TWA Telaga Patengan Rancabali Kabupaten Bandung Jawa Barat

TWA Telaga Patengan (https://helpmerhondadotcom.wordpress.com)

Taman Wisata Alam (TWA) Telaga Patengan terletak di Desa Patengan, Kecamatan Rancasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dibawah unit pelaksana teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.

Terletak di ketinggian 1600 meter di atas permukaan laut, danau ini memiliki pemandangan yang sangat eksotik. Situ patengang juga memiliki pemandangan alam yang asri, karena disekitarnya terdapat hamparan kebun teh dari PTPN VIII. Di kawasan TWA Situ Patengan dan Cimanggu suhu terendah bisa mencapai 15 derajat celsius pada malam hari di musim kemarau. Sementara pada musim hujan, suhu tertinggi bisa mencapai 22 derajat celsius pada malam hari.

TWA Telaga Patengang selalu menjadi pilihan wisatawan terutama bagi mereka yang baru pulang dari tempat wisata Kawah Putih. Jaraknya dari wisata kawah putih hanya sekitar 7 KM dan membutuhkan waktu sekitar 10 menit saja.

Sejarah

TWA Telaga Patengan (https://www.pegipegi.com)

Kawasan hutan dan telaga Patengan ditetapkan sebagai cagar alam berdasarkan Gb tanggal 11-7-1919 Nomor : 83 Stbl. 392, seluas 150 Ha. Kemudian dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 660/Kpts/Um/8/1981 tanggal 11-8-1981, sebagian cagar alam seluas 65 Ha. Dinyatakan sebagai Taman Wisata Alam. Kawasan ini terletak dalam wilayah Desa Tancabali, Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung.

Flora

Kawasan ini termasuk dalam tipe vegetasi hutan hujan pegunungan. Jenis tumbuhan yang ada di antaranya yaitu Hiur (Castanea javanica), Puspa (Schima walichii), Pasang (Quercus sp), Baros (Mangleita glauca), Kitamba (Eugenia cespra), Huru (Litsea angulata), Hanirung (Verronia arborea), Jamuju (Podocarpus imbricatus), Saninten (Castanopsis argantea) dan Beunying (Ficus fistulosa). Dari golongan liana dan epiphyt yang tumbuh di pohon-pohon di dalam dan sekitar kawasan adalah Rotan (Calamus sp), Hata (Licopodium circinatum), Rijala (Alpina sp), Jotang (Synedrela nodiflora), Anggrek kadak (Drynaria), Benalu (Drylazium esculenta) dan lain-lain.

Fauna

Satwa liar yang ada dalam kawasan yaitu Surili (Hylobates comata), Macan Kumbang (Panthera pardus), Kancil (Tragulus javanicus), Babi hutan (Sus vitatus), Bajing (Calcoselurus notatus), Bajing terbang (Pteaurista elegan), Ayam hutan (Gallus gallus), burung Kipas (Rhipidura sp.), burung Tulung Tumpuk (Megalaema corvina), dan beberapa jenis ikan yang hidup di telaga.

TWA Telaga Patengan (https://id.wikipedia.org)

Aktivitas

Kegiatan wisata alam yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Menikmati keindahan alam.
  2. Lintas alam
  3. Memancing
  4. Berperahu keliling telaga

Musim kunjungan terbaik: bulan Juni s/d Agustus setiap tahunnya.

Fasilitas

Pesanggrahan, Lokasi Parkir, MCK, Shelter, Jalan Setapak, Perahu, Sepeda Airdan Pusat Informasi.

Aksesibilitas

TWA Telaga Patengan terletak ± 47 Km di sebelah Selatan kota Bandung. Lokasi tersebut dapat dicapai dengan berbagai jenis kendaraan baik pribadi maupun umum, melalui jalan beraspal yang kondisinya cukup baik dengan rute sebagai berikut : Bandung –Soreang –Ciwidey –Rancabali –Patengan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

TWA Telaga Bodas Garut - Tasikmalaya Jawa Barat

Mon Apr 13 , 2020
TWA Telaga Cibodas (https://ksmtour.com) Taman Wisata Alam (TWA) Cibodas terletak di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dibawah unit pelaksana teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat. TWA Talaga Bodas mempunyai luas 23, 85 ha dan terletak pada ketinggian 1512 m di atas permukaan laut (mdpl) […]