Sanggul Nyimas Gamparan Banten

1

Sanggul Nyimas Gamparan

Sanggul Nyimas Gamparan pada mulanya terlihat pada gambar diatas yang disimpan di Gedung Arkeolegi Banten pada abad 17-18 yaitu pada zaman kecemerlangan Sultan Ageng Tirtayasa. Sanggul-sanggul yang dipakai oleh wanita zaman itu tampak memiliki sedikit perbedaan dengan sanggul dari daerah Cilegon, Serang, Tangerang dan Pandeglang. Namun dengan banyaknya pendatang yang mengadu nasib ke daerah Banten untuk berdagang rempah-rempah seperti dari Aceh, Pasundan, Jawa Tengah, Cina, Portugis, Arab dan sebagainya, bentuk sanggul yang dipakai oleh wanita dewasa pada zaman itu pun terpengaruh. Pengaruh terbesar berasal dari sanggul Pasundan (Kadal Menek), sejak itu baik para bangsawan kesultanan dan masyarakat biasa sudah memakainya.

Sesuai dengan perkembangan zaman, masyarakat Banten dewasa ini sudah memasang bermacam-macam sanggul lengkap dengan ornamen/perhiasan. Beberapa perhiasan yang digunakan adalah:, 1 buah Sungki (tusuk konde berbentuk paku, dengan bagian kaki hanya satu) terbuat dari tanduk atau tulang kerbau. Sungki berbentuk daun dengan 6 lengkungan berwarna kuning keemasan berkaki satu. Sanggul nyimas gamparan dilengkapi dengan Sigang (Jabing yang berbentuk menyerupai kuping. Sentog (Cemara) dengan panjang ± 80 cm, dan rambang (Harnet) 1 buah.

Masing-masing ornamen menurut adat memiliki nilai-nilai budaya, antara lain: 1). Sentog atau rambut panjang berarti pemakainya terus mengharap rizki dan ridho Allah tanpa putus. 2) Sigang meiliki arti dapat memperindah bentuk wajah, 3) Sungki berarti seorang wanita harus bangkit, bahu-membahu dalam bekerja dan harus bisa mandiri. Bentuk Daun pada sungki berarti lambang kesuburan/pelestarian hutan, 4) Warna Emas pada sungki melambang kejayaan Banten, yang memang mempunyai tambang emas di Cikotok, sedangkan Rambang memiliki arti menghemat rizki.

One thought on “Sanggul Nyimas Gamparan Banten

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Sanggul Care Betawi Jakarta

Thu Jun 11 , 2020
Sanggul Buatun untuk pengantin wanita Betawi (https://yukohandayani.blogspot.com) Tatanan rambut bagi kaum wanita khas Betawi. Dalam masyarakat Betawi dikenal beberapa jenis sanggul, yaitu: 1. Sanggul buatun Sanggul Buatun untuk pengantin wanita Betawi (https://yukohandayani.blogspot.com) Umumnya dipakai oleh penganten dengan pakaian besar pada waktu resepsi pernikahan. Dalam pemakaian sanggul ini dilengkapi dengan sanggul […]