Tarian Tradisional Cianjur Jawa Barat

Tari Kawit

Sebagian besar wilayah Cianjur adalah pegunungan, kecuali di sebagian pantai selatan berupa dataran rendah yang sempit. Lahan-lahan pertanian tanaman pangan dan hortikultura, peternakan, perikanan, perkebunan dan kehutanan merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat.

Cianjur memiliki filosofi yakni NGAOS, tradisi mengaji yang mewarnai suasana dan nuansa Cianjur dengan masyarakat yang dilekati dengan keberagamaan. MAMAOS, seni budaya yang menggambarkan kehalusan budi dan rasa menjadi perekat persaudaraan dan kekeluargaan dalam tata pergaulan hidup dan MAEN PO, seni bela diri pencak silat yang menggambarkan keterampilan dan ketangguhan yang mengingatkan pada kita semua tentang 3 (tiga) aspek keparipurnaan hidup.

Tari Pelung Manggung

Tari Pelung Manggung (http://www.percekaartcentre.org)

Tari Pelung Manggung merupakan sajian pertunjukan yang dapat ditampilkan di luar ruangan, baik berupa pawai (rombongan bergerak) maupun tari pertunjukan di sebuah lokasi khusus. Gerakan, kostum, dan pola-pola lantai diadaptasi dari ayam Pelung, yang merupakan satwa endemik asal Cianjur. Tarian ini diciptakan oleh Tatang Setiadi, ketua Yayasan Perceka Art Centre, Cianjur.

Tari Nyalawena

Tari Nyalawena (http://www.percekaartcentre.org)

Merupakan salah satu jenis kesenian tradisional yang terdapat diwilayah cianjur yang berakar dari tradisi nyalawena. Yang merupakan jenis tari yang menggambarkan kegembiraan warga sindang barang dalam menyambut panen ikan impung (ikan teri). Tari nyalawena berfungsi sebagai sarana upacara atau ritual. Saat ini tari nyalewa mengalami perkembangan fungsi dan gerakan.

Tari Kawit

Tari Kawit (https://www.youtube.com)

Merupakan tari “ngawitan” atau tari dasar dalam tari Sunda. Selain itu tari Kawit memiliki kosagerak yang mudah dipahami oleh calon penari, iramanya lambat, dan struktur geraknya merupakan gerak pengulangan bertingkat.

Tari Lokatmala 

Tari Lokatmala (https://www.laraspostonline.com)

Lokatmala adalah bahasa Sunda yang memiliki arti bunga Edelweis atau yang dikenal dengan bunga keabadian. tarian Lokatmala merupakan gambaran agar bunga Edelweis harus tetap dijaga dan dilestarikan agar keberadaan bunga tersebut tetap dapat hidup dan bertahan.

Tari Lokatmala merupakan tarian kreasi baru digagas oleh Sanggar Tari Anggraeni dibawah asuhan Fitri Nurfaida S.sn M.pd.

Tari Kelangan

Tari Kelangan itu menggambarkan manusia yang kehilangan  jati diri, tetapi kemudian sadar setelah tahu nilai-nilai luhur bangsa dan agama dipahami.

Tari Kembang Ligar

Kembang ligar artinya manusia ibarat  bunga, kuncup mekar dan layu. Ketika mekar harus saling mengharumi sesama, jangan congkak, karena akhirnya akan layu tidak abadi.

Follow me!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.