TWA Danau Rawa Taliwang Sumbawa Barat NTB

TWA Danau Rawa Taliwang

Taman Wisata Alam (TWA) Danau Rawa Taliwang terletak di 2 (dua) wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Taliwang yang meliputi Desa Seloto dan Desa Sampir serta Kecamatan Seteluk yaitu Desa Meraran, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dibawah unit pelaksana teknis  Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTB.

Kawasan TWA Danau Rawa Taliwang memiliki peran strategis secara ekologi karena kawasan Danau Rawa Taliwang merupakan daerah tangkapan air yang bersumber dari beberapa aliran sungai di Kabupaten Sumbawa Barat. Peran strategis tersebut tercemin dari kemampuan Danau Rawa Taliwang yang secara ekologis mampu meminimalisasi terjadinya banjir di Kabupaten Sumbawa Barat.

Sejarah

TWA Danau Rawa Taliwang (http://roymarhandra.blogspot.com)

Kawasan yang ditunjuk melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 598/Menhut-II/2009 tanggal 2 Oktober 2009 tentang Penunjukan Kawasan Hutan dan Kawasan Konservasi Perairan di Provinsi Nusa Tenggara Barat ini mempunyai luas 819,20 Ha.

Flora

Kawasan TWA Danau Rawa Taliwang menjadi ekosistem berbagai jenis tumbuhan air seperti seroja/lotus (Nelumbo nucifera), apu-apu/lesung (Salvinia molesta), eceng gondok serta berbagai jenis rumput air. Pada ekosistem daratan akan ditemukan beberapa jenis tumbuhan antara lain Kesambi (Schleicera oleosa), Lamtoro (Leucaena glauca), Asam/Bageq (Tamarindus indicus), Beringin (Ficus benjamina), Waru (Hibiscus tiliaceus), Ketapang (Terminalia cattapa), Bidara laut (Zizipus sp ) Ganggang Hijau (Hydrila sp), Enceng gondok (Eichornia crssipes) dan lain-lain.

Fauna

Tipe ekosistem yang unik dan khas membuat kawasan ini merupakan habitat berbagai jenis satwa liar dan surga bagi berbagai jenis burung air. Adapun berbagai jenis satwa liar yang hidup dan berkembangbiak pada kawasan tersebut antara lain Biawak (Varanus salvator), Ular (Phyton sp.), Katak air (Rana sp.). Selain beberapa jenis satwa di atas, menurut KHB, 2007 ditemukan 81 jenis burung dari 28 famili hidup dan berkembangbiak di Danau Rawa Taliwang, diantaranya Blekok sawah (Ardeola speciosa), Bambangan merah (Ixobrychus cinnamomeus), Cangak abu (Ardea cinerea), Cangak merah (Ardea cinerea), Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster), Merbah cerukcuk (Pycnonotus goiavier) dan beberapa jenis burung dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, yaitu Ibis roko-roko (Plegadis falcinellus), Kuntul sedang (Egretta intermedia), Kuntul putih (Egretta gorgetta), Elang bondol (Heliatur indus), Elang tikus (Plegadis falcinellus), Alap-alap sapi (Falco moluccensis), Raja udang biru (Alcedo coerulescens), Raja udang erasia (Alcedo atthis), dan lain-lain.

Aktivitas

TWA Danau Rawa Taliwang

  • Memancing
  • Wisatawan yang datang ke danau ini bisa melakukan perjalanan mengintari danau dengan menggunakan jasa para nelayan pemilik perahu.
  • Wisatawan bisa merasakan pengalaman unik dan magis dengan melihat kehidupan flora dan fauna di dalam danau.
  • Banyak obyek-obyek fotografi yang indah juga di sini.

Aksesibilitas

TWA Danau Rawa Taliwang dapat ditempuh selama ± 5 jam dari Kota Mataram. Rute yang dilalui adalah sebagai berikut:

  • Mataram – Labuhan Lombok, 2 jam.
  • Labuhan Lombok – Poto Tano, 2 jam menggunakan kapal ferry.
  • Poto Tano – Taliwang, 1 jam.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

Tempat Pentas Seni Budaya di Bengkulu

Thu Apr 16 , 2020
Taman Budaya Provinsi Bengkulu Seni Budaya yang tumbuh dan berkembang di Provinsi Bengkulu tidak dapat dipisahkan dari sejarah berdirinya provinsi ini. Menurut cerita sejarah diketahui bahwa sejak dulu di wilayah ini sudah banyak berdiri kerajaan kecil. Kerajaan tersebut antar lain Kerajaan Selebar (di daerah Selebar), Kerajaan Sungai Lemau (Pondok Kelapa), […]