Kanet (Periuk) Aceh

Bentuknya bundar dan pada mulutnya lebih kecil serta terdapat bibir sebagai tempat penahan tutupnya. Ukuran kanet tidak sama besarnya. Dari ukuran yang paling kecil sampai yang besar, didasarkan kepada muatan isinya.

Untuk membedakan ukuran maka terdapatlah sebutan kanet asoe sikaj (berisi lebih kurang.satu kaleng susu beras), asoe sicupak, (3 kaleng susu beras) dan kanet asoe siare (berisi 1 bambu beras). Karena kanet dipergunakan untuk kebutuhan dapur rumah tangga maka ukurannya hanya terdiri dari 3 ukuran. Kanet dipergunakan khusus untuk menanak nasi.

Kanet dipakai sebagai wadah menanak nasi dengan cara memasukkan beras dan memberikan air secukupnya, lalu diletakkan di atas tungku perapian sampai nasi tersebut menjadi matang.

Kanet yang telah rusak baik bocor maupun tiris tidak dapat diperbaiki lagi dan dibuang.

Kanet dapat diperoleh dengan cara membeli di pasar-pasar. Ada juga yang dijajakan ke kampung-kampung yang dapat ditukar dengan benda-benda yang lain.

Sumber: Peralatan Dapur Tradisional Aceh, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Bagian Proyek Pembinaan Permuseuman Daerah Istimewa Aceh, 1993/1994

 

 

 

Follow me!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.