Kawasan Kars Indonesia

Peta Kawasan Sebaran Kars di Indonesia (https://rbi.or.id)

Kars adalah sebuah bentuk permukaan bumi yang pada umumnya dicirikan dengan adanya depresi tertutup (closed depression), drainase permukaan, dan gua. Daerah ini dibentuk terutama oleh pelarutan batuan, kebanyakan batu gamping.

Etimologi

Istilah kars (diadaptasi dari bahasa Belanda, karst) yang dikenal di Indonesia diadopsi dari bahasa Yugoslavia/Slovenia, lewat istilah geologi internasional yang dipakai dalam bahasa Belanda. Istilah aslinya adalah krst/krast yang merupakan nama suatu kawasan di perbatasan antara Yugoslavia dengan Italia timur laut, dekat wilayah pariwisata Trieste.

Peta Kawasan Sebaran Kars di Indonesia (https://www.liputan6.com)

Baca juga : Taman Nasional GeoPark Indonesia

Proses pembentukan

Daerah kars terbentuk oleh pelarutan batuan terjadi di litologi lain, terutama batuan karbonat lain misalnya dolomit, dalam evaporit seperti halnya gips dan halite, dalam silika seperti halnya batupasir dan kuarsa, dan di basalt dan granit di mana ada bagian yang kondisinya cenderung terbentuk gua (favourable). Daerah ini disebut kars asli.

Daerah kars dapat juga terbentuk oleh proses cuaca, kegiatan hidraulik, pergerakan tektonik, air dari pencairan salju dan pengosongan batu cair (lava). Karena proses dominan dari kasus tersebut adalah bukan pelarutan, kita dapat memilih untuk penyebutan bentuk lahan yang cocok adalah pseudokarst (kars palsu).

Ekosistem

Ekosistem kars memiliki keunikan, baik secara fisik, maupun dalam aspek keanekaragaman hayati.

Karakteristik

Karakteristik Kars Indonesia (https://www.gurugeografi.id)

Ciri-ciri daerah kars antara lain:

  • Daerahnya berupa cekungan-cekungan.
  • Terdapat bukit-bukit kecil.
  • Sungai-sungai yang tampak di permukaan hilang dan terputus ke dalam tanah.
  • Adanya sungai-sungai di bawah permukaan tanah
  • Adanya endapan sedimen lempung berwarna merah hasil dari pelapukan batu gamping.
  • Permukaan yang terbuka tampak kasar, berlubang-lubang dan runcing.

Penyedia air

Sistem Hidrologi Kars (https://www.mongabay.co.id)

Di kawasan kars banyak dijumpai gua dan sungai bawah tanah yang juga menjadi pemasok ketersediaan air tanah yang sangat dibutuhkan oleh kawasan yang berada di bawahnya. Termasuk di dalamnya ketersediaan air tawar (dan bersih) bagi kehidupan manusia, baik untuk keperluan harian maupun untuk pertanian dan perkebunan.

Daerah kars di Indonesia

Pegunungan kars di daerah Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (https://kumparan.com)

Kawasan kars di Indonesia mencakup luas sekitar 15,4 juta hektare dan tersebar hampir di seluruh Indonesia. Perkiraan umur dimulai sejak 470 juta tahun lalu sampai yang terbaru sekitar 700.000 tahun. Keberadaan kawasan ini menunjukkan bahwa pulau-pulau Indonesia banyak yang pernah menjadi dasar laut, namun kemudian terangkat dan mengalami pengerasan. Wilayah kars biasanya berbukit-bukit dengan banyak gua.

