Pacu Jawi Sumatera Barat

Sekilas, permainan tradisional pacu jawi dari Tanah Datar, Sumatera Barat ini terlihat mirip dengan karapan sapi dari Pulau Madura. Tetapi, ternyata ada yang berbeda. Pacu jawi diadakan di atas sawah!

Sejarah

Pacu jawi sudah ada di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat sejak ratusan tahun yang lalu. Jawi adalah sebutan dari masyarakat Minang, yang berarti sapi dalam Bahasa Indonesia. Mulanya, pacu jawi diadakan oleh petani usai musim panen, sembari menunggu musim tanam berikutnya tiba.

Kegiatan ini dilakukan hanya untuk mengisi waktu luang, sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat setempat. Tetapi, lama kelamaan pacu jawi semakin disenangi masyarakat hingga menjadi salah satu permainan tradisional turun-temurun di Tanah Datar, serta menjadi kegiatan yang juga menarik wisatawan untuk melihat secara langsung.

Pacu Jawi (https://www.goodnewsfromindonesia.id)

Aturan Permainan

Permainan pacu jawi dilakukan oleh seorang joki yang mengendarai sapi (biasanya sepasang) lengkap dengan peralatan pembajak sawah. Joki akan memegang tali dan menggigit ekor sapi tersebut agar larinya lebih kencang. Selain itu, ada alat tempat berpijak bagi joki, yaitu alat bajak pacu dari bahan bambu. Permainan ini agak berbeda dari karapan sapi di Pulau Madura, sebab dilakukan di atas sawah berlumpur, sedangkan karapan sapi biasa dilakukan di atas tempat yang kering.

Pemenang Pacu Jawi

Sapi yang dinyatakan menang adalah sapi yang mampu berlari kencang tanpa berbelok ke mana-mana hingga garis finish. Dengan kata lain, sapi harus mampu berlari lurus, sobat! Sebab, banyak sapi yang berlari tak tentu arah selama permainan berlangsung.

Sumber: bobo

Follow me!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.