Camilan Khas Kulon Progo DI Yogyakarta

Geblek dan Benguk Santen, ehm enak seekaali…

Berkunjung ke Yogyakarta selain menemukan camilan khas seperti Bakpia, ada beberapa camilan khas Jogja selain Bakpia kalian juga perlu tahu ya. Jika menyambangi ke daerah Bantul, ada camilan khas Bantul, jika ke Sleman juga ada camilan khas Sleman, begitu pula dengan Kulon Progo dan Gunungkidul. Masing-masing daerah di DI Yogyakarta ini mempunyai makanan khas lain yang bisa kamu cicipi sembari berkunjung.

Geblek

Geblek dengan kacang tanah goreng (https://www.kompasiana.com)

Merupakan camilan khas dari Kulon Progo. Makanan ini menjadi semacam identitas yang menjadi pembeda antara Kulon Progo dan daerah lain. Geblek berasal dari ketela pohon. Dengan proses tertentu, geblek menjadi semacam makanan yang unik karena dipadu berbentuk lingkaran kecil dan dirantai menjadi tiga hingga empat buah. Kini Geblek disaji dengan menu tempe benguk dan tempe kara.

Cethot

Jajanan tradisional ini sebenarnya bukan khas Kulon Progo namun lebih jajanan pasar tradisional yang bisa di jumpai di Jawa maupun di Kulon Progo. Cethot biasanya dijumpai bebarengan dengan makanna khas lain seperti Growol.

Cenil

Merupakan jajanan tradisional beriikutnya yang jug dapat dijumpai di pasar tradisional. Jajanan ini berwarna bulat dan kecil dengan bentuknya warna warni dan kenyal saat dikunyah.

Growol

Merupakan camilan khas dengan adonannya dari singkong namun tidak begitu terkenal seperti makanan khas lainnya. Aroma khas Growol ini cukup menyengat berbau ketela busuk sehingga bagi yang belum mencicipinya akan merasa jijik sebelum mencoba. Namun jangan salah, Growol ini makanan lezat yang jika dicampur dengan parutan kelapa akan Nampak gurih. Makanan khas ini tidak hanya dijumpai di Kulon Progo saja namun juga di pasar tradisonal lain di pedesaan khususnya.

Tempe Benguk

Tempe Benguk (https://www.makanabis.com)

Merupakan Camilan olahan berbahan dasar kacang benguk atau sejenis kacang koro yang berbentuk lonjong. Kacang benguk banyak tumbuh di sekitar Wates. Biji kacangnya agak tebal dan besar, terasa kres-kres saat digigit. Lebih sedikit wengur.

Cara mengolah tempe benguk, kacang benguk harus di rendam terlebih dahulu selama dua hari untuk menghilangkan kandungan HCl yang ada dalam biji kacang, setelah dikeringkan baru difermentasi dengan ragi tempe.

Benguk Santen

Tempe Benguk adalah makanan khas yang biasanya berukuran besar, namun di Kulon Progo ini makanan dengan nama Benguk Santen berukuran kecil dengan paduannya santen kental. Makanan tradisional ini menjadi favorit di Kulon Progo. Para penjualnya biasanya perempuan lansia di pinggir jalan bersama dengan Geblek dan tempee Kara saat menjelang maghrib.

Enting-enting Jahe

Adalah enting-enting Jahe yang telah tersohor di kawasan Kulon Progo. Camilan yang bercampur dengan gula, kelapa, kacang, wijen, dan juga panili ini menjadi oleh-oleh khas Kulon Progo yang membuat perpaduan pedasnya jaeh juga manis dengan gurih rsa wijen.

Jenang madu sirat

Jenang madu sirat Bu Hadi (https://shopee.co.id)

Camilan manis berbahan baku gula jawa, parutan kelapa, dan tepung ketan ini memiliki tekstur yang lebih kering dan tidak lengket seperti jenang lainnya. Parutan kelapanya memberikan efek gurih yang membuat rasa jenang ini makin khas.

Jenang madu sirat termasuk kuliner khas Kulonprogo yang produsennya sudah semakin jarang. Beberapa toko oleh-oleh di Kulonprogo memang ada yang menyediakan jenang madu sirat. Namun, tidak ada salahnya berkunjung ke toko sekaligus rumah produksi milik Hadiwiyono di sebelah timur Pasar Wates. Nenek berusia 69 tahun itu masih setia melestarikan jenang madu sirat dan meneruskan usaha itu kepada anaknya.

Slondok

Slondok Kulon Progo (https://food.detik.com)

Merupakan camilan berbahan singkong, Slondok mudah dikenali karena bentuknya melingkar. Panganan sejenis keripik ini bertekstur renyah dengan cita rasa gurih.

Untuk membuat slondok, singkong yang sudah dikupas dan dibersihkan perlu dikukus bersama garam, ketumbar hingga bawang sampai matang. Selanjutnya singkong ditumbuk rata dan hingga jadi gethuk.

