Kain Tapis Kapal Lampung Timur Lampung

Kain Tapis Kapal Lampung Timur

Kain Tapis Kapal Lampung Timur dikenal sebagai kekayaan dalam kebudayaan masyarakat Lampung saibatin (pesisir). Dengan keaneka-ragaman bentuk, motif, dan warna yang dimiliki, “motif kapal‟ selalu hadir dan mendominasi sebagai motif utamanya.

Kain Tapis kapal menghubungkan kekerabatan antar kelompok masyarakat pesisir Lampung. Motif kapal diibaratkan sebagai perjalanan hidup manusia, semenjak lahir didunia kemudian memasuki masa inisiasi ke tingkat kedewasaan, perkawinan dan kematian adalah suatu gerak alami yang dialami setiap manusia (Kartiwa, 1992:73-86).

Motif

Kain Tapis Kapal (https://medium.com)

Bentuk motif pada kain kapal keseluruhannya bergaya garis-garis kaku, menyiku dan membentuk susunan yang bersudut.

Kain Tapis kapal memiliki motif yang sangat khas, biasanya terdiri dari tiga bagian, yang pertama adalah motif border atau batas. Motif border biasanya terdiri dari satu, dua sampai tiga lapis dengan motif yang berbeda antar lapisan. Kemudian yang kedua adalah motif utama, motif utama ini biasanya terdiri dari kapal (jung), rumah, manusia dan berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Motif ini mengisi bagian utama dari kain kapal. Dan yang ketiga adalah motif filler atau pengisi, motif jenis ini biasanya mengisi daerah-daerah kosong pada bagian antar motif utama. Motif jenis ini juga bisanya berbentuk segitiga, kotak dan helaian pakis motif lain-lain.

Warna

Warna yang digunakan cenderung warna-warna gelap sebagai latar yang menunjang dalam mempertegas atau menonjolkan motif utamanya. Adapun warna-warna yang digunakan adalah: warna merah hati, coklat, putih, kuning, hijau, dan biru tua.

Macam Kain Kapal

Kain Kapal dibagi menjadi tiga macam sesuai dengan panjangnya kain tersebut:

1. Nampan (Tampan), panjangnya biasanya kurang dari satu meter, biasa digunakan sebagai penutup atau pelapis nampan untuk seserahan pada acara lamaran maupun pernikahan di Lampung. Kain kapal jenis ini biasanya tidak digunakan oleh bangsawan.

Kain Nampan atau Tampan abad 18 (https://id.wikipedia.org)

2. Tatibin, biasanya panjangnya satu meteran dan digunakan sebagai hiasan dinding dan kadang-kadang juga digunakan sebagai penutup seserahan.

Tatibin (http://lampungasik.blogspot.com)

3. Pelepai, ini adalah kain kapal yang paling panjang, panjangnya biasanya sampai tiga meter. Kain ini diguanakan sebagai hiasan dinding, namun biasanya kain kapal jenis ini hanya dimiliki orangorang yang memiliki pengaruh besar di adat.

Sumber: Ebook, Kajian Bentuk Estetis Kain Tenun Kapal dalam Masyarakat Saibatin Lampung Timur menurut DeWitt H. Parker, Oleh Deddy Irawan, Prodi Pendidikan Seni, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Follow me!

One thought on “Kain Tapis Kapal Lampung Timur Lampung

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.