Ekowisata Mangrove Banyu Urip Gresik Jawa Timur

Ekowisata Mangrove Banyu Urip (https://www.matamatanews.com)

Ekowisata Mangrove Banyu Urip atau Banyu Urip Mangrove Center (BMC) ini terletak di Dusun Banyu Legi, Desa Banyu Urip, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.

Upaya masyarakat nelayan mengelola hutan mangrove di pesisir desa Banyuurip dimulai sejak tahun 2011. Berbagai lembaga telah membantu pengembangan dan konservasi hutan mangrove Banyuurip, seperti PT PGN Saka, PT Barata Gresik, TNI, perguruan tinggi untuk memberikan penyuluhan, dan sebagainya.

Ekowisata Mangrove Banyu Urip (https://www.inews.id)

Dari lembaga-lembaga tersebut, PGN Saka yang sering membantu secara terus-menerus, tidak hanya untuk masyarakat nelayan tetapi juga untuk masyarakat desa-desa lain di Kecamatan Ujungpangkah. Dana bantuan diambilkan dari dana CSR PGN Saka. Khusus untuk bantuan kepada masyarakat nelayan Banyuurip, PGN Saka tidak hanya membantu usaha konservasi mangrove tetapi juga membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemberian bantuan beasiswa pendidikan, dan pembangunan infrastruktur desa seperti pos kamling dan mushola.

Flora

Bibit Mangrove (http://disparbud.gresikkab.go.id)

Jenis mangrove yang mendominasi di Pesisir Desa Banyuurip yaitu tujuh jenis vegetasi yang dimanfaatkan dan mendukung keberadaan burung, yaitu Avicennia marina, Azadirachata indica, Rhizophora apiculata, R. mucronata, Calotropis gigantea, Morinda citrifolia, dan Pluchea indica.

Fauna

Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kawasan Hutan Mangrove Banyuurip terdapat 35 jenis burung yang termasuk 20 famili dan delapan ordo, yaitu Anseriformes, Apodiformes, Charadriiformes, Ciconiiformes, Columbiformes, Coraciiformes, Passeriformes, dan Piciformes dengan nilai indeks keanekaragaman sebesar 2,3 yang termasuk dalam kategori sedang. Jenis burung yang paling melimpah adalah kuntul kecil (Egretta garzetta) sebesar 39,25%, blekok sawah (Ardeola speciosa) sebesar 14%, dan walet linci (Collocalia linchi) sebesar 7,8%. Kawasan hutan mangrove Banyuurip dapat mendukung kehidupan burung, bahkan di kawasan ini ditemukan enam jenis burung dalam status dilindungi.

Fasilitas

Taman Wisata Mangrove mempunyai luas lahan sekitar 5 hektar, dengan dilengkapi fasilitas tiga gazebo dan area jogging track. Area jogging track yang saat ini masih sepanjang 250 meter, direncanakan bakal diperpanjang menjadi 600 meter sampai masuk ke kawasan laut. Begitu juga dengan jumlah gazebo yang saat ini masih tercatat tiga unit, bakal segera ditambah.

Aksesibilitas

Dengan jarak sekitar 35 kilometer dari Kota Surabaya atau sekitar 23 kilometer dari Kota Gresik menuju ke arah utara, kawasan ini mulai menjelma sebagai destinasi wisata baru dengan pengunjung yang terus meningkat.

Lokasi ini bisa ditempuh dengan kendaraan darat dari tiga jalur yaitu jalur Ujung Pangkah – Banyu Urip (± 5 Km dari jalan Daendles), Jalur Sekapuk – Banyu Urip (± 5 Km dari jalan Daendles), dan Jalur Dalegan – Banyu Urip (± 5 Km dari Pantai Dalegan).

One thought on “Ekowisata Mangrove Banyu Urip Gresik Jawa Timur

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.