Camilan Khas Kabupaten Bantul DI Yogyakarta

Rempeyek Tumpuk

Wisata kuliner menjadi salah satu keunggulan di sektor pariwisata DI Yogyakarta, merupakan hasil karya manusia sebagai aset budaya yang perlu di pertahankan dan dilestarikan keberadaannya guna untuk menjadi daya tarik pariwisata. Wisata kuliner mempunyai potensi besar untuk dikembangkan maka perlu penanganan dan pengelolaan lebih baik lagi dari sekarang dan dilakukan secara profesional

Kue Geplak

Kue Geplak (https://eksotisjogja.com)

Merupakan salah satu jenis kue tradisional yang terbuat dari adonan kelapa parut, tepung, dan gula yang kemudian diolah sehingga menghasilkan makanan yang manis dan enak. Kue geplak berbentuk bulat-bulat kecil dan tampilan yang begitu warna-warni, sehingga dapat membuat orang penasaran dan tertarik untuk mencicipi makanan ini.

Peyek Tumpuk didapatkan di Toko Peyek & Geplak Mbok Tumpuk, Jl. Kh Wahid Hasyim, Taskombang, Ringinharjo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, DIY, Pasar Legi Kota Gede,  Jl. Mentaok Raya, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta, Pasar Beringharjo, Jl. Ahmad Yani, Yogyakarta atau Pasar-pasar Tradisional di DI Yogyakarta.

Kue Adrem

Kue Adrem (https://eksotisjogja.com)

Makanan unik ini berasal dari Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, kue ini dibuat dengan bahan baku utama tepung beras dan gula jawa merah yang digoreng. Rasa dari kue ini cukup manis dan sedikit gurih, saat digigit akan terasa legit. Makanan ini sangat cocok bila disantap dengan ditemani minuman teh panas maupun kopi pahit atau tanpa gula.

Peyek Tumpuk

Peyek Tumpuk (https://www.palingmales.com)

Merupakan camilan berbahan dasar kacang tanah dan digoreng bersama adonan tepung terigu, telur dan tepung kanji. Kacang tanah yang ditumpuk – tumpuk inilah terciptanya asal muasal kata peyek tumpuk. Walaupun secara fisik teksturnya tidak beraturan karena bertumpuk – tumpuk. Namun dari segi rasanya jelas renyah dan gurih. Peyek tumpuk cocok dijadikan hidangan camilan atau pelengkap nasi atau bakmi godog.

Peyek Tumpuk didapatkan di Toko Peyek & Geplak Mbok Tumpuk, Jl. Kh Wahid Hasyim, Taskombang, Ringinharjo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul, DIY.

Karangan Rumput Laut

Camilan Karangan Rumput Laut (https://sobondeso.blogspot.com)

Merupakan camilan khas Bantul yang mirip dengan agar-agar. Berbeda dengan agar-agar pada umumnya karangan ini memiliki rasa sedikit asin dan agak amis terasa sekali tekstur dari rumput lautnya. Untuk karangan sendiri rasanya asin yang bercampur dengan gurih.

Karangan rumput laut ini memiliki kandungan serat yang tinggi sangat baik untuk pencernaan. Untuk menambah cita rasanya biasanya untuk menikmatinya disertai dengan botok kelapa yang memiliki rasa gurih pedas maupun kethak krengseng yang manis gurih. Saat Karangan ini dimakan ada sensasi tersendiri, yaitu berasa kenyil-kenyil kemrenyes terasa sekali tekstur rumput lautnya.

Kamu bisa menjumpai karangan rumput laut di wilayah Kretek, daerah Bantul. Jangan lupa mencicipinya, ya!

Kethak Krengseng (Blondo)

Jaman dahulu ketika masyarakat masih menggunakan minyak kelapa, setiap menggoreng santan untuk dijadikan minyak residunya yang kecoklatan akan tertinggal. Residu inilah yang disebut blondo. Masyarakat membuatnya menjadi bulat-bulat seperti geplak dan menjualnya. Seiring dengan maraknya menyak kelapa sawit maka kethak tak terlihat lagi di pasaran.

