Masjid Keraton Kanoman Pakalipan Kota Cirebon Jawa Barat

Masjid Keraton Kanoman (https://readerchoice.detik.com)

Masjid Keraton Kanoman Cirebon terletak di Jalan Kanoman Utara, RT 03/10, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Jawa Barat, persis di belakang Pasar Kanoman.

Sejarah

Masjid Keraton Kanoman (http://wisatamasjid.blogspot.com)

Masjid Keraton Kanoman ini dibangun sekitar abad ke-16 M oleh Sultan Raja Zulkarnain bersama Sultan Anom Raja Nurbuat.

Masjid Keraton Kanomam ini memiliki sejarah sebagai syiar Islam pada zaman Sultan Raja Zulkarnain bersama Sultan Anom Raja Nurbuat. Masjid ini jadi tempat pelaksanaan acara tradisi yang hingga kini masih dilakukan, seperti Panjang Jimat atau pembersihan pusaka keraton.

Arsitektur

Arsitektur bangunannya seperti bangunan khas Jawa atau joglo, tak ada sekat di ruang utamanya. Bangunan bernuansa putih dengan warna pilar hijau dan kuning seakan sedang berada di masa lampau.

Menurut Bapak Elang Mohammad Raharja, Masjid Keraton Kanoman merupakan bagian penting dari Keraton Kanoman. Pembangunan masjid ini pun menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan  Keraton Kanoman sendiri. Sehingga sejarah dan arsiteknya pun banyak yang berkaitan dengan pembangunan  keraton.

Bangunan

Mihrab Masjid Keraton Kanoman (https://www.jawapos.com)

Masjid Keraton Kanoman ini hampir berbentuk bujur sangkar, yaitu 6 x 8 meter persegi. Atapnya terbuat dari genteng tabah berbentuk tajuk bersusun. Sementara puncaknya ditutup dengan mustaka. Di bagian atap masjid, ditopang dengan empat pilar kayu jati bulat yang masih orisinil dipertahankan hingga sekarang.

Mustaka

Mustaka Masjid Keraton Kanoman (*)

Mustaka ini terbuat dari tanah liat bakar. Pada bagian dasar mustaka terdapat hiasan pilinan berbentuk pucuk daun di tiap empat sudutnya yang menjuntai ke atas, motif hias ceplok bunga di tiap empat sisi permukaan, dan motif hias daun yang terdapat di bawah motif hias ceplok bunga. Pada bagian tengah mustaka terdapat hiasan pilinan berbentuk pucuk daun di tiap empat sudutnya yang menjuntai ke atas, motif hias ceplok bunga dan motif hias sulur-suluran majemuk. Pada bagian kuncup bunga terdapat empat buah hiasan pilinan yang berbentuk pucuk daun.

Ruang Utama

Ruang utama Masjid adalah bangunan inti dari sebuah masjid,  karena ruang utama masjid digunakan untuk sholat berjamaah. Ruang utama Masjid Keraton Kanoman merupakan pondasi bangunan utama masjid, ruangan awal yang dibangun dalam hal pembangunan masjid. Ruang utama Masjid Keraton Kanoman berbentuk persegi empat dengan ukuran kurang lebih 25-30 meter.

Mihrab dan Mimbar

Bentuk Mihrab masjid diukir dengan ornamen motif tumbuh-tumbuhan atau motif flora. Motif ini tidak ada sebelumnya pada masa prasejarah, namun berkembang pada masa masuknya Hindu Budha ke Indonesia. Motif yang digunakan diantaranya yaitu motif hias pilin tegar dengan gubahan bentuk sulur, sejenis tanaman menjalar dengan pola ikal berulang secara bergantian arah.

Mimbar masjid berbentuk balok memanjang ke atas dengan sisi kanan dan kiri yang sedikit bergelombang menyamping pada pegangan mimbar seperti bentuk ornamen naga.

(*) Ebook, Mustaka pada Bangunan Islam Kuno di Cirebon, Oleh Yogi Abdi Nugroho, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Program Studi Arkeologi, Universitas Indonesia, 2012

Follow me!

One thought on “Masjid Keraton Kanoman Pakalipan Kota Cirebon Jawa Barat

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.