TWA Gunung Baung Pasuruan Jawa Timur

TWA Gunung Baung

Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Baung terletak di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, atau tepatnya di belakang Kebun Raya Purwodadi.

Sejarah

Kawasan hutan Gunung Baung ditunjuk sebagai taman wisata alam dengan luas 195,5 ha melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 657/Kpts/Um/9/1980 tanggal 11 September 1980.  Dasar penunjukan sebagai taman wisata alam adalah keanekaragaman hayati, keindahan, dan geologis alamnya.  Sebelumnya, kawasan hutan Gunung Baung sejak tanggal 6 Juni 1959 oleh Menteri Pertanian, ditetapkan sebagai cagar alam melalui Surat Keputusan No. 89/Um/1959 dengan luas 195,5 ha.

Flora

Hutan tropis dataran rendah di dalam kawasan TWA Gunung Baung terdapat komunitas tanaman unik, yaitu hutan bambu. Potensi flora di dalam kawasan TWA Gunung Baung, antara lain Beringin (Ficus benyamina), Walikukun (Schoutenia ovata), Saga (Abrus precatorius), Kepuh (Sterculia foetida), Bendo (Artocarpus elastica), Gondang (Ficus variegata), Luwing (Ficus hispida), Klampok (Syzigium javanicum), Cembirit (Ervatamia divaricata), dan beberapa jenis Bambu.  Bambu yang terdapat di dalam kawasan TWA Gunung Baung ada enam jenis, yaitu Bambu Gesing (Bambusa arundinacea), Bambu Ori (Bambusa blumeana), Bambu Ampel (Bambusa vulgaris), Bambu Petung (Dendrocalamus asper), Bambu Wuluh (Schizostachyum blumei) dan Bambu Buluh (Schizostachyum zollingeri).

Fauna

Potensi fauna di dalam kawasan TWA Gunung Baung, antara lain Kijang (Muntiacus muntjak), Babi Hutan (Sus sp), Kucing Hutan (Felis bengalensis), Macan Tutul (Panthera pardus), Lutung (Trachypithecus auratus), Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), Lutung hitam (Presbytis cristata), Ular piton (Python molurus), Kelalawar besa atau Kalong (Pteropus vampyrus), Landak (Hystrix brachyura) dan Trenggiling (Manis javanica).

Selain itu, juga terdapat 19 Famili Aves yang terdiri atas 24 marga dan 29 jenis aves (Balai KSDA Jawa Timur II, 1999), yaitu Elang Bido (Spilornis cheela), Raja Udang (Halcyon cyanoventris), Burung Sriti (Collocalia esculenta), Perkutut (Geopelia striata), Derkuku Sopa (Macropygia emiliana), Cipoh (Aegithina tiphia), Sri Gunting Gunung (Dicrurus hottentottus), Sri Gunting Hitam (Dicrurus macrocercus), Sikatan Kepala Kelabu (Culicicapa ceylonensis), Sikatan Biru Muda (Cyornis unicolor), Sikatan Gunung (Ficedula mugimaki), Sesap Madu Kuning (Nectarinia jugularis), Sesap Madu Merah (Aethopyga siparaja), Sesap Madu Merah Ekor Panjang (Aethopyga mystacalis), Kepodang (Oriolus chinensis), Pelatuk Ulam (Picoides macei), Kutilang (Pycnonotus aurigaster), Terucuk (Pycnonotus goaivier), Serindit (Loriculus pusillus), Betet (Psittacula alexandri), Ayam Hutan (Gallus sp), Emprit Haji (Lonchura maja), Emprit Peking (Lonchura punctulata), Bondol Jawa (Lonchura leucogastroides), Prenjak Sayap Garis (Prinia familiaris), Jalak Ungu (Acridotheres javanicus), Burung Hantu (Ketupa ketupu), Kacer (Copsychus saularis), dan burung Kacamata (Zosterops palpebrosus).

Obyek Wisata

Air Terjun

Coban Baung

Air terjun (Coban) Baung dengan ketinggian ± 100 m, merupakan atraksi yang menarik bagi pengunjung. Air terjun tersebut merupakan pertemuan dua aliran sungai, yaitu Sungai Welang dan Sungai Beji. Tebing-tebing yang tinggi di sekitar Coban Baung menambah keindahan tempat ini. Untuk menyeberangi Sungai Welang, di bagian hulu sungai terdapat jembatan layang yang membentang di atas sungai. Selain air terjun Coban Baung, di sisi Timur TWA Gunung Baung terdapat empat buah air terjun dengan ketinggian 10 – 20 meter yang terletak di sepanjang aliran Sungai Beji.

Panorama Pegunungan

Panorama alam yang asri dan sejuk dengan latar belakang dua buah gunung, serta Kebun Raya Purwodadi turut melengkapi keindahan kawasan TWA Gunung Baung. Keindahan pegunungan juga dapat dinikmati melalui kegiatan hiking atau melihat dari menara pandang, dan berkemah di kawasan ini TWA Gunung Baung yang mempunyai udara sejuk.

Sungai

Sungai di dalam kawasan TWA Gunung Baung dapat digunakan untuk kegiatan susur sungai (rafting) dan river boat. Kegiatan susur sungai menggunakan perahu karet (fun rafting) dengan memanfaatkan batuan sungai sebagai track. Selama melakukan fun rafting, pengunjung dapat melihat kelelawar besar yang bertengger di pohon pada musim tertentu atau sambil memancing dan bermain di sungai.

Aksesibiltas

Untuk mencapai kawasan TWA Gunung Baung dapat ditempuh melalui akses sebagai berikut :

 

Alternatif

Dari – Ke Kota

Jarak (Km)

Waktu (Menit)

Kendaraan

1 Surabaya – Kecamatan Purwodadi 65 120 Bermotor roda 2/4
Kecamatan Purwodadi – TWA G. Baung 1,5 10 Bermotor roda 2/4
2 Malang – Kecamatan Purwodadi 25 40 Bermotor roda 2/4
Kecamatan Purwodadi – TWA G. Baung 1,5 10 Bermotor roda 2/4
3 Surabaya – Pasuruan 69 90 Bermotor roda 2/4
Pasuruan – Kecamatan Purwodadi 30 45 Bermotor roda 2/4
Kecamatan Purwodadi – TWA G. Baung 1,5 10 Bermotor roda 2/4

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.