Emping Melinjo

Emping Melinjo (https://www.krjogja.com)

Bukan menjadi rahasia lagi jika proses produksi emping melinjo itu susah-susah gampang. Melinjo yang layak panen (warna kulit merah) dikupas dari kulitnya kemudian dijemur hingga kering. Biji melinjo digoreng pasir agar hangat sehingga mudah digerus guna menanggalkan kulit arinya. Setelah itu, biji melinjo yang putih bersih disangrai sampai hangat. Tujuannya agar empuk saat ditumbuk atau digepengkan sesuai bentuk dan ukuran.

Adapun emping melinjo yang mereka produksi terbagi menjadi 3 jenis, yang dibedakan dari jumlah melinjonya, yaitu yang menggunakan 1 buah melinjo (super), menggunakan 2 buah melinjo, dan menggunakan 3 buah melinjo. Hasil akhir dari ketiga jenis tersebut dibedakan dari tingkat ketebalan serta ukuran dari masing-masing emping melinjonya.

Untuk mendapat Emping Melinjo di pengrajinnya Dusun Kepuh Kulon, Desa Wirokerten, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Pasar Legi Kota Gede,  Jl. Mentaok Raya, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta atau di Pasar Beringharjo, Jl. Ahmad Yani, Yogyakarta.

Emping Jagung

Emping jagung Bantul (https://shopee.co.id)

Merupakan Camilan yang dibuat dari jagung yang terlebih dahulu direbus lalu ditumbuk sampai menjadi pipih lalu  dijemur sampai kering dan terakhir digoreng sampai menjadi emping.

Untuk mendapat Emping jagung di Pasar Legi Kota Gede,  Jl. Mentaok Raya, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta, Pasar Beringharjo dan Pasar-pasar Tradisional di DI Yogyakarta.

Kerupuk Krecek

Kerupuk Krecek atau Rambak Krecek (https://elrajab.com)

Merupakan camilan berbahan baku dari kulit Sapi, Kerbau dan Kambing, dipotong-potong kemudian digoreng. Di Kabupaten Bantul tidak melimpah hasil ternak hewan berkaki empat seperti sapi dan kerbau, namun Bantul merupakan produsen krecek terbesar di DIY. Tercatat saat ini terdapat puluhan produsen kerupuk krecek yang beroperasi, mereka tersebar di daerah Segoroyoso, Palbapang dan Sedayu. Bahan Baku Kerupuk Krecek berupa kulit Sapi atau Kerbau yang didatangkan dari Sulawesi, dimana di Sulawesi tidak ada yang membuat Kerupuk Kerecek. Kerupuk Kerecek biasanya digunakan pada Gudeg Yogyakarta.

Untuk mendapat Kerupuk Krecek di Pasar Legi Kota Gede,  Jl. Mentaok Raya, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta, Pasar Beringharjo dan Pasar-pasar Tradisional di DI Yogyakarta.

Wedang Uwuh

Wedang atau Minuman Uwuh atau Sampah (https://www.njogja.co.id)

Merupakan minuman khas dari Imogiri ini sangat unik dan khas yang mungkin tidak ditemui di tempat lain, minuman ini terbuat dari beberapa sampah (uwuh) yang diracik menjadi sebuah minuman yang hangat dan berkhasiat. Uwuh yang diracik bukan sembarang uwuh, namun berupa rempah-rempah yang terdapat di kawasan hutan Imogiri seperti: daun cengkeh, batang cengkeh, daun pala, daun kayu manis, jahe, secang, gula batu, dan gula merah.

Untuk mendapat Wedang Uwuh di Pasar Legi Kota Gede,  Jl. Mentaok Raya, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta, Pasar Beringharjo dan Pasar-pasar Tradisional di DI Yogyakarta.

Wedang Uwuh (https://beritagar.id)

Berbagai sumber

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Camilan Khas Kulon Progo DI Yogyakarta

Wed May 20 , 2020
Geblek dan Benguk Santen, ehm enak seekaali… Berkunjung ke Yogyakarta selain menemukan camilan khas seperti Bakpia, ada beberapa camilan khas Jogja selain Bakpia kalian juga perlu tahu ya. Jika menyambangi ke daerah Bantul, ada camilan khas Bantul, jika ke Sleman juga ada camilan khas Sleman, begitu pula dengan Kulon Progo […]