Batik Pamekasan Jawa Timur

1

Batik Pamekasan (http://tresnaart.com)

Kabupaten Pamekasan merupakan satu dari empat kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, yang sebagian warganya memang bergantung pada penghasilan usaha batik tulis. Jumlah perajin batik tulis di kabupaten itu tersebar di 38 sentra batik, dengan 933 unit usaha, dan 6.526 orang yang menggantungkan nasibnya pada usaha kreatif ini.

Masing-masing daerah menghasilkan batik dengan karakter yang berbeda-beda sesuai dengan geografi budayanya. Keunikan dan keragaman motif batik Pamekasan.

Batik Pamekasan

Beragam motif Batik Pamekasan (https://www.ranselmungil.com)

Batik Pamekasan mempunyai posisi unik dalam jejak batik di Madura. Motif dan corak yang disajikan mempunyai kekhasan dan keunikan tersendiri. Motifnya bebas, ekspresif dan tidak dibatasi oleh patokan yang mengikat, sehingga batik Pamekasan berbeda dengan batik-batik pada umumnya.

Warna

Batik Pamekasan dikenal sebagai batik yang memiliki warna-warna berani seperti oranye, hijau menyala, ungu, kuning dan warna pop lainnya. Ini sangat berbeda dengan pakem batik Yogya atau Solo yang umumnya menggunakan warna cokelat atau biru.

Batik Hokosan

Batik Hokosan

Hokokai adalah gaya Batik yang muncul di era penjajahan Jepang, gaya yang unik dengan warna dan style berbeda dengan yang ada saat itu.

Hokokai yang diadopsi sekelompok masyarakat Pamekasan menjadi Hokosan (Hokokai Pamekasan) itu merupakan teknik pengerjaan yang sangat halus serta pewarnaan yang bervariasi.

Munculnya motif baru ini memberikan karakter sebagai kemunculan era baru yang patut diperhitungkan. Hokosan adalah sebuah pengembangan style Hokokai merupakan gaya batik yang muncul di era penjajahan Jepang, gaya yang unik dengan warna dan style berbeda dengan yang ada saat itu, mendapat sentuhan kedaerahan Madura, secara khusus di Pamekasan.

Kehalusan proses Cantingan serta teknik pewarnaan yang khas menjadikan Hokosan memiliki karakter sebagai Batik berkualitas tinggi. Teknik pewarnaan Tsunami merupakan satu karakter yang kemudian dimunculkan para perajin Batik di Pamekasan.

Sejarah

Batik Hokosan (https://www.bukalapak.com)

Awalnya Hokosan dibidani dan dikembangkan Rusydi, seorang keturunan ahli warna atau pewarnaan asal Pamekasan. Saat ini style Hokosan menyebar hampir ke seluruh Pamekasan, bahkan Batik Hokosan sudah menjadi rujukan Batik kualitas tinggi Jawa Timur.

Perjuangan panjang dari awal 2010 hingga hari ini, tetapi hasil yang didapat tidak mengecewakan. Di antaranya dengan harga jual Batik Hokosan sendiri mulai di bawah Rp500 ribu sampai tembus harga Rp30 juta rupiah.

Warna

Kaya warna, banyak variasinya dengan teknik pewarnaan Tsunami merupakan satu karakter yang kemudian dimunculkan para perajin Batik di Pamekasan.

Motif

Motif-motif klasik itu terlihat pada motif Per Keper (kupu-kupu) dan Tong Centong (alat tempat mengambil nasi), Melate Seto’or (serangkaian melati), Sabet Rantai, Kar Jagad, Ngai Sungai, dan lain sebagainya.

Pengrajin

Kabupaten Pamekasan adalah salah satu sentra batik terbesar di Jawa Timur, karena hampir setiap kecamatannya terdapat sentra perajin batik, seperti di Candi Burung, Toket, Nong Tangis, Podhek, Klampar, Banyumas, Kowel, Bedung, Toroan, Parteker, Pandemawu, dan sederet daerah lainnya.

Pasar Tujuh Belas Agustus Pamekasan
Jl. Pintu Gerbang, Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan 69317, Jawa Timur

One thought on “Batik Pamekasan Jawa Timur

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Hutan Mangrove di Pesisir Timur Aceh

Thu Aug 13 , 2020
Mangrove yang tidak hanya mencegah abrasi tetapi juga benteng dari terjangan tsunami Pantai timur Aceh merupakan daerah yang memiliki hutan mangrove terluas, yang tersebar mulai dari Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa dan Kota Lhokseumawe itu, tak hanya tempat nelayan mencari ikan, kepiting, […]

You May Like