Berikut adalah wilayah kars di Indonesia:

Sumatera

  1. Naga Umbang Lhok Nga dan Gunung Leuser (Aceh)
  2. Perbukitan Bohorok (Sumatera Utara)
  3. Payakumbuh (Sumatera Barat)
  4. Sengayau (Merangin, Jambi)
  5. Bukit Barisan, mencakup Baturaja (Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan)

Jawa

  1. Sawarna, Lebak, Banten
  2. Cibinong-Ciampea-Cigudeg, Bogor, Jawa Barat
  3. Sukabumi Selatan. Jawa Barat
  4. Karst Citatah-Rajamandala, Bandung Barat, Jawa Barat
  5. Pangandaran-Green Canyon, Ciamis, Jawa Barat
  6. Kawasan Karst Gombong Selatan, Kebumen, Jawa Tengah
  1. Pegunungan Kapur Utara, mencakup daerah Kudus, Pati, Grobogan, Blora dan Rembang Jawa Tengah)
  2. Pegunungan Kendeng (Grobogan, Jawa Tengah – Jombang, Jawa Timur)
  3. Pegunungan Sewu, yang membentang dari Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta di barat hingga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur di timur
  1. Sampang, Madura, Jawa Timur
  2. Sistem perbukitan Blambangan, Jawa Timur

Nusa Tenggara Timur (NTT)

  1. Perbukitan di bagian barat Pulau Flores, tempat lokasi banyak gua, salah satu di antaranya adalah Liang Bua (NTT)
  2. Perbukitan karst Sumba (NTT)
  3. Pegunungan karst Timor Barat (NTT)

Kalimantan

  1. Pegunungan Schwaner (Kalimantan Barat)
  2. Kawasan Pegunungan Sangkulirang – Tanjung Mangkaliat seluas 293.747,84 hektare, memiliki gua-gua dengan lukisan dinding manusia purba (Kalimantan Timur)
  3. Kawasan Karts di Kabupaten Kutai Timur mulai dari Marangkayu, Bengalon, Sangkulirang dan Maloy, Tenggarong (Kalimantan Timur)
  4. Pegunungan Muller (Kalimantan Tengah)
  5. Pegunungan Meratus, Kawasan Batu Hapu, Tapin (Kalimantan Selatan)

Sulawesi

  1. Perbukitan Maros Pangkajene, terletak di Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, seluas 4.500 hektare dan beberapa di antara gua-gua yang ada memiliki lukisan purba
  2. Kawasan karst Wowolesea, memiliki sistem air asin hangat (Sulawesi Tenggara)
  3. Pulau Muna, Sulawesi Tenggara
  4. Kepulauan Tukangbesi, Sulawesi Tenggara

Maluku dan Maluku Utara

1. Pulau Seram (Maluku)

2. Pulau Halmahera (Maluku Utara)

Papua dan Papua Barat

  1. Pulau-pulau Biak dan Pegunungan Tengah serta Pegunungan Lorentz (Papua)
  2. Kawasan kars Fakfak (Papua Barat)
  3. Pegunungan Lengguru (Kaimana, Papua Barat)

Bekas pemukiman manusia purba

Sisa-sisa permukiman manusia purba ditemukan di Leang Cadang, Leang Lea, dan goa-goa lainnya di Maros, Goa Sampung dan Goa Lawa di Ponorogo, Goa Marjan dan Goa Song di Jember, Song Gentong (Tulungagung), Song Brubuh, Song Terus, dan Goa Tabuhan di Pacitan. Lukisan atau cap dinding ditemukan di kawasan Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Tenggara, Kepulauan Kai, Seram, Timor, serta Papua. Ini menunjukkan indikasi migrasi manusia ke arah timur. Selain itu ditemukan pula berbagai sisa berbagai jenis vertebrata berusia 1,7 juta tahun hingga 700.000 tahun.

Karena nilai ekologi, ekonomi, dan kesejarahannya, kawasan Pegunungan Sewu, Pegunungan Maros, dan Pegunungan Lorentz telah diusulkan ke UNESCO untuk menjadi Kawasan Warisan Dunia.

Sumber: wikipedia | alamendah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Mengenal Jenis dan Bentuk Gua

Thu Jun 4 , 2020
Gua Gong Pacitan Indonesia merupakan sebuah negara besar dengan berbagai macam bentukan alam yang mempesona. Terdiri dari banyak pulau, lautan yang luas, pegunungan yang hijau, serta flora dan fauna yang begitu beragam. Salah satu bentukan alam yang menarik untuk dijelajahi adalah gua. Gua adalah sebuah lubang berukuran besar dan dalam […]