Gethuk lalu digiling dengan mesin hingga berbentuk oleran. Selanjutnya oleran dibentuk melingkar dan adonan slondok dijemur seharian. Jika sudah kering barulah slondok digoreng. Selain original, kini ada variasi slondok rasa bawang atau pedas.

Peyek Undur-undur

Ada lagi makanan khas Kulon Progo yang menjadi ciri khas termasuak ke dalam makanan ringan, namanya Peyek Undur-Undur. Biasanya Peyek Undur-Undur ini ditemukan di jajaran pantai Glagah. Rasa peyeknya gurih dan renyah. Bahan utamanya tentu undur-undur pantai yang digoreng dengan tepung beras dengan campuran tepung Kanji. Untuk bumbunya biasanya dicampur dengan kuah santan, bawang putih, ketumbar, garam, kencur, dan juga daun jeruk. Kriuk deh ini peyek!

Keripik Red Devil (Krispi Ikan Red Devil)

Krispi Red Devil produk CV. Minarasa Sejahtera, Yogyakarta (https://www.boombastis.com)

Merupakan camilan berbahan dasar ikan Setan Merah atau Red Devil (Cichlasoma labiatum), dengan daging sedikit, tekstur tulang dan sirip yang keras, nikmat dan kaya protein.  Ikan Red Devil berasal perairan Amerika Tengah ini berkembang lantas menguasai habitat Waduk Sermo, Hargo Wilis, Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ikan Red Devil salah satu dari ratusan jenis ikan yang dilarang masuk dan beredar di negeri ini.

Ikan Setan Merah atau Ikan Red Devil atau Cichlasoma labiatum (https://news.kkp.go.id)

CV. Minarasa Sejahtera, Yogyakarta
Telp +622742145652
Sms/WA; 085643697807/ 08567722585

Dawet Sambel

Varian Dawet Sambel bumbu kacang (https://travelingyuk.com)

Dawet merupakan minuman berisi cendol, santan, serta air gula kelapa, kemudian ditaburi sambal atau sambal bumbu kacang, bawang goreng, dan kecambah. Sensasi rasanya gurih, manis, pedas yang unik. Mirip banget dengan tahu campur khas Magelang.

Dawet Sambel ini bisa Anda temukan di daerah Jatimulyo, sekitar Objek Wisata Taman Sungai Mudal atau di pasar-pasar tradisional di Kulon Progo.

Teh Sangit (Teh Sanggrai)

Teh Sangit dengan aroma asap yang menyertainya (https://m.solopos.com)

Teh sangit (Teh Sanggrai) terasa jauh lebih pahit daripada teh biasanya. Selain itu, teh ini juga khas dengan aroma asap yang menyertainya. Karena rasa pahit dan aroma sangit yang mendominasi ini membuat rasa sepat khas teh ini sulit ditemukan. Teh ini disajikan dengan cara diseduh dengan air panas hingga kental. Masyarakat sekitar memilih gula aren sebagai teman minum teh dan untuk meredakan rasa pahitnya, dengan mengigit gula aren tersebut.

Teh ini merupakan hasil kreasi penduduk sekitar perkebunan teh Nglinggo yang mencoba mengolah komoditi dengan cara yang sederhana, tetapi menghasilkan cita rasa yang istimewa.

Kopi Menoreh

Kedai Kopi Menoreh Pak Rahmat (https://visitingjogja.com)

Kulon Progo tidak hanya menghasilkan teh. Daerah perbukitan yang pernah menjadi tempat singgah Pangeran Diponegoro ini juga menjadi penghasil kopi. Namanya, kopi menoreh.

Tiga cewek Bule sedang menikmati Kopi Menoreh beserta camilan khas Kulon Progo (https://www.piknikdong.com)

Kopi menoreh memiliki dua varian, yaitu Arabika dan Robusta. Kopi menoreh bisa Anda nikmati di kedai-kedai kopi yang berada di perbukitan menoreh. Salah satunya adalah Kedai Kopi Pak Rahmat. Kedai ini buka  24 jam.

Gula Semut

Gula Semut adalah gula yang menjadi pembeda dari Gula Pasir dan Gula Merah pada umumnya. Gua Semut ini memiliki hamparan seperti semut. Warnanya merah sama seperti Gula Jawa dan sama-sama terbuat dari Nira Pohon Kelapa. Hanya saja ukurannya berebntuk butiran kecil sepperti semut.

Salah satu kawasan pembuat Gula Semut ini ada di Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Gula ini secara tradisional masih layak dijadikan sebagai oleh-oleh Kulon Progo. Terlebih untuk mendapatkannya bisa langsung di dapat dari desa-desa tempat produksi.

Sumber:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Camilan Khas Sleman DI Yogyakarta

Wed May 20 , 2020
Keripik Belut Kekayaan kuliner di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang beragam menjadi potensi pariwisata di wilayah setempat, merupakan hasil kreatifitas masyarakat Sleman selama bertahun-tahun memanfaatkan potensi yang ada di sekelilingnya. Panda rumput laut Panda rumput laut Merupakan camilan ringat berbahan dasar rumput laut jenis porpyra tersebut merupakaan rumput laut […]