Benteng Vredeburg Gondomanan Yogyakarta

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg terletak di Jl. Margo Mulyo No.6, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta 55122, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan luas 45.574 m².

Benteng Yogyakarta, semula bernama “Benteng Rustenburg” yang mempunyai arti “Benteng Peristirahatan”, dibangun oleh Belanda pada tahun 1760 di atas tanah Keraton. Berkat izin Sri Sultan Hamengku Buwono I, sekitar tahun 1765 – 1788 bangunan disempurnakan dan selanjutnya diganti namanya menjadi “Benteng Vredeburg” yang mempunyai arti Benteng Perdamaian.

Benteng Vredeburg (https://www.liputan6.com)

Sejarah

Benteng Vredeburg (https://vredeburg.id)

Pada tahun 1760 Belanda membangun Benteng yang masih sangat sederhana berbentuk bujur sangkar. Pada tahun 1767 pada masa kedudukan W.H Ossenberch diusulkan agar benteng diperkuat menjadi bangunan yang lebih permanen. Pembanguan benteng baru selesai pada tahun 1787 dan diberi nama dengan Rustenburg yang berarti Benteng Peristiratahan. Pada masa ini benteng dimanfaatkan oleh Belanda (VOC).

Pada tahun 1811-1816 ketika Indonesia dikuasai Inggris di bawah pimpinan Gubernur Jenderal Rafles, Vredeburg diambil alih oleh Inggris. Namun kekuasaan Inggris hanya sebentar dan Belanda berhasil mengambil alih kembali Vandebrug.

Pada tahun 1867 di Yogyakarta terjadi gempa bumi yang sangat hebat, sehingga menghancurkan beberapa bangunan di Yogyakarta termasuk Benteng Rustenburg. Kemudian Benteng Rusteburg dibangun kembali dan diadakan beberapa pembenahan. Setelah selesai dibangun nama Rustenburg diganti dengan nama Vredeburg yang berarti Benteng Perdamaian.

Tahun 1942 pada saat kedatangan bangsa Jepang dan berhasil menduduki Indonesia, Benteng Vredeburg jatuh ke penguasaan bangsa Jepang.

Benteng Vredeburg (https://vredeburg.id)

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Benteng Vredeburg dikelola oleh pemerintah RI dan difungsikan sebagai asrama dan markas pasukan yang berkode Staf Q di bawah pimpinan Letnan Muda I Radio. Tahun 1946, Benteng Vredeburg menjadi Rumah Sakit Tentara yang menangani korban pertempuran dan tentara beserta keluarganya.

Tahun 1949, Belanda melancarkan agresi Militer II dan merebut beberapa bangunan penting termasuk Benteng Vredeburg. Setelah peristiwa penarikan mundur tentara Belanda dari Yogyakarta yang dikenal dengan Jogja Kembali 29 Juni 1949, Benteng Vredeburg dikuasai kembali oleh pemerintah Indonesia. Tahun 1949 dimanfaatkan sebagai sekolah Militer Akademi angkatan ke III.

Setelah tahun 1977 pihak Hankam mengembalikan kepada pemerintah. Oleh pemerintah melalui Mendikbud yang saat itu dijabat Bapak Daoed Yoesoep atas persetujuan Sri Sultan Hamengku Buwono IX selaku pemilik, ditetapkan sebagai pusat informasi dan pengembangan budaya nusantara pada tanggal 9 Agustus 1980.

Pada tanggal 16 April 1985 dipugar menjadi Museum Perjuangan dan dibuka untuk umum pada tahun 1987. Kemudian pada tanggal 23 November 1992 resmi menjadi “Museum Khusus Perjuangan Nasional” dengan nama “Museum Benteng Yogyakarta”.

Pintu sebelah timur atau belakang Benteng Vredeburg (https://kurio.id)

Denah

Bangunan Benteng Vredeburg bergaya arsitektur Indische, dibangun menggunakan bata dan kayu. Pada masing-masing sudut timur laut, tenggara, barat daya, dan barat laut terdapat bastion. Benteng ini dahulu dikelilingi oleh parit, jembatan, tembok, pintu gerbang. Di dalam struktur benteng, terdapat ruang-ruang antara lain untuk penjara, gudang mesiu, dan ruang penyimpanan barang perlengkapan. Selain itu, di halaman tengah benteng juga terdapat lebih kurang 14 bangunan yang didirikan dari masa yang berbeda.

Denah Benteng Vredeburg (https://jejakkolonial.blogspot.com)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Istana Negara Gedung Agung Gondomanan Yogyakarta

Tue Aug 4 , 2020
Istana Negara Gedung Agung (https://jogja.idntimes.com) Istana Negara Gedung Agung terletak di Jl. Margo Mulyo, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta 55122, menempati lahan seluas 43,585 m². Istana Yogyakarta atau Gedung Agung, sama halnya dengan istana Kepresidenan lainnya yaitu sebagai kantor dan kediaman resmi Presiden Republik Indonesia. Selain itu juga sebagai […]