TWAL Kepulauan Pieh Padang Pariaman Sumatera Barat

TWAL Kepulauan Pieh

Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Kepulauan Pieh terletak di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat, dengan seluas ± 39.900 ha. Sebagai Kawasan konservasi perairan dengan fungsi Taman Wisata Perairan Pulau Pieh dan Laut di sekitarnya, terdiri dari beberapa pulau, yaitu pulau Bando, Pulau Pieh, Pulau Air, Pulau Toran dan Pulau Pandan. Kawasan Pulau Pieh ditujukan sebagai Taman Wisata Alam Laut berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 070/kpts-II/2000.

Saat ini Pengelolaan Pulau Pieh dan perairan sekitarnya telah diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan sesuai dengan berita acara serah terima no: BA.01/menhut-IV/2009 dan No BA. 108/MEN.KP/III/2009 pada tanggal 4 maret 2009 dengan nama Taman Wisata Perairan Pulau Pieh dan Laut di sekitarnya (TWP Pulau Pieh).

Kondisi Umum

TWAL Kepulauan Pieh

Pulau Pieh dan Perairan Sekitarnya mempunyai potensi bahari dan biota laut yang perlu dilindungi dan dapat dikembangkan untuk pemanfaatan wisata bahari. Potensi yang dimiliki Pulau Pieh antara lain hamparan terumbu karang, topografi bawah laut yang unik, ikan karang, penyu, mangrove, biota lainnya pantai pasir putih dan air laut yang bening.

Keunikan lainnya dari Pulau Pieh yaitu daerah daratan di tengah pulau yang berupa lahan rawa yang langsung berhubungan dengan laut, dimana ketinggian air yang terdapat di rawa-rawa ini sangat dipengaruhi oleh pasang surut. Daerah ini dapat dikembangkan sebagai aquarium alam yang sangat menarik bagi wisatawan.

Flora

Di Pulau Pieh flora dominan adalah kelapa dan Nipah (Nypa frutican).

Fauna

Pada Pulau Pieh tumbuhan ini merupakan tempat hidup bagi berbagai jenis burung dan satwa daratan lainnya. Beberapa jenis burung yang terdapat di Pulau Pieh antara lain, Elang Laut (Haliarctus leucogaster), Dara laut (Sterna sp.), Pucung (Roko-roko), Barabah, Barau-barau (Cucak rawa) dan Burung Raou. Reptil yang dijumpai di Pulau Pieh antara lain Biawak (Varanus sp.), Penyu hijau (Chelonia mydas) dan Penyu Sisik (Erecmochelys imbricata).

Kegiatan

Beragam terumbu karang di TWAL Kepulauan Pieh

Kegiatan wisata selama di Pulau Pieh yaitu:

  1. Pengamatan Burung
  2. Pengamatan Penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata) bertelur pada malam hari dari pukul 20.00 sampai 04.00
  3. Penyelaman (Diving), yang memiliki dinding terjal bawah laut berlapis terumbu karang dengan panorama hampir sama dengan di Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Selatan.

Pelepasan Tukik (anak Penyu) di TWAL Kepulauan Pieh

E-Book

Pesona Taman Wisata Perairan Pulai Pieh (Indonesia), disini.

Aksesibilitas

TWAL Kepulauan Pieh dan laut sekitarnya dapat ditempuh dengan kapal speed dari pelabuhan Muara Padang dengan waktu tempuh ½ jam dan bisa juga melalui Pelabuhan TPI kota pariaman yang memakan waktu 1 ½ jam dengan menggunakan kapal. Jarak antara kota padang ke pelabuhan Muara menghabiskan waktu ½ jam, sedangkan jarak bandara ke kota pariaman menghabiskan waktu sekitar 1 ½ jam perjalanan darat.

Informasi lebih lanjut hubungi

Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru
Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut – KKP
Jl. Budi Luhur, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru 28241, Provinsi Riau
Telp. 0761 8404559
Fax. 0761 8404510
Email pekanbarulkkpn@gmail.com
Pendaftaran online: http://lkkpnpekanbaru.kkp.go.id/pendaftaran-online

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Next Post

TWA Pantai Panjang dan Pulau Baai Bengkulu

Sat Jan 11 , 2020
Akses masuk menuju Taman Wisata Alam Pantai Panjang (http://www.jalanjalankita.com) TWA Pantai Panjang & Pulau Baai terletak di tiga wilayah Kecamatan Teluk Segara, Kecamatan Gading Cempaka, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Kawasan TWA Pantai Panjang & Pulau Baai dalam pengelolaannya temasuk ke dalam wilayah kerja Seksi Konservasi Wilayah II – […]