1921 dan akhirnya selesai dibangun tahun 1922.

Pada zaman Belanda, gedung ini digunakan untuk kantor Asuransi yang diberi nama Kantor Nederlandsch- Indische Levensverzekeringen en Lijfrente Maatschappij (NILLMIJ).  NILLMIJ merupakan perusahaan asuransi jiwa yang didirikan oleh C.F.W. Wiggers van Kerchem pada 31 Desember 1859.  Kerchem adalah seorang  financier pertama di Hindia Belanda. Van Kerchem juga kelak menjadi Presiden Direktur De Javasche Bank periode 1863-1868.

Perusahaan asuransi NILLMIJ melalui kecakapan Van Kerchem mampu meyakinkan Pemerintah Hindia Belanda di Batavia untuk menjadikan NILLMIJ sebagai salah satu tempat menabung para pegawai pemerintahan dan militer Hindia Belanda. Selain itu juga NILLMIJ mengelola sistem pensiun pegawai pemerintah.

Pada pendudukan Jepang, Tentara Dai Nippon menggunakan gedung itu sebagai kantor Radio Jepang dengan nama Hoso Kyoku yang kedepan menjadi cikal bakal Radio Republik Indonesia. Setelah Indonesia merdeka gedung dan stasiun radio itu diteruskan untuk siaran radio Mataramse Vereniging Voor Radio Omroep (MAVRO) oleh Pemerintah RI.   MAVRO ini sebagai perintis Radio Republik Indonesia (RRI) Nusantara II Yogyakarta. Pada 11 September 1945 akhirnya MAVRO resmi menjadi Radio Republik Indonesia (RRI).

Pada saat itu RRI Yogyakarta juga dinamakan radio perjuangan karena turut ambil peranan yang penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.  RRI gencar menyiarkan berbagai berita mengenai perjuangan ke dunia luar, dan juga memberikan semangat dalam perjuangan para pejuang RI di  Magelang, Ambarawa, dan Semarang.

Akhirnya pada 5 Juli 1946 dibentuklah BNI 46 Yogyakarta yang diprakarsai oleh Margono Djojohadikusumo dengan tujuan untuk kelancaran pemerintah di bidang keuangan dan perekonomian masyarakat Yogyakarta dengan didasari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 1946 tentang pembentukan BNI.

Gedung yang semula milik RRI itu dialihfungsikan menjadi gedung BNI 1946. Upacara peresmian dilakukan oleh Wakil Presiden (Wapres) Mohammad Hatta yang diselenggarakan di gedung bersejarah itu. Sejak saat itu operasional BNI 1946 dijalankan dari gedung itu sebagai perintis BNI 1946 yang kemudian berkembang ke seluruh Indonesia.

Sumber: theindonesiaadventure

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Masjid Jami’ At-Taqwa Karawang Timur Karawang Jawa Barat

Fri Aug 7 , 2020
Masjid Jami’ At-Taqwa (https://fcintamasjid.blogspot.com) Masjid Jami’ At-Taqwa terletak di Jl. Suhud Hidayat No. 30, Kampung Gorowong Kaum RT.02/02, Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang 41311, Jawa Barat. Masjid Jami’ At-Taqwa dibangun tahun 1913, tanah wakaf, dengan luas tanah 575 m² dan luas bangunan 324 m² serta daya tampung […]