Perbedaan Travel Advice dan Travel Warning yang Kerap kali Dianggap Sama

Saat hendak pergi berlibur ke suatu negara, kamu tentu perlu tahu keadaan di sana. Dengan begitu, kamu bisa pergi dengan tenang tanpa merasa was-was.

Di saat kondisi darurat, seperti mewabahnya virus korona sekarang, beberapa negara mengeluarkan travel warning atau travel advice. Sebenarnya kedua hal ini berbeda aturan, hanya saja sering dianggap sama.

Lalu, apa perbedaan travel warning dan travel advice? Simak ulasannya di bawah ini!

1. Waktu pemberian peringatan

Hal pertama yang membedakan keduanya adalah waktu pemberian peringatan. Travel warning merupakan imbauan atau larangan yang dikeluarkan pemerintah di suatu negara, supaya tak banyak wisatawan yang datang ke sana. Selain itu, peringatan model ini bisa diberitahukan kepada khalayak luas secara mendadak.

Sedangkan Travel advice, pemerintah memperbolehkan wisatawan untuk datang, tapi tetap harus waspada, karena telah terjadi peristiwa yang membahayakan dalam jangka waktu pendek. Berbeda dengan travel warning yang benar-benar tak memperbolehkan wisatawan untuk masuk ke kawasannya.

Baca juga: Safe Travel untuk WNI

2. Dilihat dari penyebabnya

Terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan sebuah negara mengeluarkan peringatan, baik travel warning ataupun travel advice. Berikut kondisi yang membuat travel advice bisa dikeluarkan:

  • Terjadi pemilu yang berpotensi berakhir dengan kerusuhan
  • Kondisi sedang tak aman, misalnya ada unjuk rasa besar-besaran
  • Terjangkitnya wabah penyakit yang bisa menular dan sulit diobati
  • Terjadi bencana alam yang bisa jadi menimbulkan bencana susulan
  • Kondisi hubungan kedua negara memburuk

Sedangkan, terjadinya travel warning bisa disebabkan beberapa peristiwa yang bersifat sementara atau jangka pendek. Di antaranya:

  • Kondisi pemerintahan negara yang didatangi sedang tidak stabil
  • Adanya kasus kejahatan yang sedang berlangsung
  • Terjadi serangan teroris

Kalau dilihat dari penyebabnya, tidak heran kalau travel warning bisa dikeluarkan secara tiba-tiba. Bisa jadi peringatan tersebut dikeluarkan ketika kamu sedang berada di sana, sehingga membuatmu terkejut.

3. Sistem pencabutan peringatan

Munculnya kedua peringatan tersebut membuat jumlah wisatawan berkurang. Dengan begitu, peringatan tersebut harus dicabut dulu, supaya jumlah pengunjung bisa stabil kembali.

Untuk mencabut peringatan travel warning, bisa dilakukan secara mendadak. Dalam artian, kejadian atau peristiwa tersebut sudah tak terjadi lagi dan dianggap aman untuk wisatawan berkunjung.

Sebenarnya, sistem pencabutan peringatan untuk travel advice hampir sama dengan travel warning. Hanya saja, travel advice memerlukan waktu lebih lama untuk menilai dan mengevaluasi keadaan yang ada.

Dengan demikian, kalau seandainya terjadi, kamu bisa sedikit lebih bersiap-siap. Stay safe selama bepergian ya.

Sumber: idntimes

Follow me!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.